
"Karna ada beberapa orang yang tersisa dalam setiap kelompok, untuk mencegah ketidak seimbangan, Kami memutuskan untuk mengubah sedikit saja cara yang akan dipakai untuk pertandingan final ini, Salah satunya adalah! dalam setiap kelompok hanya boleh mengirim satu anggotanya saja, Jadi pikirkan baik-baik siapa yang akan maju untuk mengikuti Pertandingan terakhir ini!" Dong Hu mengedarkan pandangannya kepada Setiap peserta yang terlihat sudah berkumpul dengan para anggota kelompok masing-masing untuk membicarakan siapa yang akan maju.
Karna buka pertandingan resmi yang mengangkat nama Sekte dan Klan hingga sangat besar, Jadi mereka tidak mempermasalahkan perubahan cara yang dilakukan oleh panitia.
Enam orang perwakilan maju ke atas arena.
Terlihat Dong Hu mengambil enam stik kayu dan menulis nama masing-masing dari enam orang itu lalu dia berkata "Aku akan mengundinya. Jika nama yang ada pada stik kayu ini terjatuh, berarti mereka yang maju" Segera saja Dong Hu melakukannya, dia mengguncang stik kayu yang sudah berada pada toples kecil hingga muncul dua stik yang terjatuh.
"Feng Yaya dari sekte pedang kebajikan melawan Yin Gong dari Klan Yin"
"Aku menyerah" Ucap Feng Yaya sambil tersenyum
"Ada apa?" Tanya Dong Hu
"Aku merasa masih kurang baik, setelah terakhir kali menggunakan terlalu banyak energi Qi" Sahut Feng Yaya lagi lalu membungkuk ke arah Yin Gong yang terus menatapnya tanpa berkedip.
"Apa kau keberatan Yin Gong?" tanya Dong Hu membuyarkan lamunannya.
"Tidak sama sekali! aku senang tidak melukainya" Sahut Yin Gong sambil matanya tak berhenti memperhatikan setiap gerakan yang dibuat oleh Feng Yaya
"Aku tidak mengira Peri cantik itu akan menyerah begitu saja" Komen penonton
"Mungkin dia memang belum mengembalikan seluruh energi Qi-nya, Pikir Positif saja" Sahut orang disebelahya.
"baiklah, Kembalilah ketempatmu!" Ucap Dong Hu kepada Yin Gong yang sudah bisa dianggap memenangkan pertandingan. "Selanjutnya" Dong Hu kembali menguncang Toples kecil hingga keluar lagi dua nama.
"Bing Sai dari Sekte Bintang Hidup melawan Yan Yuan dari Sekte Elang Emas"
Setelah kedua pemuda itu naik dan bersiap Dong Hu Segera mengibaskan tangannya mengaktifkan Formasi pembatas tipis.
"Mulailah" Ucap Dong Hu setelahnya dia terbang mundur dan bertahan diudara dengan bantuan Energi sepiritual yang cukup untuk membuatnya tetap melayang hingga pertarungan berakhir.
Swing~
__ADS_1
Yan Yuan mengeluarkan senjatanya, Berupa pedang pendek yang langsung menyala dengan Qi Api yang dia alirkan pada bilahnya
Swing~
Bing Sai mengeluarkan juga sebuah pedang yang mengundang hawa dingin dengan Qi Es yang dia miliki.
Dua pertarungan berlawanan jenis Qi segera terjadi.
Hiyaaaat. dua teriakan menggema di udara dengan lompatan pada masing-masing orang dengan pedang yang sama-sama berselimut Qi Yin dan Yang.
Dentang!!
Tercipta kabut asap akibat dua pertemuan itu, Yang menambah keseruannya adalah ada hawa panas dan dingin yang saling mendorong satu sama lainnya.
Tidak berhenti disana, Ayunan pedang mereka terus berlanjut ada suara yang memekakkan telinga dan ada butiran Es dan Percikan api yang terus menyebar di sekitar arena.
Bukan hanya beradu pedang, melainkan tinju dan sikutan serta tendangan terus mereka layangkan kepada masing-masing lawan, Namun hingga saat ini belum bisa dipastikan siapa yang akan menang.
