ZHANG SAN

ZHANG SAN
Kericuhan di kompetisi


__ADS_3

"Hei siapa kau? Ini bukan tempat untuk laki- laki." Tanya nya dengan tidak ramah.


"Aku hanya ingin menemui seseorang" jawab nya.


"Kau tak di izinkan. Silahkan pergi" sahut nya ketus sambil menyuruh Zhang san menjauh dengan cara menggerak kan tangan nya.


"Izinkan aku memberikan ini kepada Zhou Ruyue" Ucap nya sambil menyerahkan botol yg berisi pil yg dia racik sendiri.


Lalu dia pergi kembali ketempat duduk penonton.


"Bukan kah ini Pil Penyembuhan tingkat tinggi" lalu mata nya melihat kearah kemana lelaki itu kembali. Lalu dia masuk kedalam tempat medis yg di sediakan oleh Sekte Pedang Kebajikan,


"Kau beruntung junior. Ada seorang lelaki tampan yg memberikan mu ini" serah nya botol kaca berisi pil.


"Apa ini senior" Tanya Zhou Ruyue dengan selidik.


"Ini Pil Penyembuhan tingkat tinggi" ucap nya berbisik agar orang yg ada disekitar tak mendengar pembicara'an mereka..


"Apa senior ingat seperti apa ciri- ciri nya.?"


"Jelas ku ingat. Dia sangat tampan." Jawab nya sambil tersenyum menghayal kan kembali senyum lelaki itu.


"Apa hanya itu senior" tanya nya lagi sambil menggoyangkan tubuh senior yg lagi berhayal.


"Ha haha haha" Dia hanya tertawa seperti orang kehilangan akal. kemudian dia keluar meninggalkan Zhou Ruyue yg lagi kebingungan.


"Siapapun kamu. Aku berterima kasih atas pemberian ini" gumam nya lalu mengeluarkan satu butir dari dalam botol kemudian dia menelan nya.


Setelah itu dia duduk lotus untuk menyerap inti Pil Penyembuhan..


Sementara pertandingan selanjut nya telah di menangkan oleh tim tiga puluh. mereka menang dengan mudah.


"Sekarang kita akan lanjut ke tahap tiga" Teriak Dong Fu yg menjelaskan peraturan tahap tiga.


Para peserta akan mencari sepuluh lencana giok yg ada di dalam dunia kecil. Dan disana tidak dilarang ada nya pembunuhan. Karna siapa yg lebih banyak memiliki lencana giok maka dia lah pemenang nya. Disana para peserta bukan hanya bertarung dengan sesama peserta. Melainkan dengan berbagai monster penghuni dunia kecil itu. Disana juga ada berbagai sumber daya yg bisa kalian dapat kan.


Mereka yg mengerti langsung saja masuk kedalam portal untuk menuju dunia kecil itu.

__ADS_1


Swuuush , Swuuush satu persatu dari mereka memasuki portal dan menghilang.


Terlihat sesuatu melesat keatas lalu meledak.


Booooom....!!


Lalu kekacauan terjadi begitu cepat. Dari barisan penonton banyak yg sudah meregang nyawa. Antara pihak musuh dan pihak keamanan bahkan para penonton biasa..


Swooooosh aray terbentuk dengan cepat mengurung mereka semua..


"Rupa nya mereka sudah mengetahui rencana kita." Ucap Sun Ming dengan kesal karna rencana yg sudah disusun dengan baik ketahuan.


"Kau benar" Ucap Yun Hai yg mendarat disamping nya.


"Terus apa yg akan kita lakukan?" Tanya nya lagi.


"Terpaksa kita menggunakan rencana B. Kita hancurkan mereka walau harus mati" teriak perwakilan tengkorak putih.


Dimana anggota Sekte Pedang Utara" tanya Yun Hai kepada nya.


"Aku disini" Sun Yang datang dari langit lalu turun bergabung.


"Kau penghianat Sun Yang" ucap Chu Feixiang.


