ZHANG SAN

ZHANG SAN
Kedatangan Ming Shao


__ADS_3

Tapak pengguncang semesta..


Wusssh..! Duar.!!


Gunung besar yang tercipta dari imajinasi nya terberai menjadi debu, Kini Teknik Telapak Dunia juga telah meningkat, Tapak yang di kombinasikan dengan Api berwarna Ungu berkali lipat lebih kuat daya hancur nya.


Zhang San sangat puas dengan hasil itu, Tak sia sia dia datang ke pelelangan dan mendapat sumber daya langka...


"Paman Aku akan keluar dulu, Karna ada satu masalah yang harus di hadapi" Ucap nya.


"Baik lah... Tapi apakah kamu tidak ingin berkultivasi dan naik tingkat lebih dulu, Siapa tau musuh mu lebih kuat, Dan kau bisa menaikan tingkat kecepatan seribu tahun dalam menara kultivasi untuk membantu kecepatan kenaikan nya" Han Oyang bicara sambil melemparkan Pil Mutiara Putih Surgawi yang memiliki corak Naga dengan garis garis berwarna emas.


"Ide bagus paman" sembari menyambut sebutir pil yang melayang ke arahnya.


Lalu dia keluar dari tempat larangan dan melesat ke menara kultivasi dan langsung naik ketingkat atas dan menelan Pil Pemulih energi lebih dulu, dia tak ingin terluka karna naik tingkat kekurangan pasokan energi.


Zhang San duduk bersila di sana setelah Energi nya 100% terkumpul, Dia langsung menelan Pil Mutiara Putih Surgawi.


-


-


Raja Ming Shao keluar dari kereta setelah memasuki halaman kediaman penguasa kota.

__ADS_1


Dia hanya membawa 50 pasukan yang terdiri dari dua orang Dewa Bumi tahap puncak, Sedang kan dia berada di dewa bumi tahap menengah, Dan ada lima orang lagi yang berada di tahapan yang sama dengan nya, Dan sisa nya berada di tahap awal dewa bumi..


Penguasa kota melangkah keluar dari dalam rumah ketika melihat itu. Sedangkan Anak nya sudah dia titip kan pada Klan Yue yang tersembunyi.


Penguasa kota sendiri sekarang berada di tahapan menengah dewa bumi, Meski sudah berumur ratusan tahun, Tapi dia belum mampu untuk naik tingkat karna keterbatasan sumber daya di wilayah nya. Tidak seperti wilayah timur, disana meski hanya sedikit kota yang ada. Akan tetapi satu kota saja besar nya bisa seperti dua kota yang ada di barat ini. Dan sumber daya disana lebih banyak juga kekentalan energi lebih kental..


"Salam yang mulia" Ucap Yue Ao Gu dengan menangkupkan kedua tangan nya.


Ming Shao melambaikan tangan nya, "Aku dengar dari utusan ku, Kau sudah menikahkan anak mu dengan orang lain! Benarkah itu?" Dengan nada sedikit tinggi dia bertanya lalu masuk kedalam rumah dan mencari tempat duduk sebelum di suruh oleh yang punya rumah. Sungguh arogan, Dan angkuh yang sudah mendarah daging.


Yue Ao Gu masuk juga kedalam mengikuti dengan tak berdaya.


Di iringi oleh dua orang yang berada di Tingkat Dewa Bumi tahap Puncak. Siapa yang berani menahan mereka, Pasti akan jadi kabut darah. Itu hal yang tak perlu di pertanyakan lagi karna hanya dengan melihat sikap mereka saja sudah bisa di simpulkan itu yang akan terjadi.


"Maaf sebelum nya Raja, Aku juga tidak tahu menahu bahwa anak ku menikah dengan orang yang tidak di kenal, Dan dia tak mau memutuskan hubungan nya, Aku sebagai orang tua terpaksa menerima nya karna anak ku sudah mengandung" Ucap nya berbohong


Dia terhempas dan punggung nya menabrak dinding beton hingga meretak kan nya, Darah muncrat dari mulut nya.


