
Booom... Getaran kecil dapat dirasakan pertanda dirinya sudah naik tingkat ketahap Surga tahap awal tapi dia masih mearasakan banyak energi yang mengalir deras kedalam dantiannya.
'Mungkin benar apa yang dikatakan naga itu, bahwa akan mudah untuk naik dua tingkat hanya dengan meminum dan berkultivasi dengan berendam dalam kolam darah itu, Pantas saja ini di ributkan oleh Long Kai dan Long Jung karna manfaatnya yang besar, Dan karna ini pula Guru Long Fei dibunuh dengan kejam, Jika ini diketahui oleh seluruh dunia luar, Mungkin akan banyak terjadi pertumpahan darah dan mungkin saja Klan Long hanya tinggal Nama, Tapi kenapa mereka tak melatih anggota yang lainnya dengan Ini, Padahal ada kesempatan untuk menguatkan pasukan, Atau apakah karna Long Kai yang terlalu serakah?'
Zhang San memejamkan matanya kembali lalu dia mengumpulkan lagi energi karna sudah merasa akan naik ke tahap menengah Dewa Surga.
Booom..! Suara teredam kembali terdengar penanda dia sudah naik tingkat. "Aku tak menyangka akan memiliki kekuatan ini, Sebelum nya aku dikejar kejar oleh Iblis asyur dan juga klan bayangan, Tunggu saja kalian, Aku akan membalasnya"
Duar....! Suara ledakan itu mengganggu kesenangan Zhang San dan dia langsung berdiri karna mengenali Aura yang datang kepadanya.
'Pucuk dicinta ulam pun tiba, Tak perlu dicari, dia datang sendiri'
Zhang San berdiri menunggu kedatangan Long Kai yang berwajah muram karna sudah beberapa hari mencari tempat persembunyian ini.
"Akhirnya aku menemukanmu bajingan" Teriaknya setelah melihat pemuda itu berdiri santai seperti menunggunya.
"Aku tau, Warisan itu tak berarti padamu, Karna hanya keturunan asli yang bisa memilikinya, Sekarang aku tak perlu lagi dengan cincinmu Karna tempat ini sudah lebih dari cukup., Aku hanya ingin kau mati dibawah kakiku" dia menatap tajam Zhang San seakan matanya ingin melompat dari rongga.
"Kau terlalu percaya diri Orang tua, Kau yang akan mati, Karna kau telah membunuh guruku"
"Hahaha kau sama bodohnya dengan Long Fei itu, aku tau dia memecah jiwanya saat itu, Hingga dia mudah aku kalahkan, Aku tak gegabah, meskipun aku tau dia mengirim pecahan jiwanya kepadamu untuk memberikan cincin giok naga itu, Karna aku yakin kau akan datang dengan sendirinya membawa cincin itu dengan mencari Gurumu, jadi terima saja kematianmu sekarang!" Long Kai segera melesat dengan tekniknya. "Pukulan Sembilan Surga!"
Dengan kedua belah tangannya dia mengirim sembilan pukulan yang merangsak dengan cepat ke arah Zhang San.
Dengan santai Zhang San melangkah kesamping lalu menghilang
Blink...!
__ADS_1
Beng..! Kaki kanan Zhang San menghantam perut Long Kai dengan cepat, Membuatnya terlambung
Huwek..! darah menyembur dengan sendirinya. kemudian dengan gerakan cepat Zhang San meninju wajah Long Kai yang berada diudara hingga terbang menembus dinding Goa.
Zhang San mengejarnya, Blink..! Kembali dia menghilang dari pandang Long Kai.
"Mengapa dia begitu cepat, Apakah dia?" Belum selesai Long kai bergumam Pukulan Keras menghantam punggungnya hingga dia terjun ketanah dengan mencetak tubuhnya disana
'Tahap Menengah Dewa Surga memang luar biasa, Bahkan aku belum mengeluarkan energi sepiritual, itu hanya pukulan dan tendangan Fisik milik saja yang kini bertambah kuat, sangat mengagumkan, Pantas orang berlomba untuk mendapatkan kekuatan seperti ini, Karna akan merasa dunia itu sangatlah kecil'
Zhang San kembali datang dengan kaki yang mengarah ke atas dan tinju yang menghunus ke bawah.
