
"Aku juga tidak pernah menyangka hal ini akan terjadi, jika sebelumnya aku tidak ikut denganmu ke alam dewa, ini tidak akan pernah terjadi" Ucapnya juga memeluk bocah yang dulu pernah ditolongnya itu.
"Inilah namanya benang takdir, Dari pertemuan kita yang tidak disengaja, Sang Author sudah menyiapkan plot untuk cerita kita hingga kau menjadi seorang mertua" Sahutnya sambil tertawa pelan.
"Mari kita rayakan acara besar, Karna sebelumnya aku juga dengan kedua istriku belum mengadakan acara pernikahan secara resmi" Katanya lagi sambil menatap Cao Ling An dan Yue Ao Zisi. dia lanjut berkata "Kalian setuju kan sayang?!"
"Emm" Mereka berdua mengangguk senang.
"Besok akan kita adakan acara ini, Dan aku juga akan mengirim seseorang pergi Ke Klan Yue untuk mengabari, Kabar baik ini"
Mereka berpelukan, dan Yu Ling An yang masih malu-malu juga menerima pelukan calon suaminya itu.
Kabar itu pun segera menyebar didalam sekte dan mereka turut bahagia mendengarnya.
"Beruntung sekali tetua Tian Zhu mendapat Peri secantik mertua Patriak Muda! Andai aku juga bisa memiliki pasangan seperti itu" Ucap orang itu berhayal
"Kau benar! Aku bahkan sempat terpana melihat wajahnya yang bak gadis muda, Jika tidak tau pasti akan menyangka bahwa mertua Patriak itu adalah kembaran dari istri Patriak kita, Karna sulit menemukan perbedaannya jika disandingkan, Tentu aku pun menginginkan hal yang sama dengan mu" Mereka pun tertawa bersama setelahnya.
.................
Bendera berwarna merah berbaris rapi dengan karpet yang juga berwarna merah terhempar di aula pertemuan yang kini di sulap menjadi Panggung pernikahan. Dimana ada lima mempelai dengan dua pasang pengantin saling berbaris menerima ucapan selamat dari semua orang yang hadir..
__ADS_1
Acara sederhana yang di iringi oleh alunan musik serta lagu yang membuai membuat suasana tambah meriah. Menjadi nilai tersendiri dihati para tamu, Menemani mereka menikmati makanan yang sudah dihidangkan.
Malam tiba begitu cepat tak terasa lelah dan penat melebihi dari pertarungan yang panjang kala menyelesaikan acara khidmat.
Dua pasangan yang baru menikah, Terlihat saling menautkan jemari mereka dan saling menatap dengan wajah malu, Terlebih mempelai wanita yang memerah wajahnya. karna sudah lebih dari dua puluh tahun tidak pernah bersentuhan tubuhnya dengan laki-laki lain setelah perpisahannya dengan Cao Mingsun ayah dari Cao Ling An putrinya.
"Apakah kita akan melakukannya malam ini?" Tanya Yu Ling An kepada suaminya yang tidak muda dan tidak terlalu tua dengan sedikit ragu.
"Jika kamu belum siap, Nanti saja, begini juga aku bahagia!" Sahut Tian Zhu "Kita sudah tidak muda lagi terlepas dari penampilan jadi nafsu masih bisa dikontrol" Tambahnya lalu membelai pipi yang merona itu dan menyibak rambut yang menutupi menaruh ya dibelakang telinga.
Sedikit sentuhan itu mammpu membangkitkan rasa yang terpendam jauh, dengan diterangi lilin dan cahaya bulan yang menembus jendela mereka pun mulai menautkan bibir dan melepaskan satu persatu pakaian yang mereka pakai. Dan suara keindahan pun menggema diruangan itu, bersatu padu dengan Suara kenikmatan yang menghiasi malam bagai syair merdu yang diuntai oleh pujangga yang menemukan bulan dalam pangkuan.
Setiap sentuhan ada ******* nafas, Setiap kecupan ada jejak kesenangan yang dalam yang tak terlukiskan kebahagiaan dan berharap rasa itu kan abadi untuk selamanya.
Jejak bahagia terpatri dihati lantaran cinta terus mengalir dari jemari, Dari ucapan dan dari kesenangan dan kenyamanan yang diberi dan mereka dapati.
