
Aaaaaaaaaaaaaaaaa....!
Binatang yg tenang di kala itu langsung berhamburan ketika mendengar teriakan. Lalu dia menghempaskan tenaga dalam nya. Menyapu pepohonan yg tercabut sampai ke akar nya.
Dia menangis. Menyesal. Lalu dia beeteriak "Dimana pun kalian. Aku akan menemukan nya, dan aku akan menghancurkan kalian karna telah berani menculik istri ku"
Kemudian dia duduk dan berdiam hingga beberapa sa'at.
Ke esokan pagi nya dia berangkat ke Klan Bai lalu menyerahkan satu mutiara jiwa kepada patriak Bai Feng Jiyu dan mengucap kan selamat tinggal.
Lalu dia keluar dari kota menuju kota selanjutnya. Sebelum itu dia mencari sebuah goa untuk mencoba meningkatkan kultivasi nya yg mentok di tingkat kaisar tahap puncak...
Setelah hampir seharian terbang dan dia melihat ada sebuah ceruk yg dangkal. Lalu dia turun dan memasuki nya untuk bersitirahat.
Kemudiaan dia mengumpulkan kayu bakar lalu membakar nya dan mengeluarkan daging yg dia beli sebelum ke luar dari kota.
Tak lupa dia bersihkan. Dan dia beri bumbu penyedap rasa.
Sambil menunggu matang. Dia mengeluarkan cincin dimensi milik Chang Dalue
Ratusan juta keping emas. Dan beberapa senjata tingkat menengah. Dan beberapa ratus rumput roh lalu dia melihat sebuah kotak yg tertutup rapat. Setelah membuka dia tertegun "Apakah ini jamur lingzhi. Betapa beruntung nya aku" ucap nya tertawa. Lalu dia memeriksa lagi siapa tau ada herbal ajaib lagi..
Setelah mencari dia tak menemukan nya.
"Lebih baik aku meramu pil saja" gumam nya. Lalu dia mengeluarkan tungku yg dia simpan dalam cincin dimensi nya.
Setelah itu dia mengeluarkan beberapa rumput roh. Lalu gingseng air. Juga sebatang jamur Lingzhi. Juga beberapa bahan lain nya yg di perlukan untuk membuat pil penerobos alam.
Seperti biasa. Nyala api matahari membakar tungku. Memanas kan nya dengan baik. Setelah merasa tingkat panas nya cukup. Dia mengontrol energi nya lalu memasuk kan semua bahan yg sudah tersedia.
Menunggu beberapa menit lalu dia menangkupkan tangan nya. "Padat kan" ucap nya sambil memberikan suntikan energi jiwa.
__ADS_1
Beberapa menit lagi. Wuuuuuush dua. Tiga, lima buah pil naik keatas. Lalu dia menarik nya dengan energi jiwa nya. Haaap..!!
Lima butir pil penerobos alam berada dalam genggaman nya. "Fuiiih..! Segini saja melelah kan. Rupa nya aku memang harus mencari guru seorang alkemis" ucap nya pelan.
Lalu dia mengayun kan tangan nya. Dengan semangat melahap semua pil yg baru dia buat.
"Tanpa Pil warna biru apa mungkin bisa menerobos" gumam nya. "Coba saja lah" kata nya lagi.
Lalu dia duduk lotus menyerap khasiat yg terkandung dalam pil lalu mengalirkan nya kedalam meridian menuju ke dantian,
Hingga beberapa hari dia dalam keada'an itu. Dia melupakan segala nya tentang dunia...
☆☆☆☆☆
Disisi yg berbeda. Cao ling an sekarang tumbuh menjadi primadona di sekte Angin Hitam. Dengan talenta nya yg luar biasa dia bisa mencapai tingkat kaisar tahap awal di usia yg begitu belia.
Bukan hanya berbentuk keindahan alami. Namun dia kini menjadi salah satu yg terbaik di usia nya. semua orang mengagumi bakat nya..