"Pemenangnya Bing Sai dari Sekte Bintang Hidup" Ucap Dong Hu. dan langsung suasana gaduh terjadi, penonton sebagian berdiri, memberikan tepuk tangan atas pertarungan mereka yang cukup menegangkan.
"Karna dua kelompok ini yang terakhir, maka langsung saja perwakilan Qu Yang dari sekte Pedang Surgawi melawan Tang Shanxi dari Klan Tang"
"Ini sangat menarik, Bagaimana menurut pengamatanmu Tang Rui?" Tanya Jing He yang selalu usil dengan kata-katanya.
"Aku tak dapat berkomentar Patriak Jing, Kau sudah tau dengan kemampuan Qu Yang, Pasti dia yang akan menang" Sahut Tang Rui sedikit tertekan, 'Kenapa aku harus bersebelahan dengan orang ini, Mulutnya tidak pernah diam' Rutuk Tang Rui dalam hati dengan wajah lesu.
"Kenapa kau tidak percaya dengan kemampuan anakmu sediri Tang Rui, aku yakin Tang Shanxi bisa menang" Ucap Jing He lagi menambah gemuruh dihati Tang Rui.
"Kau memuji atau mengejek sih" Tang Tui menatap sinis
"Hahaha jangan emosi saudaraku, Aku sungguh memuji kemampuan anakmu" Ucap Jing He tanpa memperdulikan pandangan Tang Rui yang terus menatapnya dengan tajam.
"Jika kalian sudah siap mulai saja" Suara Dong Hu menggema di arena yang tertutup Formasi itu.
__ADS_1
"Kami siap" Suara yang lantang diperdengarkan, Suara dua orang yang menjadi satu seperti orang kembar yang sering berkata sama.
Hiyaaaat~~~
Melihat lawan tidak menggunakan senjata, Tang Rui langsung menyimpan senjatanya, Lalu memperagakan sebuah gerakan yang tertata rapi.
"Teknik Pukulan Ganda, Pukulan Penghancur Gunung!"
Tang Shanxi meninju dengan kedua tangannya yang berselimut Qi angin.
Wush! terdengar deru angin yang begitu kuat mencoba menghantam Qu Yang yang juga mengirim teknik tendangan miliknya.
Wush Boom ledakan udara terjadi ketika dua kekuatan saling menekan satu sama lain, Mereka berdua sama-sama terjejer kebelakang akibat pantulan dari serangan mereka sendiri.
Namun yang lebih parah terlihat pada Tang Shanxi yang terjatuh ke lantai dan terpaksa pantatnya harus mencium Ubin.
Qu Yang menunggu Tang Shanxi untuk berdiri. Setelah memastikan Tang Shanxi bisa bertarung kembali dengan melihat Tang Shanxi menggunakan lagi tekniknya, Qu Yang sekali lagi melompat dan berputar di udara dua kali hingga sampai pada tujuan.
Tang Shanxi langsung menangkis dengan satu tangannya sedangkan satu tangannya mencoba untuk menangkap kaki Qu Yang, Akan tetapi, Qu Yang menyadari apa yang sudah direncanakan oleh Tang Shanxi. dia segera memberikan dorongan dengan energi Qi pada kakinya dan bersalto kebelakang.
Selagi Qu Yang masih dalam Saltonya, Tang Shanxi mengirim lagi dua tinju dengan melompat berputar dan membentuk tornado.
Bammm!!
Qu Yang terpelanting karna punggungnya dihantam oleh dua tinju namun dia segera mendapat momentumnya dan berdiri kembali, Ada siring pada lantai yang tercipta bekas pendaratan kakinya.
"Lanjut lagi" Ucap Qu Yang dengan penuh semangat dan minat untuk menang melawan Tang Shanxi. dia sedikit banyak mengetahui tentang profile lawannya, Karna memang disediakan sedikit informasi dari sektenya tentang kekuatan yang dimiliki oleh setiap lawan yang akan dihadapi.
Wush~ Wush~
Pusaran angin muncul pada kedua belah tangan Tang Shangxi membentuk sebuah kepala harimau pada masing-masing tangannya. Dan ada suara auman yang terdengar
"Teknik Pukulan Ganda, Tinju Raja Harimau.....!"
__ADS_1