Fu Zingmin melihat dari atas pohon yang agak jauh, dia menekan habis tingkat kultivasi nya agar tak terdeteksi keberadaan nya.


Tapi sayang nya, meski dia menekan habis tingkat kultivasi nya dia tetap ketahuan. Karna yang melihat bukan tingkatan yang setara dengan nya. Orang itu menatap tajam ke arah Pohon yang di tempati oleh Fu Zingmin. Lalu dia terbang melesat ke arah pohon tersebut.


"Mengapa kau mengintai kami?" Tanya nya yang masih melayang di udara.

__ADS_1


Dengan terpaksa Fu Zingmin memunculkan diri nya dengan melayang di udara, Sembari mengirim telepati kepada Lang Ming dan Dua lain nya. Dia ingin meminta bantuan, Karna tak mungkin dia melawan sendirian, jika itu terjadi dia hanya akan menjadi samsak hidup saja bagi orang yang ada di hadapan nya sekarang.


"Maaf aku hanya kebetulan saja berada di sini untuk beristirahat, Tidak bermaksud untuk mengintai" Ucap nya dengan kebohongan yang tak nampak.


"Kau banyak alasan, Sini serahkan cincin dimensi mu, dan patahkan sebelah tangan mu, Maka aku akan membiarkan mu pergi" Ucap nya dengan nada tinggi.


Fu Zingmin berwajah masam, dia terpojok kali ini, Melawan mati, Tidak melawan juga belum tentu hidup utuh.


Menghadapi orang yang berada satu tingkat di atas nya saja dia belum tentu menang, Apa lagi bererusan dengan yang dua tingkat di atas nya.


"Maaf tuan, Aku tak bisa melakukan nya, Meski aku hidup, tapi jika harus kehilangan tangan apa beda nya dengan setengah mati. Aku akan di tindas oleh orang lain nanti nya" Fu Zingmin sengaja berbicara panjang untuk memberikan waktu tiga orang itu datang menyelamatkan nya.


"Aku tidak peduli kau hidup atau mati, yang aku perlukan hanyalah cincin dimensi mu, Itu saja" Ucap sembari mengirim serangkum Angin tajam ke arah Fu Zingmin yang belum siap.


Swooosh... Duaaaar..! Lang Ming dan dua orang lain nya datang tepat waktu dan menahan serangan itu bersama sama. Meski pun terhempas karna efek ledakan. Mereka berempat tetap selamat, Dan mereka langsung melarikan diri selagi debu masih menutupi pandangan.


"Brengsek...! Licin juga dia, Dan siapa yang membantu nya? Biarlah.." Gumama nya lalu terbang turun mendarat di hadapa Yue Ao Gu dan menarik kerah baju belakang nya dan membawa nya terbang rendah dan masuk kedalam rumah.


Sesampai nya di dalam rumah, Orang itu melempar tubuh Yue Ao Gu yang terluka ke hadapan Ming Shao yang duduk dengan kaki menyilang di kursi penguasa kota.


"Ampuni aku Raja Ming!" Ucap Yue Ao Gu sekali lagi.


"Seandainya kau tidak menikahkan anak mu dengan orang lain, pasti semua ini tak kan terjadi. Dan aku bisa memberikan mu hak wilayah yang lebih luas sebagai mahar pernikahan aku dan anakmu" Ucap Ming Shao sambil menatap Yue Ao Gu yang masih tak bisa berdiri karna tulang pinggul nya ada yang patah.

__ADS_1


"Tapi sekarang semua sudah terlambat, Panggil anak dan menantu mu, Aku ingin mereka melihat bagaimana rasa nya jika menentang ke hendak ku" Tambah nya berteriak kepada Yue Ao Gu.


"Putri ku tidak ada disini, Dia ada di Klan Yue sekarang" Sahut nya, Tapi itu adalah kata terakhir yang dapat di ucap kan nya sebelum pedang dingin memenggal kepala nya. Tubuh nya terkulai lemah dengan darah yang menyembur di lantai..


__ADS_2