
"Benar tetua, Karna mungkin sebentar lagi kediaman Penguasa Kota akan kedatangan Raja Ming Shao, Dia pasti akan membawa paksa Putri ku" Sahut nya dengan nada sedih.
"Pulang lah, dan suruh putri mu ke sini, Aku akan menjaga nya" Sahut orang tua itu, dan dia melanjutkan aktifitas nya.
"Baik, saya akan pulang, Permisi tetua" Yue Ao Gu mundur perlahan lalu berbalik menuju pintu gerbang.
Sebenarnya Yue Ao Gu di dalam Klan tidak terlalu penting kedudukan nya, Maka nya dia sulit meminta bantuan kepada Klan. Meski dia seorang Penguasa kota tapi tetap saja kedudukan nya itu rendah di mata patriak Klan nya tersebut..
-
Terlihat seorang wanita duduk di gajebo di belakang rumah nya yang menampilkan panorama Alam nan indah. Tapi dia tak melihat ke arah sana.
Mata nya terpejam tapi hati nya tak karuan. Dia lah Putri Yue Ao Zisi yang masih terbayang saat pinggang nya di tarik paksa dan mereka menyatukan bibir dan berciuman lama, itu adalah ciuman pertama nya, dan sangat membekas dalam ingatan nya.
"Dia sangat berani bertindak seperti itu" gumam nya kesal, Tapi sedetik kemudian dia tersenyum dan berkata lagi "tapi kenapa aku suka di perlakukan seperti itu, apakah aku menyukainya. Bagaimana jika dia menolak ku lagi seperti tempo hari, Atau dia hanya ingin mempermainkan ku" Dia berdiri lalu mondar mandir sambil terus bergumam sendiri.
"Ada apa dengan putri, Tak biasa nya dia seperti ini?" Bisik dua orang pelayan.
"Mungkin dia sedang jatuh cinta!"
"Jatuh cinta sama siapa, Jangan ngawur!"
"Bukan ngawur, Apa kau pernah melihat seorang lelaki tampan yang berada di kamar tamu?"
"Tidak pernah, Emang nya kenapa?"
"Alah kamu ketinggalan gosip, Putri seperti nya jatuh cinta dengan nya!"
"Setampan apa memang nya, Banyak yang sudah melamar putri, Tapi putri terus menolak nya. Bahkan raja Ming Shao akan melamar nya juga" mereka terus berbisik bisik sambil berjalan..
-
'Paman, Kamu dimana sekarang?' Tanya Zhang San melalui telepati.
'Aku masih berada dipinggiran kota, Ada apa?' Jawab Fu Zingmin.
'Coba Paman cari tempat Vip untuk kita di pelalangan nanti, aku tak ingin berdesakan dengan orang'
'Oke Nak, Paman akan kesana'
__ADS_1
'Maaf merepotkan Paman!'
'Tidak masalah Nak, aku juga ada barang yang ku incar di sana' Jawab Fu Zingmin dia langsung memutuskan sambungan telepati nya.
Sore hari tiba, Zhang San keluar dari kamar tempat nya tinggal. Dia berjalan di lorong kediaman, Sembari mencari Yue Ao Gu. Tapi setelah berkeliling dia tak menemukan nya.
Dia pun berjalan keluar dari kediaman itu dan mengatakan pada penjaga gerbang Penguasa kota, "Jika penguasa kota mencari ku, Katakan padanya aku pergi ke pelelangan"
"Baik tuan muda"
Sesampai nya di pintu gerbang Paviliun Huangfu, Fu Zingmin sudah menunggu nya disana. "Akhirnya kamu datang!" Ucap nya lalu langsung mengajak Zhang San untuk masuk.
Penjaga gerbang tidak mencegat mereka karna mereka sudah tau dengan Fu Zingmin, karna sebelum nya Fu Zingmin sudah menunjuk kan Plakat Vip.
Sampai di lantai dua mereka memasuki ruangan Vip yang di khusus kan untuk orang yang punya uang banyak, Karna untuk memesan ruangan itu perlu mengeluarkan Satu Juta Koin emas, Tapi di dalam ruangan sudah tersedia berbagai makanan dan minuman serta pelayanan ekslusif jika di inginkan.
