ZHANG SAN

ZHANG SAN
Ujian Murid


__ADS_3


Zhang San memakai pakaian sederhana yang tidak terlalu mencolok, Karna dia tak ingin orang lain direpotkan akan kehadirannya dengan cara terlalu menghormatinya.


Di dampingi oleh dua wanita super cantik yang berada disisi kiri dan kanannya, Mengaitkan lengan dengan santai bertiga berjalan, bergandengan!


Dijalanan Kota Yuan yang cukup luas, tiga orang dengan dua wanita dan satu lelaki membaur dengan kerumunan manusia, Kota Yuan selalu padat dengan manusia, Dari manusia biasa hingga kultivator yang berlalu lalang.


"Sayang! Apa yang kalian inginkan? Aku akan membelikannya, Jangan ragu! Semua hartaku Adalah harta kalian, Jangan takut habis! karna rezeki pasti akan datang"


"Adik Zi! kau mau beli apa?" lirik Cao Ling An kesebelah kiri Zhang San dimana Yue Ao Zisi berada.


"Terserah Kakak Ling An saja, Aku akan ngikut" Sahutnya dengan tersenyum.


Cao Ling An langsung mengulurkan tangannya dengan telapak tangan terbuka keatas.


Zhang San yang mengerti langsung mengeluarkan dua cincin dimensi dari cincin dimensi miliknya. "Pakailah sepuas kalian" Ucapnya lalu memberikan ciuman pada kening kedua wanita itu. "Berhati-hatilah kalian, Panggil aku jika ada masalah" Ucapnya lagi, Lalu membiarkan dua wanita itu beraksi dengan insting belanja mereka.


Sedangkan Zhang San sendiri pergi mencari tempat untuk minum teh. Dia memasuki kedai yang belum pernah dia masuki.


Hingga sore menjelang Dua wanita itu pun datang dengan wajah riang dan saling bercanda mendekat ke arah Zhang San yang sedang menyeduh teh.


"Hoooho betapa sumringahnya kalian, Apakah dapat sesuatu yang berharga?" Tatap Zai kepada dua istrinya lalu menyandarkan punggungnya dikursi dan mulai menyesap teh

__ADS_1


Cao Ling An menarik kursi begitu pula dengan Yue Ao Zisi mereka duduk mengapit pemuda tampan itu lalu salah satu menyahut "Ini rahasia kami para istri, Kamu suami diam saja!" Cao Ling An rupanya yang menyahut tadi.


"Jangan cemberutlah, kita kan sayang!" Ucap Ao Zisi disamping lalu menuangkan lagi Teh untuk sang suami.


Setelah itu mereka berbincang cukup lama dan hampir seharian mereka berjalan bertiga dan tidak ada pengganggu. mereka pun pulang ke sekte.


..............


Satu minggu terlewatkan setelahnya. Hari Pedaftaran dan penerimaan murid sudah dibuka. banyak sudah orang yang berbodong-bondong datang hanya untuk menjadi murid sekte Pedang kebajikan, Bukan hanya orang yang berada pada kota Yuan atau kota disekitarnya. Hampir di setiap klan yang ada di Benua Timur dan Barat mengirimkan anggotanya untuk berlatih di sekte yang di gadang-gadang akan menjadi sekte nomor satu di dua Benua itu.


Dan ada sebagian dari sekte kecil yang mengirimkan Muridnya untuk ikut menjadi murid agar bisa membawa harum nama sektenya dengan belajar disekte Pedang Kebajikan.


Puluhan ribu orang memenuhi halaman yang cukup luas, Pihak Sekte Pedang Kebajikan memang menyediakan lahan untuk hal itu yang sedikit jauh dari bangunan sekte namun masih dalam lingkup Wilayah Sekte itu sendiri.


.................


Terlihat seseorang maju dari barisan para tetua dan langsung berkata "Perhatian, Pertama dan terutama, Kami hanya menerima seribu murid, Dan itu akan dibagi menjadi dua bagian, Yang pertama adalah lingkaran dalam dan lingkaran luar, Kami tidak membedakan dalam hal perlakuan ataupun ada yang berkeluh kesah, karna bagi sekte masa depan kalian adalah hal yang utama dan kalian semua sama dimata kami sebagai murid.


