ZHANG SAN

ZHANG SAN
Pil Pemurnian Jiwa


__ADS_3

"Apakah semua bahan ini cukup untuk membuat Pil Pemurnian Jiwa"


Han Oyang melihat semua bahan yang sudah melayang di udara, lalu mengangguk kan kepala nya, "Buat lah sekarang,"


Zhang San langsung mengeluarkan Api matahari lalu membakar semua bahan. Setelah semua terbakar dan meleleh dia langsung memisahkan kotoran/racun dari bahan. Beberapa belas menit berlalu terlihat bahan yang cair itu mulai menguning dan mengental, "Padatkan" ucap nya, setelah menunggu beberapa saat, dan yakin Pil sudah terbentuk dia menghilangkat api matahari nya, Terlihat oleh mata, sebuah Pil berwarna kuning bergaris tiga. "Inikah Pil Pemurnian Jiwa paman ?"


"Serap lah langsung, Pil ini sangat bagus jadi jangan menyiakan waktu" Han Oyang memberi saran yang langsung di angguki oleh Zhang San.


Dia duduk bersila dengan posisi berkultivasi menyerap energi pemurnian yang akan membersihkan jalur darah nya. Menyucikan meridian nya. Dan memperbaharui dunia jiwa nya. Namun sebelum itu terjadi, Jiwa nya berpindah entah kemana. Dan dia mendapati sosok yang sangat mirip dengan nya. Sedang duduk di singgasana, Di kepala nya terlihat ada mahkota yang berwarna kuning keemasan. Pakaian nya putih berlapis kain warna Merah terdapat tulisan kuno di setiap Garis- garis nya.


Zhang San terus memperhatikan hingga sebuah suara keluar dari sosok itu.


"Apa kau hanya ingin melihat?" Baaaaam...!! Zhang San melayang terbang terkena pukulan cepat dari sosok itu.


"Aku bahkan tidak melihat dia bergerak" batin Zhang San langsung waspada. Namun sekali lagi tinju menghantam perut nya melambungkan tubuh nya. Lalu tendangan kembali bersarang di badan nya. Membuat nya sekali lagi terpental dan terseok di tanah.


"Jika ini mimpi, pasti tak kan sakit." Ucap nya sambil mengusap darah yang menetes. "Darah ini nyata. Dan tubuh ku terasa remuk semua" kata nya lagi.


Dari kanan datang lagi tendangan, namun kali ini dapat di tangkis, tapi masih membuat nya mundur. "Orang ini sangat kuat, Bahkan dengan kekuatan fisik ku saat ini aku masih bisa bertarung dengan tingkat suci tahap awal tanpa Qi. Namun aku menahan tendangan nya dengan semua energi yang ku kerahkan di kaki. Masih saja membuat ku termundur, Ini gila" dia terus bergumam.


"Jika kau terlalu banyak berpikir dalam duel. Kau akan segera mati" selesai kalimat itu di ucapkan terjadi lonjakan energi menghantam tubuh Zhang San


Baaaaaam...! Membuat nya tertimbun dalam tanah..

__ADS_1


Zhang San bangkit dengan tubuh nya yang berlumuran darah lalu dia mengambil Pedang Bintang dan menggunakan teknik nya. "Teknik Pedang Petir, Tebasan Dua Gelombang" Swuuuuush... Swuuuuush... dua larik cahaya menerjang kedepan namun tak mengenai sasaran jadi tidak ada ledakan yang terjadi. Zhang San mememjamkan mata nya memperdalam pendengaran dan intuisi nya. Dia juga mengerat kan pegangan pedang nya.


Kanan. Kiri. Hembusan angin terasa belakang, Depan... Treeeeeng bunyi pedang beradu dengan pedang.


"Kau lumayan bisa merasakan pergerakan ku, Rajin- Rajin lah mengasah kemampuan dengan bertarung dengan orang yang kuat. Dan jangan meremehkan musuh walau tidak terlihat kuat. Karna di langit atas ada jutaan kultivator yang pandai dalam menyembunyikan energi Qi." Sosok itu memberi saran lalu menghilang dan duduk lagi di kursi kebesaran nya.


"Kenapa wajah kita begitu mirip" tanya Zhang San yang tak ditanggapi oleh sosok itu. Sosok itu hanya tersenyum lalu menggerak kan tangan kiri nya untuk menarik Zhang San kehadapan nya.