................
Lima hari setelah acara pernikahan, Kesibukan disekte sudah mulai ramai, Banyak sudah yang datang sebagai tamu, Tidak lain dari Tiga Patriak, Tang, Jing dan Lou serta Long Zhong yang saling berbincang.
Adalagi dari kota lain berbagai perwakilan yang ingin mendaftarkan Klan Mereka atau sekte mereka untuk mengikuti acara pertandingan persahabatan yang akan digelar besok.
__ADS_1
"Patriak Lan! Kau juga disini?" Tanya seseorang dari belakang.
Orang yang dipanggil pun segera menoleh dan berkata dengan santai "Ya, Aku ingin mendaftarkan anggota Klan ku yang mencukupi syarat untuk ikut pertandingan , Selain itu aku juga ingin mengetahui kehebatan sekte yang bisa berdiri dalam satu malam, Aku ingin sekali bertemu dengan Patriak Sekte ini, Kau tentunya juga sama kan?" Tanya Patriak Lan Chuyuan sambil menatapnya menunggu jawaban.
"Ditanya prihal itu jelas aku juga seniat denganmu, Karna aku disini juga akan mendaftarkan anggota Klan Ku, dan sama aku juga penasaran, Katanya patriak sekte pedang kebajikan ini sangat muda namun memiliki tingkat kultivasi ditahap Menengah Dewa Hijau!" Sahut perwakilan dari Klan Min itu.
"Kemana Patriak Min Rey? apakah dia sangat sibuk hingga mengirim perwakilan saja?" tanya Lan Chuyuan
"Patriak sedang melakukan pelatihan tertutup untuk menembus tahap menengah, Sudah beberapa bulan dia melakukan hal itu" Sahut Min Pai, Dia tau Lan Chuyuan tidak berambisi besar untuk menguasai daratan jadi dia mengatakan saja hal sebenarnya. jika dengan orang lain, Tak mungkin dia mengatakan hal itu, Takutnya ada yang tidak suka dengan Klan Min dan ketika mendengar Patriak Min Rey sedang dalam pengasingan mereka akan menyerang Klan.
"Ayo kita masuk! Kita akan lebih leluasa untuk berbincang didalam!"
"Silahkan Patriak duluan!" Ucap Min Pai mengulurkan telapak tangannya dan dia mengikuti dari belakang bersama anggotanya yang akan didaftarkan.
Setelah mereka masuk, Ada lagi satu kelompok anak muda yang dipimpin oleh seorang yang cukup tua, "Sepertinya benar ini Sekte yang katanya berdiri hanya satu malam saja" Ucapnya sambil melihat kearah pintu gerbang yang tidak tertutup. karna bebas bagi siapapun untuk hadir dan menyaksikan pembukaan "Kita akan melihat bagaimana kekuatan mereka" Katanya lagi
"Baik tetua" Mereka dari sekte Bintang Hidup yang berada jauh di kepulauan tapi masih dalam lingkup dua benua.
Mereka datang menggunakan artefak terbang yang mereka beli di benua Selatan dengan harga yang fantastis. Di benua selatan adalah surga bagi para kultivator hebat dan peradaban disana lebih maju dari dua benua yang terpisahkan oleh lautan ganas itu.
Mereka pun masuk dan mendaftar, Setelahnya beberapa kelompok pun berdatangan Untungnya pihak sekte banyak menyediakan tempat untuk para tamu undangan
__ADS_1
"Tak disangka! Tamu yang datang sangat banyak bahkan ada puluhan Klan dan juga puluhan sekte yang sudah mendaftarkan anggota dan murid mereka, Untungnya kita membatasi pendaftar yang hanya lima orang saja yang bisa mengikuti pertandingan, Jika tidak acara ini akan berlangsung lama" Ucap Fan Yao sambil menyesap minuman yang ada ditangannya.
"Aku setuju denganmu tetua Fan" Ucap Yang Xiao, Lalu dia berkata lagi "Semoga dengan adanya acara ini, Pamor sekte kita akan naik dan dapat berdiri sejajar atau bahkan akan menjadi sekte nomor satu seperti waktu kita dialam rendah" Tambahnya sambil menyodorkan makanan ringan yang tersedia kepada tetua Fan Yao