Disini kami memiliki beberapa alat untuk menguji bakat kalian, jika kalian memiliki bakat berwarna Biru, minimal, Maka kalian akan melanjutkan tahap selanjutnya. Tapi jika kalian mendapat bakat berwarna Putih kalian akan langsung menjadi Murid inti tanpa harus melewati seleksi.


Dan jika kalian mendapat Bakat kuning atau orange kalian otomatis gagal, Apa kalian sudah mengerti" Fan Yao yang sekarang bertindak sebagai kepala penyeleksi murid menyapukan pandangannya ke semua orang yang ada disana, Dan melihat mereka dengan hati yang gembira karna dimulai saat ini, Sekte mereka akan menjadi besar, Meskipun pengeluaran juga akan membesar. namun Semua sudah dipikirkan dengan matang hingga tidak adalagi keraguan yang membayang.


Setelah tiga tarikan Nafasnya, Fan Yao kembali membuka mulutnya untuka berkata dengan masih tetap berdiri ditempatnya semula. "Dari kalian yang lulus ikuti arahan tetua yang lainnya, mereka akan langsung mengarahkan ketempat ujian selanjutnya, agar tidak memakan waktu terlalu lama..... Sepuluh orang langsung maju dan sentuh bola energi, Jika sudah selesai langsung berganti"

__ADS_1


Sepuluh orang langsung menyetuh bola energi trasnparan itu dan sepuluh cahaya terlihat menembus langit tapi itu hanya bertahan satu tarikan nafas saja.


Semuanya lulus dengan warna biru "Selanjutnya" Ucap Fan Yao lagi. dan yang lulus langsung diarahkan ke tempat lain lagi.


Begitu terus setiap sepuluh orang akan maju dan berganti hingga waktu menjelang malam, Akhirnya empat ratus orang sudah di pastikan masuk kedalam sekte. Dimana ada seratus lima puluh orang yang masuk dalam lingkaran dalam, dan sisanya masuk lingkaran luar.


Tinggal menunggu satu hari lagi untuk pengujian selanjutnya.


...............


Zhang San duduk bersila di Goa suci paling tengah lalu melempar Pil yang pernah diberikan oleh Zhang Yimin kedalam mulutnya, Pil itu langsung meleleh bagai air yang ditelan langsung menghangatkan perutnya.


Qi yang terkandung didalam Pil itu langsung bergejolak seperti ada ombak dilautan lepas yang membawanya berputar membentuk pusaran pada dantian kemudian menyebar ke setiap meridian. memperlancar sirkulasi darah dan menambah besar urat-urat nadi miliknya.


Zhang San mengontrol energi yang liar itu dengan konsentrasi penuh, Di Tambah penguasaan dirinya pada energi jiwa yang membantu dirinya agar tidak lepas kendali dan gagal dalam peningkatan.


Satu hari belalu, Dua hingga tiga minggu pun telah berlalu, dia tetap dalam keadaan memasuki alam bawah sadarnya lagi dan bertemu dengan seseorang yang begitu mirip dengannya. Namun kini, Orang itu tersenyum kepadanya dan berkata dengan ramah "Aku sudah menunggumu cukup lama untuk sampai pada tahap ini, Jika kau bertanya aku siapa, Maka aku akan menjawabnya, aku adalah dirimu, dan kau adalah aku pada masa lalu, Semua ini terjadi kala pertarungan dimasa lalu, Para dewa penguasa alam hidup damai, namun ada satu orang yang ingin menjadi Dewa Penguasa tunggal hingga menjadikan terpicunya peperangan antar Dewa Penguasa alam.


Tidak ada lagi kedamaian setelahnya. bahkan satu sama lain kami tidak lagi saling percaya.


Hanya ada sepuluh orang yang berada pada tingkat Dewa penguasa alam, dan jika satu orang itu mati, Maka akan datang lagi pengganti dan Semua kultivator yang sudah melampaui Dewa Emas akan menjadi Penguasa Alam selanjutnya menggantikan posisi yang ditinggalkan.


Namun sejak jutaan tahun yang lalu hanya ada beberapa orang yang mampu melampaui batas untuk menjadi penguasa alam"

__ADS_1


__ADS_2