ZHANG SAN

ZHANG SAN
Makam Kuno 3


__ADS_3

"Tinggal sedikit lagi aku bisa memulihkan kekuatan ku sebesar 50%" Ucap sosok kuat itu yang bernama Gong Yan "Setelah itu baru lah mencari pemuda yang mempunyai Jiwa dewa itu" Seringai nya terus menghisap jiwa mantan Dewa.


Zhang San mengedar kan persepsi nya. Dan dia menemukan satu orang tetua yang membantai Para murid Sekte Bintang Terang.


"Kenapa ada seorang tetua yang berada di tingkat suci tahap puncak. Bukan kah ada larangan bagi di atas tingkat Kaisar" Gumam Zhang San.


"Ada apa Kak Zhang?" Tanya Du Anchi pelan


"Disana, Ada tetua yang seperti nya pakaian nya dari sekte Naga Hitam!"


"Benar kah! Bagaimana mungkin bisa?" Sahut Du Anchi cepat, Lalu Mereka berdua saling berpandangan bingung, "Apa mungkin sekte Naga Hitam adalah dalang di balik kejadian di Dunia Kecil ini?" Kata nya lagi


Setidak nya itu lah dugaan mereka. Dan dugaan merka hampir benar.


"Kalian tetap lah disini, aku akan memerikasa nya dulu!" Zhang San langsung melesat naik keudara. Lalu menuju pertarungan yang berat sebelah itu.


Disisi yang lain nya. Yan Yuan terus saja tertawa dan menebarkan kematian, dia menyedot jiwa para murid yang tak mungkin bisa melawan, Hingga tiba-tiba serangan besar mengarah kepada nya.


Boooom...!


Bekas pijakan kaki Ya Yuan tercipta kawah yang dalam, Akan tetapi dia tidak ada di sana. Sebelum nya saat dia merasakan ada nya serangan yang tak mungkin dia hindari. Dia menggunakan salah satu jimat terbaik nya. Jimat Perpindahan instan.


Sedang kan dua teman Fe Dyhao menarik tubuh Fen Dyhao yang sudah terluka berat karna melindungi mereka, Ini bukan pertarungan yang mampu mereka hadapi, dua orang itu langsung melesat membawa Fen Dyhao di tengah meninggalkan ledakan yang masih menaikan debu..


Yan Yuan terlihat sangat marah karna tiga mangsa terakhir belum dia dapat kan. Tapi sudah mendapatkan lawan yang kuat. Lalu dia menatap ke arah Zhang San dari tempat nya sekarang berdiri. "Jadi dia yang di maksud oleh Tuan" Batin nya


Lalu dia berkata "Serangan mu memang kuat anak muda, ikutlah dengan ku menjadi bawahan dewa Gong Yan!" Ajak Yan Yuan kepada Zhang San


"Kau seorang tetua kenapa menghambakan diri kepada dewa yang jahat?"

__ADS_1


"Haha... Kau tidak tau, Tuan ku sebelum nya adalah penguasa alam semesta, Tapi hanya karna kesalahan sedikit saja dia di hukum oleh dewan dewa dan di kurung dalam penjara dewa ini, Jadi jika kau bersedia, Maka pasti kau akan mendapatkan kekuatan yang dahsyat"


"Aku tidak perlu tunduk dengan apa pun dan siapa pun!" Sahut Zhang San karna itu adalah pesan dari Kakek Fei Long nya


"Kalau begitu, Akan ku persembah kan jiwa mu untuk menyempurnakan kebangkitan tuan ku!" Teriak nya yang langsung mengeluarkan pedang nya. Dan mengaliri nya dengan energi berwarna hitam. Kini terlihat bilah pedang yang pada awal nya putih berubah warna. Dan itu seperti mengandung racun


"Teknik Tingkat Ketiga, Amukan Naga Hitam"


Saat teknik nya di keluar kan, Debu-debu mulai terangkat naik. Jubah hitam nya pun melambai-lambai dan seperti nya rambut panjang nya juga terangkat,


Dengan suara rendah Yan Yuan melesat, Merasa jarak sudah cukup dekat dia langsung menebaskan pedang nya secara menyilang dari atas kebawah..