Booom..! Long kai Semakin tenggelam kedalam tanah
Duar...! Tanah berhamburan dan keluar satu sosok yang kini melayang dengan mata merah menatap Zhang San dengan dua tanduk yang muncul di kepalanya, Tapi ini bukan perubahan menjadi iblis, Tapi perubahan menjadi naga "Transformasi Naga! Teknik Pedang Naga, Pedang Naga Cahaya!"
Zhang San merasakan kekuatan Long Kai meningkat seperti berada pada tahap Menengah Dewa Surga
"Teknik Pedang Petir, Tebasan Dua Gelombang"
Swosh.. swosh..! Dua serangan pedang beradu diudara dengan getaran dari ledakan yang sampai ke kekota Klan Long,
Hingga membuat kepanikan di wilayah itu.
"Siapa yang bertarung hingga dapat dirasakan sampai kesini" Salah seorang tetua pun mulai mengumpulkan tetua lainnya untuk berdiskusi.
...............
__ADS_1
Long Kai terjengkang terkena tendangan beruntun di dada dan pinggul kirinya. kemudian Zhang San menebaskan lagi pedangnya.
Long Kai menahan dengan pedangnya, Meski tak sekuat pedang pertama yang di hancurkan oleh Long Jung tapi pedangnya ini juga pedang terbaik yang dia miliki.
Namun, Dihadapkan dengan pedang bintang yang sangat tajam, Pedang Long Kai langsung patah jadi dua dan tebasan Zhang San langsung mengenai bahu tangan kanannya. hampir saja kepalanya terkena jika dia tak menggeser.
Aaaaakh...! Teriakannya sangatlah nyaring. Tapi Zhang San tidak kasihan melihatnya, Malah dia lebih ingin menyiksa.
Mendapat luka yang separah itu, Long Kai segera mundur dan pergi meninggalkan Zhang San ditempat. Karna Tranformasi Naganya berangsur menghilang dengan perlahan, 'Uh sial sekali, aku harus pergi, Soal membalas bisa dilakukan Nanti asalkan bisa keluar dari Alam misteri ini'
Dia bergumam dengan terus melesat tanpa menoleh.
"Kau tak kan bisa kabur, Karna kematianmu sudah ditentukan sejak kau membunuh Guruku" Teriak Zhang San dengan lantang lalu dia mengangkat tangannya ke atas dan membuat sebuah bola energi berwarna ungu pekat "Teknik Melempar Bintang, Musnahkan!" Segera dia melemparkan bola energi itu dengan kecepatan cahaya Langsung melesat.
"Tidaaaaak.....!" Long Kai sempat berpaling ketika merasakan energi besar yang mengarah padanya namun dia tidak sempat menghindar hanya berteriak saja
Boooom....!
Kembang api yang besar terjadi diudara mengakhiri penderitaan Long Kai Tanpa tersisa apapun hingga cincin pun tidak ada.
"Guru, Maafkan aku, Karna tidak bisa berkunjung ke makammu, Tapi kau selalu dihatiku, Guru!" Zhang San berjalan ke arah Pohon besar dan mengukir nama dibatu kecil lalu meletakkannya di bawah pohon itu dan melanjutkan perkataannya "Dendam pun sudah terbalaskan, Semoga kau tenang disana, Guru" Zhang San bersujud tiga kali, hingga waktu berganti barulah dia mulai berdiri.
Satu sosok bayangan menghampiri Zhang San yang masih melayang diudara dan memberikan sebuah Giok berbentuk Naga.
Zhang San segera menyambutnya dan menyimpan itu, Semua peristiwa yang dialamai oleh bayangannya, tubuh aslipun dapat merasakannya jadi dia tau untuk apa Giok itu.
"Kembalilah ketubuhku!"
__ADS_1
Swoosh..! Klon itu segera menghilang.
"Lebih baik aku kembali ke Goa untuk menyimpan dan memindahkannya ke dunia Jiwa" Segera dia melesat dengan kecepatan cahaya yang sulit untuk dilihat oleh mata, Seakan dia menghilang atau berteleportasi ke sebuah tempat dimana dia muncul di Goa yang berlubang akibat pertarungannya pertamanya dengan Long Kai.