
Di lain sisi. Sekte Angin Hitam.
Yun Xia Mei sedang berada di atara rak buku dalam perpustaka'an. Dia membaca berbagai buku yg mengarah ke terdiri nya sekte angin hitam. Kemudian dia mencari silsilah dari semua ketua yg ada di sekte.
Setelah hampir setengah hari bergulat dengan buku. Dia pun akhir nya menemukan nama keluarga Yun diantara banyak nya nama keluarga pengikut pertama sekte Angin Hitam..
Terus dia meniti tangan nya di barisan setiap nama hingga nama terakhir. Hanya ada nama Yun Hai. "Mengapa tidak ada nama ku?" Gumam nya. "Apakah benar sepenggal ingatan ini"
Cao Ling An atau yg sekarang di kenal dengan nama Yun Xia Mei terus menggali ingatan nya. Walau pun sakit kadang menyiksa kepala nya dia terus berusaha menyatukan kepingan ingatan nya.
Kemudian dia melapor ke administrasi bahwa misi gagal. Dan kakak nya mati. Setelah itu dia kembali kekediaman nya. Dan menutup diri...
°°°°°
Zhou Ruyue seperti istri yg baik. Memasak sendiri dan menata makanan di meja dengan baik. Meski dia terlahir di rumah yg berkecukupan. Namun dia sering membantu ibu nya setelah selesai berlatih. Jadi dia memahami cara memasak makanan yg enak.
"Kakak Zhang ayo makan, aku sudah memasak yg spesial untuk mu" ucap nya lalu berjalan kearah Zhang San setelah melihat nya masih duduk santai di pinggir ranjang.
"Kau seperti seorang istri saja yue'er." Ucap nya sambil tersenyum lalu berdiri karna tangan nya sudah di tarik oleh Zhou Ruyue.
"Itu memang keinginan ku sejak pertemuan kita dirumah ayah" ucap nya menunduk karna malu.
"Bau nya harum sekali, pasti enak nih" lalu dia mulai mengambil nasi dan lauk. Zhou Ruyue hanya melihat Zhang San yg makan dengan lahap.
"Kenapa kau menatap ku seperti itu. Apa kah kenyang dengan hanya memandang ku??" Ucap nya sambil mengedipkan mata menggoda.
Zhou Ruyue hanya tersenyum mendengar celoteh Zhang San. Lalu dia mengisi nasi di piring nya lalu menyantap nya tanpa berkata lagi.
"Hati ku sudah terpikat kepada mu. Tak perlu kau goda lagi" ucap nya.
Zhang San merasakan ada aura yg mendekat. Lalu dia menghentikan makan nya. "Ada apa kakak? Apakah tidak enak" tanya Zhou Ruyue.
__ADS_1
"Bukan, kita kedatangan tamu. Biar aku yg membuka" ucap Zhang San setelah melihat Zhou Ruyue hendak bangkit..
"Di depan pintu.
"Undangan, ada hal apa memang nya. Jadi patriak sekte nomer satu mengundang saya yg bukan siapa- siapa ini" tanya nya kepada Dong Hu yg menyampaikan undangan dari patriak Chong Ling.
"Mungkin untuk membahas tentang iblis" ucap Dong Hu lalu dia memberikan lencana tamu. Agar memudahkan bila ingin berkunjung ke sekte pedang kebajikan. Setelah itu dia pergi untuk melanjutkan penyelidikan kepada Lin Zhong.
Zhou Ruyue keluar untuk melihat siapa yg datang. Namun dia tak menemukan siapa- siapa selain Zhang San lalu dia bertanya.
"Mana tamu nya kaka Zhang?"
Zhang San menoleh lalu mengajak nya masuk sambil berjalan dia menjelaskan undangan dari patriak Chong Ling.
"Aku akan mengantar mu dulu ke sekte mu."
Wajah Zhou Ruyue langsung cemberut mendengar Zhang San mau mengantar nya. "Apakah aku tak bisa mengikuti mu kak Zhang? Aku ingin selalu bersama mu" ucap nya bermanja. Tidak adalagi kecanggungan di antara mereka sa'at ini..
"Jangan. Lebih baik kau berlatih dulu di sekte, ini adalah Pil Penerobos alam, cepat naikan tingkatan mu menjadi tingkat kaisar."
