Story Of The Twins

Story Of The Twins
Kecurigaan Dirga


__ADS_3

Dirga pulang kerumah dengan rasa penasaran nya.  Dia merasa curiga terhadap Andrean mahasiswa baru itu. 


"aku harus berhati hati pada anak itu" ucap Dirga dalam hati


Setelah hampir 30menit berkendara akhirnya Dirga tiba dirumah nya.


Ia ingin membicarakan hal ini pada papa nya Rico.  Ia tak ingin ada masalah dikampus nya karena anak baru yang mencurigakan itu. Dia merasa Andrean pasti sedang mencari tahu sesuatu tentang Jonathan karena dapat dia lihat sedari awal Andrean terus mencari celah agar bisa dekat dengan Jonathan.


Apalagi Dirga tahu keselamatan Jonathan saat ini sedang terancam, dan Andrean memang patut dicurigai, karena dari wajah nya saja sudah terlihat, bahwa mereka berada diumur yang berbeda, dan tidak mungkin Andrean mahasiswa yang pindah karena memiliki prestasi yang buruk, sebab Dirga tahu universitas tempat mereka kuliah merupakan universitas dengan sistem akademik yang tinggi.


Dirga langsung masuk kerumah nya, Namun ketika sampai dirumah ia tak mendapati papa nya disana.


"ah masih jam segini,  jelas papa belum pulang lah,  gue tunggu nanti malam aja deh" gumam Dirga


Akhir nya Dirga pun pergi kekamar nya.


Hingga pada malam hari


Dirga, Rico, dan Nina ibu nya tengah berada dimeja makan menikmati makan malam mereka.


Setelah selesai makan Dirga mulai menceritakan kejadian hari ini.


"pa,  ada yang ingin aku bicarakan" kata Dirga serius menatap papa nya


"ada apa? " tanya Rico heran, karena tak biasa nya Dirga seserius ini.


"bisakah papa menyelidiki tentang seorang mahasiswa baru dikampus ku? " tanya Dirga langsung membuat Rico mengernyitkan dahi nya


"kenapa memang nya,  apa anak itu sudah membuat masalah padamu? " tanya balik Rico


"tidak,  mungkin sekarang belum,  tapi mungkin kedepan nya pasti anak itu akan membuat masalah, bukan padaku, tapi pada Jonathan" kata Dirga yakin dan itu semakin membuat Rico heran.


"maksud mu,  papa tidak mengerti nak! " ucap Rico menatap Dirga dengan lekat


"begini pa, tadi ada mahasiswa baru dikelas ku,  nama nya Andrean.  Tapi menurutku sikap nya terlalu mencurigakan.  Sedari awal dia masuk dia selalu memperhatikan Jonathan.  Dari tatapan nya aku merasa dia bukan orang baik.  Dan tadi ketika Jonathan hendak pulang kerumah dia memperhatikan Jonathan dengan  aneh,  seperti sedang memata matai Jonathan pa. Dan satu lagi, seperti nya dia tidak sepantaran dengan kami, dia terlihat lebih dewasa dibanding kami" jelas Dirga membuat Rico mengernyitkan dahi nya sementara Nina hanya mendengarkan perbincangan anak dan suami nya.

__ADS_1


"benarkah,  baik lah besok papa akan menyuruh orang untuk menyelidiki anak itu" ucap Rico.


Dirga hanya mengangguk tersenyum


"tapi untuk sekarang kau jangan dulu berbicara apapun pada Jonathan,  atau menunjukan kecurigaan mu pada anak itu sebelum kita mengetahui siapa dia dan apakah kecurigaan mu itu benar atau tidak" jelas Rico pada Dirga


"tentu pa,  aku akan bersikap seperti biasa" balas Dirga mengangguk


"iya,  dan satu hal lagi apapun yang menurutmu mencurigakan dikampus itu segera laporkan pada papa ya nak,  karena Roy pun tidak bisa diandalkan sepenuh nya, dia hanya bertugas untuk menjaga Jonathan dari orang jahat bukan orang jahat yang berpura pura baik" ujar Rico pada Dirga


"iya pa aku mengerti,  aku akan selalu membantu papa untuk menjaga Jonathan" kata Dirga yakin


