ZHANG SAN

ZHANG SAN
Formasi besar


__ADS_3

Wush~~ Pedang Bintang diayunkan kearah Rantai segel yang membelenggu sebuah bangunan kecil itu.


Treeeng!! Terdengar gesekan besi yang memekakkan telinga Zhang San, Setelah diteliti ada keretakan pada rantai segel itu. Membuat Zhang San bersemangat


Kembali Zhang San mengulang, Dengan sekali lagi mengayunkan Pedang Bintang milikinya dan dengan menambah energi jiwa, Berharap ayunan kedua ini akan menghancurkan segelnya.


Peng!! Sriiiing!!


Rantai itu putus dan menghilang. muncul sebuah pintu dihadapannya, Segera dia melangkah dan mendoring pintu yang ada pada bangunan kecil itu


Han Oyang tersenyum lalu muncul disamping Zhang San dan berkata "Cepat masuk jangan ragu" Ucapnya setelah melihat Zhang San berhenti melangkah


Tanpa ragu lagi Zhang San pun mengangguk dan mengikuti Han Oyang yang lebih dulu masuk menembus pintu, Sedangkan Zhang san mendorong pintu itu namun dia tidak memasuki sebuah ruangan melainkan dia memasuki dunia ilusi.


"Kenapa ada dunia ilusi ditempat ini, Dan apakah hemparan tanaman obat serta berbagai macam harta ini juga hanya ilusi?"


"Ini adalah dunia yang aku ciptakan, dan semua ini bukanlah ilusi, aku banyak menyimpan tanaman obat dan berbagai harta, pada awalnya aku hanya iseng saja membuatnya dan tidak menduga bahwa setelah puluhan ribu tahun akan kembali ketempat ini, Dan kau sangat beruntung karna mendapatkan nya, Seharusnya kau menyembahku sebagai seorang guru, Bukan aku sebagai budak" Ucapnya sambil menggeleng kepala sedih.


Zhang San menghempaskan kedua lututnya lalu bersujud. "Maafkan Murid yang tak pernah bersyukur mendapat guru sebaik dirimu" Ucap Zhang San sungguh-sungguh

__ADS_1


"A-apa yang ka-kau lakukan, Aku hanya bercanda saja" Ucap Han Oyang terbata namun setelah melihat Zhang San tidak mengubah posisinya dia pun menghela nafas lagi


"Baiklah, Meskipun aku menjadi gurumu, Tapi tetap saja aku juga menjadi budakmu, karna kita masih terikat kontrak jiwa" Lalu dia berpaling membelakangi Zhang San dan berkata lagi. "Ambilah semua bahan yang ada disini, untuk meningkatkan kualitas Murid sektemu, Jika kebanyakan mereka hanya memiliki tingkat dewa Kuning dan dewa Biru, maka suatu saat akan hancur karna didunia ini yang kuat yang lebih berkuasa, Dan hanya kau satu-satu yang berada pada tingkatan dewa Hijau tahap menengah, Jika kau pergi, siapa yang akan menjaga Sektemu?"


"Guru benar, Aku tidak akan sungkan karna ini pemberianmu" Sahutnya lalu berdiri perlahan dan dengan mata yang berbinar dia langsung membagi tubuhnya dengan teknik Bayangan semu, Zhang San membuat Klon bayangan hingga sepuluh orang lalu memerintahkan semua Klonnya untuk mengambil semua bahan obat yang berusia sudah ribuan tahun, Tapi untuk yang dibawah seribu tahun dia akan tetap simpan sebagai cadangan untuk masa depan.


"Dengan bahan-bahan ini, Aku yakin terobosan besar-besaran akan dialami oleh sekte, Dan sebelum penerimaan murid baru, Aku berharap semua sudah murid inti menerobos tingkat Dewa Biru, sedangkan para tetua menerobos tingkat Dewa Hijau


"Guru! Bantu aku untuk membuat Formasi pertahanan yang lebih kuat, Karna pertahanan sekte saat ini begitu mudah ditembus oleh kultivator tingkat Dewa Merah, Seperti yang terakhir kali, bahkan itu tidak menyulitkannya sama sekali, Jika tidak ada tetua Zhang yang sekarang berada di tahap puncak Dewa Merah, Mungkin Sekte ini akan hancur berkeping" Zhang San meminta sambil menceritakan hal yang baru terjadi.