Zhang San menghadang dengan Pedang Bintang di tangan kanan nya yang sudah di aliri dengan energi Bintang, membuat pedang nya berpijar laksana meteorit panas yang siap membelah lawan.


Dentang...!


Zhang San masih tak berpindah dari tempat nya berdiri, bahkan kaki nya masih berpijak dengan kuat di tanah.


Namun itu tidak meretak kan pedang Bintang. Melain kan pihak lawan kesulitan mematahkan pertahanan pemuda itu.


Yan Yuan mundur beberapa langkah, Tapi Zhang San mendekati nya, Dia terus memperpendek Jarak diantara dia dengan lawan nya.


Hingga suatu kesempatan tiba dia mengeluarkan teknik yang biasa dia pakai dalam membungkam musuh nya.


"Teknik Pedang Petir, Tebasan Dua Gelombang"


Slaaaash....! Tubuh Yan Yuan langsung terbagi empat. Zhang San tidak ingin meledak kan nya. Karna takut nya jiwa yang sudah di kumpulkan Yan Yuan akan terpecah.


Zhang San langsung mengambil Cincin dimensi di jari Yan Yuan dan mengeluarkan jiwa yang terkurung di dalam bola energi lalu menyegel nya dengan Segel Kandang Langit..

__ADS_1


Sekarang hanya tersisa satu yang harus di musnahkan. Zhang San menghentak kan kaki nya ketanah dan melompat keudara kemudian terbang menhmgikuti aliran energi Teknik Pelahap Jiwa.


Hingga Zhang San melihat sesosok orang berdiri di udara dengan rambut yang Melambai-lambai menatap tajam ke arah nya.


Dia tak lagi berbicara tapi mengarah kan telapak tangan nya ke arah Zhang San. Terasa oleh Zhang San daya hisap yang ingin menarik diri nya seperti waktu itu. Waktu dia menghadapi orang yang mirip dengan nya.


Namun ini terasa agak lemah. Zhang San mengikuti alur nya sambil menggunakan teknik nya. Setelah dekat dia pun bergerak dan melepaskan teknik nya,


"Teknik Telapak Dunia, Tapak Pengguncang Semesta"


Dua tapak langsung beradu dan udara di sekitar berfluktasi menciptakan riak energi yang saling mendorong.


Zhang San mengaliri tapak nya dengan energi jiwa hingga mampu menekan tapak tangan sosok itu. Dan sosok itu terpelanting, Tapi dia cepat menemukan momentum nya hingga tak membuat nya terjatuh dari ketinggian.


"Memang jiwa Dewa Perang sangat kuat, Jika aku bisa menghisap nya. Kekuatan ku akan sepenuh nya terbuka" Ucap nya dengan suara serak.


Lalu dia bergerak dan menggunakan tinju nya kearah Zhang San yang di lapisi bola energi berwarna merah darah.


"Teknik tingkat ketiga, Tinju berdarah"


Kecepatan yang di gunakan sosok itu sangat cepat seperti kecepatan cahaya yang tak mungkin mudah untuk di hindari oleh Zhang San.


Tinju nya sudah berjarak begitu dekat. Dan Zhang San terbang mundur tak kalah cepat lalu menghentak kaki nya di udara untuk membuat tolakan angin yang mendorong tubuh nya kedepan.


"Teknik Telapak Dunia, Tapak Penguncang Semesta"


Sekali lagi Zhang San menggunakan tapak itu. Karna yang terkuat dari teknik telapak dunia adalah teknik ketiga Tapak Pengguncang semesta.


Bammmm...! Saat telapak tangan beradu dengan tinju terjadi nya gesekan udara yang membuat Raik gelombang angin tak kasat mata yang menggetarkan dunia kecil itu.

__ADS_1


Beberapa orang yang masih hidup sangat ketakutan, Mereka takut tidak bisa keluar dari dunia kecil itu. Sebagian ada yang menyesal masuk. Tidak mendapat mamfaat. Hanya mendapat luka dan sekarat...


__ADS_2