Zhang San duduk berkultivasi. Lalu dia masuk kedalam lautan kesadaran nya.
"Paman. Bagaimana cara nya untuk menembus batas tingkat kaisar ini?" Tanya nya kepada Han Oyang yg sedang duduk sambil menyesap minuman yg di buat nya sendiri dari air sungai.
Sebelum nya Han Oyang meminta kepada Zhang San. Untuk menumbuhkan banyak pohon dan sungai juga pegunungan, agar tak membosan kan disana sendirian. Dia juga meminta sungai untuk di isi ikan untuk dia memancing. Namun Zhang san belom menemukan ikan nya.
"Kau harus memiliki Pil Embun Hati. Itu syarat utama nya. Itu syarat utama nya. Setelah itu kau dapat kan. Akan aku jelaskan lagi nanti" tutup membuat jiwa penasaran Zhang san meronta.
"Lalu apa bahan nya, aku akan membuat nya."
"Hahaha hahaha" Han Oyang menertawakan nya. "Jika itu mudah di buat. Maka akan banyak orang yg berada di tingkat dewa di alam ini" ucap nya serius kali ini.
__ADS_1
"Nanti jika aku melihat bahan- bahan nya. Akan ku beritahukan kepada mu."
"Kalau begitu aku akan kembali" ucap nya
Sebelum membuka mata. Tercium harum semerbak bunga yg menyengat di hidung nya. Lalu dia membuka mata nya perlahan dan melihat keindahan didepan mata nya sedang menyisir rambut yg basah.
Sungguh pemandangan yg indah. Memakai handuk yg terlilit sedada dan sepaha. Duduk dengan kaki menyilang. Jiwa lelaki mana yg tak meronta melihat keindahan ini.
Kelelakian nya bergerak gelisah ingin keluar. Namun dia mencoba untuk menenangkan nya. Dia kembali memejam kan mata nya. Namun perasa'an dihati nya tertutup oleh gejolak hati yg membangkitkan hasrat yg lama tak terpenuhi.
Setelah selesai menyisir rambut nya Zhou Ruyue berpaling dan berdiri ketika hendak mengeluarkan baju dari cincin dimensi nya. Dia melihat wajah Zhang San yg seakan menahan sesuatu. Lalu dia mendekat dan memperhatikan wajah nya dengan lekat. Kemudian dia berkata. "Ada apa dengan wajah mu kak Zhang? Tanya nya dengan polos. Karna dia tak tau apa yg sebenar nya terjadi.
Zhang San dalam pikiran nya berperang dengan rasa. Ketika mendengar suara Zhou Ruyue dia pun membuka mata. "Astaga." Dia terkejut melihat Zhou Ruyue sudah sangat dekat.
"Ada apa kakak Zhang?" tanya nya.
"Tidak ada" sahut Zhang San terlihat gugup
"Apakah aku kurang menarik dimata kak Zhang" ucap nya sambil menyentuh dua buah melon yg telah matang itu. Meski masih tertutup handuk, tapi gaya itu sungguh menggugah nafsu.
"Jangan terus menggoda ku seperti itu. Aku takut akan menyakiti mu" ucap Zhang San sambil menahan sesuatu yg menggeliat di celana nya.
"Aku bahkan rela memberikan semua nya untuk mu kak Zhang" Zhou Ruyue juga sudah terbawa nafsu melihat ada yg bergerak di ************ Zhang San,
Kemudian dia melepaskan lilitan handuk nya dan memperlihatkan buah surga yang menantang dan menggoda
Ma'af untuk kalian yang tidak suka dengan tulisan yang memang tidak baik.
Saya selaku pengarang cerita, sangat berterima kasih atas sempat nya kalian membaca. meski tidak dapat menghibur kalian semua.
Ini adalah karya pertama. sebagai orang yang baru belajar. ingin rasa nya menyenangkan pembaca. namun apa daya. kepala kita berbeda. pemikiran pun berbeda.
__ADS_1
Slalu ada hal buruk di tempat yang baik. dan selalu ada hal baik di tempat yang buruk. Tidak ada manusia yang sempurna. karna kesempurna'an hanya di miliki sang pencipta...
Salama satu indonesia. budayakan memuji hilangkan sangka keji... 😁😁😁😁