Story Of The Twins

Story Of The Twins
Dirga Dengan Kasih??????????


__ADS_3

Senyum bahagia mengembang sempurna disetiap wajah semua orang yang hadir disore hari itu. Hari yang cukup cerah dengan desiran angin pantai seolah ikut mendukung dan melengkapi kebahagiaan Ivan dan Amelia. Sore hari ini, semua orang telah berkumpul dipinggir pantai dimana pesta pernikahan akan digelar.


Dekorasi indah telah menghiasi disepanjang jalan menuju pantai didekat resort mewah milik keluarga Alexander.


Pesta yang digelar terbuka namun tetap dengan nuansa kekeluargaan yang ceria nampak telah dipenuhi oleh tamu undangan. Teman teman Amelia dan Ivan juga telah berkumpul disana.


Teman teman Ivan yang berasal dari kampung juga sudah terlihat duduk dengan rapi menunggu pengantin keluar.


Bambang dan Dian baru saja tiba di Jakarta bersama Toni. Mereka datang dan duduk bercengkrama bersama Faiz dan juga Jonathan.


Begitu pula dengan teman teman kuliah mereka dulu. Alex, Samuel dan Erika juga sudah hadir disana.


Semua orang begitu antusias menghadiri acara pesta pernikahan Ivan.


Dan semua mata kini tertuju kearah jalan utama, dimana sebuah gapura yang memang sengaja dibuat dengan dekorasi bunga bunga yang cukup indah. Sepasang pengantin bak raja dan ratu sudah keluar dengan pesona yang sangat memukau.


Karpet merah yang lagi lagi membentang sepanjang jalan menuju ketepi pantai dimana itu akan dilewati oleh Ivan dan Amelia. Bertaburkan kelopak bunga bunga yang berterbangan karena desiran angin pantai.


Amelia begitu cantik dan sangat berbeda dengan gaun pengantin nya. Gaun putih tanpa lengan dengan bahu terbuka. Dilengkapi dengan selendang dan mahkota yang melengkapi penampilan nya. Bak seorang putri raja yang sangat anggun dan mempesona.


Ekor gaun nya terseret indah mengikuti jejak langkah nya yang beriringan bersama Ivan. Tangan nya menganggeng lengan Ivan yang juga tampak gagah dengan setelan jas pengantin bewarna silver metalik. Sangat gagah dan penuh pesona.


Mereka berjalan melewati karpet merah dengan senyum yang mengembang sempurna. Sebuket bunga yang digenggam Amelia menambah kesan manis khas pengantin.


"Cantik banget" gumam Karina yang duduk dengan Diana dan teman teman mereka yang lain


"Iya, serasi banget mereka" gumam Erika pula


Bambang dan Dian memandang kagum Ivan yang tersenyum memandang mereka. Dua teman Ivan yang berasal dari kampung itu benar benar tidak menyangka bisa hadir diacara semewah ini. Bahkan mereka dijemput langsung oleh orang suruhan Ivan. Sungguh, meskipun Ivan sudah berbeda dan mereka tidak lagi bersama sama, tapi dia tidak pernah berubah dan tetap selalu mengingat dimana dia berasal


"Gak nyangka bener bisa ada disini gabung bareng orang orang kayak mereka semua" gumam Dian yang duduk disebelah Bambang


Bambang tersenyum tipis dan mengangguk


"Iya, walaupun dia udah bukan Ivan yang dulu lagi. Tapi dia tetep inget sama kita" balas Bambang


"Ngomong apasih kalian, walaupun kita jauh, tapi kita kan tetap teman. Dan akan selalu begitu sampai kapanpun" sahut Faiz yang ternyata mendengar obrolan Bambang dan Dian


"Ya, hidup gak ada yang tahu memang. Salut banget gue sama kalian" ucap Bambang


Faiz hanya tersenyum dan kembali memandang Ivan yang sudah berdiri ditempat nya. Senyum pengantin baru itu benar benar merekah indah. Bahkan sampai menular pada mereka semua.


Dan memang begitu kenyataan nya. Ivan dan Amelia memang begitu terlihat bahagia. Semua nya telah usai. Dan kini waktunya mereka menikmati pesta mereka.


Satu persatu tamu tamu langsung berdatangan untuk mengucapkan selamat ataupun berfoto bersama.


Mereka dengan senang hati melayani semua teman teman mereka. Meski lelah, namun Ivan maupun Amelia tampak begitu bersemangat


"Selamat ya, setelah sekian lama akhirnya nyusul juga." ucap Erika yang datang bersama Alex

__ADS_1


Erika memeluk Amel begitu ramah


"Makasih kak. Kalian juga harus cepat nyusul" balas Amel


"Iya, jangan Sampek kadaluarsa" sahut Ivan yang berangkulan hangat dengan Alex


"Tenang tuan muda. Jatah kami bulan depan. Kalian harus Dateng" jawab Alex..


Ivan terkekeh dan langsung mengangguk


"Aman, kami pasti Dateng" jawab Ivan


Setelah berfoto bersama, kini bergantian pula pada Samuel dan pacar nya. Mereka juga saling berangkulan dan bercanda didepan sana. Apalagi Samuel yang memang sefrekuensi dengan Ivan. Mereka terlihat saling menggoda satu sama lain


Toni dan pacarnya juga tampak memberi selamat pada Abang angkat nya. Berfoto bersama dan tentunya saling melempar godaan .