"bagus,  papa bangga padamu" ucap Rico tersenyum


"tapi kau juga harus tetap menjaga dirimu sendiri nak,  karena bagaimanapun juga jika kita menjaga orang lain maka pastilah kita akan terkena imbas nya" kata ibu Dirga menasehati sambil menatap anak nya


"iya ma,  aku juga akan menjaga diriku sendiri, mama tenang saja ya" kata Dirga tersenyum menatap ibu nya


"yasudah,  sekarang kau istirahat lah dulu,  mulai besok kita akan menjalankan tugas kita masing masing" kelakar Rico


"hehe,  iya pa.  Siap" jawab Dirga tertawa pelan


Setelah itu Dirga pun masuk kedalam kamar nya.  Tinggalah Rico dan istri nya yang masih mengobrol.


"lihatlah anakmu mas,  dia persis sepertimu,  memiliki jiwa yang peka terhadap apa yang sudah dianggap nya istimewa" kata Nina menatap wajah suami nya


"kau benar,  aku benar benar bangga pada nya.  Bahkan aku tak menyangka dia mau membantuku untuk menjaga keluarga tuan Maxwel" lirih Rico tertunduk


"dimana pun tuan Maxwel berada dia pasti tau jika Mas sudah berusaha sekuat tenaga untuk menepati janjimu menjaga keluarga mereka" ucap Nina lembut


"ya aku harap begitu.  Aku berhutang segala nya pada dia,  dan yang membuat ku terpukul dia lebih memilih menyelamatkan aku ketimbang dirinya sendiri pada saat kecelakaan itu.  " lirih Rico dengan wajah yang tertunduk sedih


"mungkin dia mengira kau pasti bisa melindungi keluarga nya mas,  karena musuh nya hanya menginginkan dia saja"  kata Nina menenangkan suami nya


"bukan,  musuh nya menginginkan semua anggota keluarga tuan Maxwel mati,  agar ia bisa mengambil seluruh harta kekayaan tuan Maxwel. " ujar Rico geram

__ADS_1


"ya mungkin memang seperti itu.  Tugas kita adalah menjaga mereka kan.  Dan itulah yang kita lakukan sekarang" kata Nina


Dan Rico pun hanya mengangguk pelan.


Sebagai orang kepercayaan Maxwel dia mempunyai tanggung jawab besar dalam menjaga keluarga Aguenno. 


Apalagi semenjak hilang nya Maxwel dalam kecelakaan itu,  dia semakin sibuk dibuat ulah orang orang Darwin yang ingin mencelakai Delisha terutama Jonathan yang merupakan pewaris tunggal Aguenno group.  Itu fikir nya.


Setelah beberapa saat mengobrol dengan istri nya Rico pun menelpon seseorang.


Dia menelpon mata mata terbaik nya untuk menyelidiki mahasiswa baru yang dikatakan oleh Dirga.


....


Ditempat lain


Jonathan sedang berbaring dikamar nya sambil memainkan laptop nya.  Ia sedang membaca beberapa artikel.


Entah apa yang ada difikiran nya, ia tengah membaca artikel tentang gen kembar.


Ia masih penasaran mengapa wajah nya bisa semirip itu dengan Ivan padahal mereka mempunyai orang tua yang berbeda.


"bisa saja mirip walaupun tidak dari gen yang sama,  tapi tidak ada yang seperti kami,  aku seperti bercermin ketika melihat Ivan,  walaupun beda warna sedikit,  tapi jika orang lain tak mengenal kami pasti akan susah untuk bisa membedakan kami" pikir Jonathan dalam hati.


Ia pun terus menerus membaca dan ingin mengetahui tentang bagaimana bisa dan bagaimana bisa,  namun sampai hari makin larut ia belum juga menemukan jawaban nya.


Alhasil ia pun tertidur dengan laptop yang masih terbuka dan menyala.


..


jangan lupa tinggalin jejak guys .... 😊


like , vote dan komen kalian bisa menambah sangat author


maafkan jika banyak typo ataupun cerita yang kurang menarik.

__ADS_1


ini karya pertama ku,


mohon masukan nya 🙏


__ADS_2