"Kita keluar dulu, Biarkan Klonmu yang mengambil semua tanaman obat dan yang lainnya" Ucap Han Oyang, Dia langsung melayang menuju arah keluar.


Zhang San mengikuti dari belakang. lalu mereka melayang bersama ke atas menara kultivasi, dimana, disana adalah titik mata Formasi. Zhang San menerima suntikan energi yang dialirkan oleh Han Oyang ke kepalanya tentang bab selanjutnya dari teknik segel langit yang pernah diberikan sebelumnya.


Zhang San mengangguk lalu turun ke tanah dan menancapkan Pedang Bintang ditanah, Lalu dia membuat sebuah gerakan yang terlalu rumit dan cepat, Hingga seorang peniru ahlipun jika ingin menirukan gerakannya harus mengulang.


Dari bilah Pedang Bintang keluar cahaya bintang yang berpijar dan berpendar menyilaukan mata hingga beberapa tarikan nafas lamanya.


Setelah itu Zhang San melihat jutaan pedang seperti pedang bintang mengitarinya, Tapi tidak berbentuk fisik, melainkan hanya energi cahaya saja. Namun jangan main-main dengan itu, Karna jika itu terjadi, Jutaan pedang cahaya itu akan memusnahkan. Zhang San dapat merasakan sesuatu yang mendominasi dari teknik itu.

__ADS_1


Setelah terbentuk jutaan pedang cahaya, Zhang San menengadah ke atas lalu berkata melalu telepati 'Mulailah, aku sudah selesai guru!'


Han Oyang langsung mengeluarkan energi jiwa miliknya dengan banyak, dia tak takut kehabisan energi jiwa. karna jutaan pedang itu juga terhubung dengan jiwanya, Itu bisa mengisi Ruang kosong yang akan dikuras.


"Fornasi Pedang Cahaya besar, Aktifkan!" Ketika telapak tangan Han Oyang menyentuh ujung menara kultivasi, Gejolak energi begitu deras mengarah kepadanya dan memasuki ujung menara.


Banyak yang merasakan kejanggalan yang terjadi itu, Bahkan ada yang berseru, Bahwa akan ada kelahiran sesuatu. namun mereka tidak dapat memastikan akan hal itu. namun yang pasti arah energi yang pergi menuju Sekte Pedang kebajikan.


"Apa yang dilakukan oleh Patriak muda itu, sehingga energi disekitarku menipis dan pergi meninggalkanku, dan malah menuju sektenya" entah siapa yang sedang berbicara namun yang pasti dia tak ingin juga mengganggu kedamaian.


Di kota juga mereka yang berkultivasi merasakan gangguan, karna energi yang mereka kumpulkan langsung ditarik ke sebuah tempat, tentu mereka dapat merasakan kemana perginya energi itu.


Sedangkan didalam Sekte Itu sendiri, Juga terjadi kegaduhan, Tidak terkecuali dalam Goa Suci, Namun mereka tidak ambil pusing, terus saja berkultivasi.


Para tetua dan murid keluar karna merasakan sesuatu yang berbeda mereka memiliki tujuan yang sama, Yaitu menuju Menara Kultivasi dan mereka melihat Patriak muda mereka berdiri seorang diri dikelilingi oleh Jutaan Pedang Cahaya dan mereka mulai dapat merasakan energi dalam sekte bertambah kental, Hingga ada sebagian yang duduk untuk berkultivasi tidak jauh dari menara.


Sesaat kemudian Jutaan pedang cahaya itu berpedar setelah mendapatkan suntikan banyak energi yang masuk melalui celah ditelapak tangan Han Oyang.


Lalu Pedang cahaya itu melayang dan satu persatu membuat barisan dan lapisan yang tersusun rapi seperti sebuah kubah lalu menghilang seperti tidak pernah terjadi apa-apa.

__ADS_1


Han Oyang menghilang dari atas menara, lalu dia muncul kembali disamping Zhang San, "Bagaimana menurutmu? Apakah dewa Merah akan bisa menembus pertahanan ini?" Tanya Han Oyang.


"Aku yakin ini tidak dapat ditembus, Bukan hanya itu aku yakin pedang-pedang cahaya itu akan muncul jika ada orang yang berniat jahat didalam sekte.


__ADS_2