ZHANG SAN

ZHANG SAN
Pertandingan Lanjutan 2


__ADS_3


"Jing Gang! Mulailah dari kamu untuk mengambil satu kertas, Lalu tunjukkan kepada semua orang setelah kau mengambilnya" Pinta Dong Hu menatap Jing Gang


Segera Jing Gang berjalan maju dan memasukan tangannya kedalam kotak melalui lobang yang tersedia, Setelah itu dia mengambil satu dan membukanya dengan cara mengangkat kedua tangannya dan memegang pada tiap sisi kertas.


"Angka Lima didapatkan oleh Jing Gang perwakilan Klan Jing, Selamat kalian boleh menantang!" Ucap Dong Hu lalu memintanya turun dari arena dan Jing Gang kembali ketempatnya semula "Selanjutnya.... Su Wan dari Sekte Pedang Surgawi silahkan maju!"


Su Wan segera naik ke arena dan mengambil sebuah kertas lalu menunjukkannya kepada semua orang, sama dengan yang dilakukan oleh Jing Gang dia menggunakan dua tangan yang terangkat keatas memperlihatkan angka yang dia dapat.


"Angka tujuh didapatkan oleh Su Wan dari Sekte pedang surgawi yang mana dia harus menerima siapapun kelompok yang menantang, Silahkan kembali ketempatmu!" Pinta Dong Hu


"Selanjutnya....."


Satu persatu dari yang tersisa mengambil kertas dan mengulang hal yang sama yaitu menunjukan kertas yang bertuliskan angka dia dapat kepada semua orang.


"Aku tekan kan sekali lagi, Yang memiliki angka lima kebawah boleh menantang dari nomor enam keatas, Tapi angka enam keatas boleh menolak jika tidak ingin melawan, Akan tetapi, kesempatan itu hanya sekali, jadi jika kalian sudah menolak sekali, Jika ada lagi yang menantang kalian, kalian tidak boleh menolak, Apa kalian mengerti?" Tanya Dong Hu setelah cukup panjang berbicara.


"Mengerti tetua" Sahut peserta.


"Siapa yang akan menantang lebih dulu?" Tanya dong Hu


"Kami akan menantang Sekte Tengkorak Putih" Ucap Tang Fangxun, Kelompoknya memiliki angka Tiga, Sedangkan Tengkorak putih lawan yang diinginkannya memiliki angka Enam.


"Bagaimana dengan kalian, Apakah menerima tantangan?" Dong Hu bertanya untuk memastikan


"Kami siap menerima tantangan dari siapapun" Sahut Lei Yao sebagai pemimpin kelompok Sekte Tengkorak Putih.


"Silahkan naik ke arena" Ucap Dong Hu lagi lalu mengaktfikan formasi.

__ADS_1


Swiing~ Suara berdengung terdengar ketika Formasi itu terbentuk, jika seseorang tidak terlalu mendengarkannya, Itu tidak akan terdengar karna suara nya sangat kecil.


"Siapa kah menurut kalian yang lebih unggul" Jing He lebih dulu bersuara di Bangunan bertingkat lima itu, Mereka dari atas sangat jelas melihat ke arena pertarungan kelompok


Semua orang yang ada dalam bangunan itu memandang satu arah ke arena lalu salah satu menyahut, "Mungkin klan Tang, Karna disana ada Tang Shanxi yang menurut Rumor adalah Kandidat Patriak Klan Tang selanjutnya setelah Tang Min, Benarkan Tang Rui?" Tanya Long Zhong menatap Tang Rui yang hanya diam, kini Long Zhong ada dibarisan para patriak serta perwakilan sekte yang lainnya setelah kemarin tidak hadir. "Akan tetapi, Sekte Tengkorak Putih juga memiliki Leng Kung yang sudah mencapai puncak Dewa Kuning, Dia tak kalah hebat dari Kakaknya Lei Shang yang sudah lebih dulu naik tingkat Dewa Biru tahap menengah, Benarkan tetua Lei?" Tanyanya lagi menatap Lei Cheng Wang.


Tang Rui segera berkata setelah cukup lama diam "Aku tak tau mana yang lebih kuat, Kemungkinan Klan Tang akan kalah"


"Dari kau mendapat ketidakpercayaan itu Tang Rui?" Tanya Lei Cheng Wang.


"Haha, aku menyadari perbedaan kita teman, sebuah sekte sudah terlatih dengan baik apalagi Lei Kung adalah cucu Patriak Lei Shu Yun yang sangat terkenal dengan teknik-tekniknya" Sahut Tang Rui kepada Lei Cheng Wang yang masih menatapnya.