Nama nya kini bukan lagi Cao Ling An. Dia di kenal sebagai Yun Xia Mei adik nya Yun Hai tetua di sekte Angin Hitam.
Peluh membasahi pakaian nya. Mencetak lekuk indah pada tempat yg tepat.
Dia masih berlatih keras dengan sebilah pedang di tangan nya. Dia berjanji akan membalas kematian kedua orang tua nya. Yun Hai telah mengarang cerita bahwa orang tua nya mati di tangan aliansi putih. Jadi Di hati nya hanya ada dendam tidak ada cinta dan kasih sayang. Yg membuat nya kini berpenampilan sangat dingin dan jarang tersenyum. Dia juga di latih langsung oleh Yun Hai dengan segala teknik kegelapan.
"Xia Mei..!" Panggil Yun Hai. "Ikut lah dengan ku" kata nya lagi, lalu berjalan lebih dulu kedalam rumah yg mereka berdua tempati,
"Xia Mei! kita akan melakukan misi yg di berikan oleh sekte. Bersiap lah. Satu jam lagi kita akan berangkat" ucap nya
"Baik kaka Yun" Sahut nya singkat..
Satu jam terlewat kan, mereka keluar dari sekte angin hitam yg tersembunyi di balik hutan kegelapan.
__ADS_1
Di sebut hutan kegelapan. Karna keberada'an hawa mencekam yg keluar dari energi iblis yg tersegel di dalam sebuah goa. Hingga cahaya matahari pun tak mampu masuk. Saking tebal nya kabut dan pohon- pohon besar serta dedaunan yg banyak menutupi.
Mereka berdua memacu kuda dengan cepat menuju arah keraja'an Hao...
Keraja'an Hao ada lah sebuah keraja'an yg besar juga makmur. Keraja'an itu menguasai beberapa kota dibawahnya dan desa- desa kecil di sektiar nya.
"Ini misi pertamamu Xia Mei, ku harap kau tak mengecewakan ku" Ucap Yun Hai setelah masuk kedalam kota. "Kita cari informasi dulu" kata nya lagi dengan memasuki rumah makan.
Xia Mei hanya mengangguk kan kepala nya. Lalu mengikuti di belakang dengan berjalan pelan.
Dengan memakai pakaian warna merah bergaris hitam. Langkah kaki nya membuat getaran di hati orang yg melihat nya.
Bagaimana tidak, mata indah yg bisa memikat jiwa para lelaki, wajah bulat seperti dewa yg memahat nya. Kulit halus, putih pucat dengan warna merah muda di bibir nya. Tubuh indah sempurna. Pasti kalian pun menghayal kan nya...
Mereka berdua duduk di sudut tempat rumah makan itu. Lalu pelayan datang ke arah mereka dan menawarkan beberapa menu utama di tempat itu.
Pelayan pun pergi setelah mencatat beberapa makanan yg di minta.
Ketika itu, Dari kejauhan seorang pemuda melihat ada nya jejak kerinduan yg terpatri di hati nya. Wajah itu mengingatkan nya kepada istri nya yg di culik.
Dia terus memperhatikan sikaf nya yg sangat berbeda dari orang yg di kenal nya.
"Apakah memang dia. Atau hanya mirip saja." Gumam pemuda itu yg tak lain adalah Zhang San.
Dia hendak berdiri menyapa. Namun sebuah suara menghentikan nya.
"Nona Cantik. Tuan muda kami mengundang anda untuk ketempat nya" tunjuk orang yg berbicara kearah ruangan pribadi.
Terlihat lima orang mendatangi ke tempat duduk Xia Mei dan Yun Hai.
Namun Xia Mei tetap berdiam menunggu makanan tiba di meja nya.
__ADS_1
Beberapa sa'at pelayan datang dan berkata "Permisi tuan." Ucap nya ramah dan menaruh makanan di atas meja. Lalu meninggalkan nya.
"Ayo lah nona. Makan ini akan digratiskan asal nona ketempat tuan muda kami" pinta nya lagi...