Dan kini giliran Bambang dan Dian yang mendekat kearah Ivan. Mereka berangkulan sejenak saling berjabat tangan.


"Selamat tuan muda. Akhirnya setelah sekian lama jadi juga" ucap Bambang pada Ivan yang tertawa lucu


"Jadi dong. Kalau gak jadi ngiri gue sama lu bang" jawab Ivan


"Iya kan. Langsung gas malam nanti. Biar langsung jadi" bisik Bambang


"Aman, udah siap sedia gue" jawab Ivan yang juga ikut berbisik


"Haiis kayak gitu aja memang obrolan orang dewasa ini" sahut Dian tampak kesal


"Iya, kerjaan nya cuma pacarin anak orang aja. Tapi gak dinikah nikahi juga" sahut Bambang


"Gue masih mau nyenengin diri gue dulu. Nikah itu butuh keyakinan. Gak semudah itu" jawab Dian


"Asal jangan kelamaan, takut kadaluarsa" ejek Ivan


"Sombong bener sementang udah laku" sewot Dian. Ivan dan Amelia langsung tertawa mendengar nya


"Dah lah. Semoga kalian bahagia dan langgeng. Cepet dapet momongan ya, biar lengkap kebahagiaan kalian" ucap Bambang


"Aamiin. Makasih bang" jawab Ivan dan Amel serentak


"Harus bahagia, dan ciptain keponakan keponakan sultan yang lucu. Hasilkan bibit unggul yang mantep" tambah Dian pula


"Aman, Lo gak liat pabrik nya gimana. Cantik banget gaess, apalagi bapak nya" jawab Ivan dengan begitu angkuh


Bambang dan Dian langsung terbahak mendengar nya. Mau kesal tapi itu Ivan. Mau menyanggah tapi memang seperti itu kenyataan nya


"Yasudah, kami kesana dulu" pamit Bambang


"Iya, nikmati pesta nya ya. Jangan sungkan. Kalau ada perlu apa apa sama Faiz aja. Kalian jangan pulang dulu, kita pesta sampai malam" ujar Ivan

__ADS_1


"Siap, aman" jawab Bambang


"Ya, kami disini aja kok. Makanan nya enak enak. Ya, walaupun rasa nya minder banget ada ditengah tengah orang kaya" sahut Dian dengan tawa getir nya


Ivan langsung menepuk pundak Dian beberapa kali


"Jangan gitu lah. Sama aja kok. Pokok nya kalau ada apa apa sama Faiz. Jangan diem diem aja" kata Ivan lagi


Bambang dan Dian langsung mengangguk. Dan setelah berfoto bersama mereka pun langsung turun. Bergantian dengan Diana dan Karina yang mendekati dan tentu nya bersama dengan Jonathan dan Faiz juga


"Ayo foto lagi. Cantik banget deh ipar aku" kata Karina begitu bahagia. Dia bahkan merangkul lengan Amel dengan gemas


"Mirip banget kayak princess Aurora gak sih. Mungil mungil tapi anggun banget" sahut Diana pula


"Iya, gemes banget aku" ucap Karina


"Aku kan memang harus cantik. Kalau gak cantik nanti dihujat netizen" jawab Amel dengan tawa kecil nya


"Udah ayo cepat. Katanya mau foto" kata Jonathan begitu jengah melihat ketiga gadis yang kalau sudah gabung pasti begitu berisik


Karina langsung tertawa canggung dan langsung memberi kode pada fotografer mereka


Mereka mengambil posisi dengan baik, hingga beberapa kali take


"Eh iya. Dirga kemana sih, kok gak ada lihat" tanya Ivan pada Jonathan


"Tuh baru Dateng" tunjuk Jonathan kearah pintu masuk untuk para tamu


Bukan hanya Ivan yang melihat kearah jalan masuk untuk para tamu, melainkan Faiz dan juga ketiga gadis itu juga melihat Dirga yang datang dengan seorang gadis cantik bergaun putih.


Mata mereka semua mengernyit heran, memandang siapa yang dibawa oleh Dirga. Gadis cantik dengan rambut yang di Curly membuat penampilan nya terkesan begitu anggun.


Tapi kenapa gadis itu terlihat sungkan bahkan malu malu


"Pacar baru Dirga?" tanya Ivan


"Gak kelihatan berhari hari sekali Dateng bawa cewe" sahut Faiz pula


"Wow, member baru nih" gumam Karina


"Tapi,.bukan nya itu .... Kasih???" kata Diana yang memandang gadis yang dibawa Dirga dan mendekat kearah mereka


"Kasih?" gumam Karina dan Amelia begitu pula dengan Ivan


"Kasih yang buat kacau pesta Abang kemarin?" tanya Ivan pada Jonathan


Jonathan mengangguk dengan wajah datar nya, dan terlihat tidak suka memandang kedatangan Dirga


Ivan dan Dan Amel saling pandang canggung. Apalagi Karina, dia langsung menoleh pada Jonathan yang langsung diam dengan ekspresi yang tidak bisa diartikan

__ADS_1


"Kenapa Dirga bisa sama dia?" gumam Faiz


"Apa mereka pacaran?" tanya Diana pula


__ADS_2