"Kita perhatikan saja hasilnya, toh ini juga hanya pertandingan persahabatan" Ucap Jing He lagi dengan bijak, padahal dia sendiri yang memancing.


Kembali ke arena.


Lima orang dalam masing-masing kelompok saling berhadapan dengan semua senjata yang sudah mereka siapkan di genggaman tangan dan juga antisipasi serangan lawan mereka sudah pikirkan dalam perencanaan mereka.


"Tak perlu memikirkan skema mereka, Bentuk saja sebuah formasi penyerangan dan bertahan!" perintah Lei Kung kepada empat orang lainnya. dan dia menghadang Tang Fangxin dengan senjata berupa tongkat yang panjangnya tidak lebih panjang dari pedang yang pakai oleh Tang Fangxin.


Dentang... dentang!!. terdengar benturan dari pedang yang beradu dengan tongkat itu, Tongkat yang dipakai oleh Lei kung bukan sembarang tongkat, Dia memiliki kekerasan yang luar biasa keras, Tongkat sebesar pergelangan tangan itu bahkan begitu ringan hingga memudahkan Lei Kung untuk membuat beberapa kali gerakan menghempas Pedang yang digunakan oleh Tang Fangxin.


'Keras sekali tongkatnya, Tangan ku bergetar karna mendapat hempasan dari tongkat itu' Tang Fangxin terlihat melamun dan itu dimanfaatkan oleh Lei Kung.


Segera dia bergerak kesamping Tang Fangxin untuk memukulkan tongkat miliknya ke pinggang kiri.


Pang!!


Pukulannya dengan tongkat ditahan oleh satu pedang. Pedang itu milik Tang Shanxi yang datang dari arah belakang Tang Fangxin.

__ADS_1


"Mundur lah Kak Fang, aku yang akan mengahadapinya" Teriak Tang Shanxi lalu menarik pedangnya dan memutar diatas kepala dan menebaskan nya lagi ke arah bahu, Dia sedikit menghindari vital yang berbahaya.


Namun pedangnya ditahan balik oleh Lei Kung, Kemudian dia berkata disela tangkisannya. "Tidak semudah itu mengalahkanku!"


Lei Kung melompat mundur dengan sedikit membungkuk memasang sebuah kuda-kuda tarung miliknya. "Teknik Tongkat Baja, Tongkat Penghancur Gunung!" Teriaknya. setelah menarik kaki kananya yang menghasilkan debu hingga terangkat, Dia segera berlari dengan memutar tongkat ke kanan dan kekiri menggunakan dua tangannya.


Wush!!


Angin kencang ikut berputar disetiap putarannya, Seolah-olah tongkat itu bisa memanggil angin. Putaran Tornado yang cukup besar menghantam Ke arah Tang Shanxi, Serangan itu dikirim dengan sangat cepat.


"Saudaraku, Berhati-hatilah!" teriak Tang Fangxin dari belakang, dan dia memilih menyerang yang lainnya.


"Teknik Pedang, Pedang Sunyi"


Sesuai dengan namanya, tidak ada riak energi yang terlihat ketika Tang Shanxi menggerakkan pedangnya dan mennggunakan tekniknya


Namun ada semacam perasaan kelam yang terasa hingga mencekam


"Itu adalah teknik Pedang Sunyi milik Patriak Tang Rui!" Seru penonton.


"Terlepas dari usianya yang masih muda, Tang Shanxi sudah bisa menguasai tekni pedang setingkat itu, Kita lihat apakah dia bisa mengalahkan orang dari sekte Tengkorak Putih itu dengan tekniknya"


Mereka tidak lagi membahas, dan langsung memperhatikan kembali jalannya pertarungan.


'Ada semacam perasaan kesepian yang ditinggalkan, dan ini sangat sunyi, Inikah teknik yang cukup terkenal dari Klan Tang'


Lei Kung dapat merasakan kesunyian, Bahkan dia melihat serangannya dihancurkan oleh kesunyian, tidak ada suara bising yang terdengar atau pun ledakan dari dua teknik yang bertabrakan, Hanya kesunyian seperti namanya.


Lei Kung terjatuh, entah bagaimana caranya tapi ada luka yang mengoyak bahunya, sedikit lagi bahkan mungkin akan mengenai lehernya.

__ADS_1


Tapi bukan hanya Lei Kung yang terjatuh, Tang Shanxi juga namun dia masih bisa bergerak sedangkan Lei Kung terlihat pingsan.


Melihat Lei Kung Terjatuh, Semangat anggotanya memudar mereka pun dengan mudah dikalahkan oleh Anggota Klan Tang.


__ADS_2