"Apakah paman tau apa saja yang akan di lelang hari ini?" Zhang San bertanya sambil duduk di tempat yang di sediakan.
"Ada lima macam barang yang akan di lelang kali ini, Pertama Mutiara jiwa yang juga disebut Mutiara Sepiritual untuk menguatkan Jiwa, Kedua Bunga Angrek Darah, Ketiga Karang Kristal, Keempat Api Ungu Jiwa Raja Hewan dan yang kelima adalah Batu meteorit pelangi" Ucap Fu Zingmin dia pun duduk disamping Zhang San.
Mereka berbincang santai hingga Paviliun Huangfu yang hanya memiliki dua lantai penuh dengan orang orang yang ingin melihat jalan nya pelelangan dan sebagian yang benar benar ingin membeli barang yang di lelang.
"Perkenalkan namaku adalah Huang Di!, aku akan bertindak sebagai pembawa acara pelelangan kali ini"
"Langsung saja"
"Langsung saja"
Teriakan berisik memenuhi Lantai satu, mereka sudah tidak sabar ingin melihat barang lelangĀ
"Harap kalian tenang" Ucap Huang Di meredam suara mereka. "Baiklah sesuai permintaan kalian, Buka... ini adalah tiga mutiara Sepiritual, Kalian tentu sudah mengerti dan tau apa kegunaan nya, Angka tertinggi akan mendapatkan nya, Mulai" Tambah Huang Di dan dia langsung melihat antusiame dari para penonton yang hadir.
Mereka trus melakukan penawaran, Hingga mecapai satu juta koin emas dan terjual kepada tamu Vip yang berada di ruang ketiga.
"Selanjut nya adalah Sumber daya Angrek Darah" Teriak Huang Di. Lalu sang wanita membuka penutup nampan dan terlihat setangkai bunga angrek berwarna merah yang memberi kejutan di hati penonton.
"Ini barang langka yang aku cari" ucap seseorang di lantai satu yang melihat Bunga itu dengan mata yang serakah.
"Satu juta"
__ADS_1
"Satu juta seratus"
"Satu juta lima ratus"
"Dua juta"
"Lima juta" Teriak Zhang San.
Semua mata menatap ke ruang Vip nomor lima.
tapi tidak ada lagi yang menawar hingga ketukan palu menyadarkan mereka, dan tepukan tangan mengiringi kemeriahan lelang.
"Baik lah sekarang kita lanjutkan kembali, Buka.. Ini adalah Karang Kristal, Sangat bagus untuk di jadikan bahan pembuatan senjata tingkat tinggi, Mulai tawaran nya" teriak Huang Di.
"Dua juta" Ucap ruangan nomor satu
"Wah ruangan nomor satu langsung menawar dua juta, Ini akan bertambah seru"
"Kau benar, Pasti dia orang kaya dari keluarga bangsawan"
"Dua juta lima ratus" teriak Ruang nomor tiga.
"Wah dia lagi yang menawar, seberapa banyak uang di cincin penyimpanan nya?"
"Mungkin saja ratusan juta kawan!" Sahut teman di samping nya.
"Widih ngeri sekali" Sahut teman sebelah nya lagi.
"Tiga juta" teriak Ruang nomor satu lagi
"Lima juta, Harap tuan ruang nomor satu bisa mengalah, Karna aku memerlukan bahan ini!" Ucap nya.
Semua orang menunggu apa yang akan di lakukan oleh orang di ruang nomor satu. Tapi beberapa lama menunggi tidak ada jawaban.
"Baiklah, Karang Kristal di menangkan oleh Ruang Nomor Tiga, Selamat, berikan tepuk tangan" teriak Huang Di.
Prok prok prok.
"Kita lanjut ke barang selanjut nya, ini adalah Api Ungu Jiwa Raja Hewan, Kalian tentu tau untuk apa ini, dan tidak perlu penjelasan lebih banyak, Kita langsung saja, angkat harga" Teriak nya yang mulai parau.
__ADS_1