Tiba- tiba saja Zhang San tak dapat mengendalikan tubuh nya. Dan dia tertarik kehadapan Sosok itu. Lalu tangan kanan nya membantuk sebuah segel. Lalu dia berkata "Lepas..."


Setelah nya, Terlihat oleh mata Zhang San Rune Kuno muncul dari dada nya dan menyebar keseluruh tubuh nya membentuk tulisan sang sekerta yang dia sendiri tidak Faham hal itu. Rune itu mengikat tubuh nya. Lalu aliran energi yang sangat besar mengalir di seluruh meridian nya, mengalir deras kedantian nya. "Jika ini terus berlanjut maka tubuh ini akan meledak." Teriak nya. "Hentikan..!" Teriak nya lagi.


Namun sosok itu hanya tersenyum mengamati, beberapa detik kemudian, BOOOOOOOM tubuh Zhang San hancur meledak. Akan tetapi ada yang aneh, Rune kuno itu muncul kembali membentuk sebuah tubuh. Bahkan tubuh ini terlihat lebih baik dari sebelum nya.


Setelah tubuh itu terbentuk dengan sempurna. Rune kuno itu mulai menyusut dan berakhir di kepala nya. Dia pun membuka mata terlihat warna mata nya telah berubah, terlihat di pupil mata nya berwana kuning keemasan dan tatapan nya sangat tajam.


Gambar mahkota kini berpindah kekening nya dan terpancar aura keagungan bagi yang menandang wajah nya.


"Urusan ku sudah selesai, dan semoga kau bisa memikul tanggung jawab dengan kekuatan yang kau miliki" ucap sosok itu lalu menghilang dan Zhang San otomatis kembali ketubuh nya.


Dia mengerjap mata nya. Lalu melihat Han Oyang terpana memandang nya kemudian dia bertanya "Kenapa Paman memandang ku seperti itu ? Membuat ku jijik,"


Mendengar kalimat yang tidak bagus itu. Han Oyang langsung sadar dan mengalih kan pandangan nya kearah sungai. Lalu dia berjalan kesana dan menunjuk air. "Lihat lah wajah mu. Ada Ee nya" ucap Han Oyang sambil tersenyum,

__ADS_1


Kening Zhang San mengkerut tapi kaki tetap melangkah kearah sungai. Disana dia mendapati wajah nya yang hampir berbeda. "Kenapa dengan wajah ku? Gumam nya. "Apakah karna Pil Pemurnian Jiwa, jadi wajah ku hampir berubah paman?" Tanya nya menatap Han Oyang.


"Tadi ada cahaya yang masuk di keningmu, mungkin itu yang merubah wajah mu." Ucap nya, karna dia pun tak mengerti. Hanya itu yang terlihat. Jadi hanya itu yang bisa dia jawab..


"Aku juga merasakan kekuatan yang luar biasa di tubuh mu. Bagaimana bisa kau naik tingkat. Bahkan kita belom di wilayah dewa" Han Oyang Bertanya dengan bingung.


"Jangan bertanya padaku seperti itu paman. Aku mana bisa menjawab nya. Aku pun bingung" dia menyahut sambil mengangkat bahu. "Aku akan keluar dulu" sambung nya lagi lalu menghilang dan muncul di antara lima Monster Srigala.


Monster Srigala terkejut melihat satu sosok muncul di tengah mereka. Bahkan Zhang San sendiri tak menyangka akan muncul di antara mereka. Dia hanya kembali ketempat semula dia masuk kedunia jiwa.


"Itu dia. Tangkap" salah satu dari mereka yang sadar langsung berseru. Lima monster Srigala itu mengaum lalu melesatkan cakar nya. Sambil yang lain nya melesatkan tendangan.


Zhang San tak hanya diam. Dia mengulurkan tangan nya. Lalu menangkap kaki yang menendang nya. Dia langsung memutar kaki itu yang langsung tubuh nya menghantam rekan nya sendiri. Hingga terpelanting lalu dia menebaskan pedang yang entah kapan sudah berada di tangan nya. "Tebasan Dua Gelombang" ucap setelah itu terdengar suara


BOOOOOOOOMM..! Lima monster itu meledak menjadi kabut darah..


Zhang San tersenyum puas....


Sekilas info, Saya lagi buat novel baru untuk ikutan Lomba. mohon dukungan nya. cek aja di profil saya. terima kasih banyak... 😀😀


 


 

__ADS_1


 


__ADS_2