"Hahaha hahaha aku tak perduli masalah itu. Yg ku peduli adalah kematian mu. Aku sudah lama membenci mu" setelah menyelesaikan kata- kata nya. Dia langsung bergerak membawa dua pedang yg langsung membabat kearah tubuh Chu Feixiang. Chu Feixiang melompat dua kali kebelakang untuk menghindari amukan dua pedang yg dilesatkan oleh Sun Yang.


"Teknik tingkat kedua, Cakar naga"


BOOMM DUAAAR!!.


Sun yang mundur begitu pula dengan Chu Feixing..


Lalu mereka sama- sama melesat dengan senjata mereka masing- masing.


Sementara di lain tempat di dunia kecil. Yun Xia Mei telah banyak membunuh jenius muda dari berbagai klan dan Sekte..


Dia mengemban misi untuk memangkas bakat muda aliansi putih.

__ADS_1


Shong Yan menghampiri Yun Xia Mei. "Bagaimana keada'an mu cantik?" Tanya nya setelah dekat.


"Emm aku baik- baik saja" sahut nya sambil tersenyum manis yg memikat hati. Lalu tangan nya menghunuskan pedang nya ke arah perut Shong Yan yg masih terlena.


"Ka- kau..!" Guak, darah menyembur di mulut nya membasahi pakaian Yun Xia Mei lalu terjatuh lemas.


Yun Xia Mei menyeka darah yg ada di pedang nya. Kemudian melesat ketempat lain.


Di sisi yg lain nya.


Pertarungan antara Yun Hai dan Dong Fu kian memanas. Dong Fu terus melecut kan Cambuk energi yg memancar kan hawa panas itu ketanah. Membuat nya rekah dan terlihat garis panjang yg terbakar oleh api.


Yun Hai dengan gerak reflek nya terus menghindar sesekali dia melepaskan bola energi kehitaman yg menggemuruh kearah Dong Fu. Namun mereka sama kuat nya. Hingga belom dapat dipastikan siapa yg menang.


Sementara Dong Hu saudara nya Dong Fu melawan perwakilan Tengkorak putih.


Sebagai penguna pedang, Dong Hu dikatakan adalah ahli di bidang nya. dia diberi gelar pedang kilat. Karna kecepatan pedang nya hampir tak bisa di ikuti dengan mata.


Dan di umur nya yg sudah mencapai empat puluh lima tahun. Dia sudah menjadi tetua di Sekte Pedang Kebajikan


Dong Hu menarik pedang tipis yg lentur dari pinggang nya. Dia menebas kan pedang nya ke arah tongkat yg di gunakan oleh Chen Zao.


Treeeeeeng, namun pedang itu begitu lentur hingga bisa berkelok dan melukai tangan Chen Zao.


Chen Zao Dengan tongkat sebagai senjata nya. Dia menghentak kan tongkat nya ketanah. Namun Dong Hu melompat setinggi lima meter hingga terlepas dari serangan yg di lesat kan oleh Chen Zao dan Serangan nya pun mengarah kebangku yg telah di tinggalkan oleh penonton. Dan menghancurkan nya,


Tak berahir disitu. Chen Zao mengangkat lagi tongkat nya keatas dan memutar nya lalu menggumamkan teknik nya.


"Teknik tingkat kedua, Tongkat Ular"


Tongkat nya berubah jadi lentur dan memanjang seperti ular, akan tetapi, Dong Hu juga telah siap dengan Teknik Pedang nya.


"Pedang kilat" gumam nya.


Yg langsung melesat dari ketinggian itu menukik membelah teknik tongkat ular yg juga langsung membelah tubuh Chen Zao dengan beberapa bagian terpisah.


Sedangkan Zhang San menghabisi beberapa orang yg berpakaian hitam. Pedang nya telah berlumuran darah. Han oyang membimbing nya untuk menghabisi beberapa yg memancarkan aura iblis. Dan yg paling kental terasa di antara mereka yg bertarung di arena yg hancur. Ada lah sosok yg bertarung dengan Dong Fu. Tidak lain adalah Yun Hai yg kini telah menggunakan teknik nya.

__ADS_1


"Teknik tingkat kedua, Gerhana matahari" ucap nya lantang dan melompat keatas. Dengan mengangkat tangan nya keudara dia membentuk energi gelap yg seakan menutupi cahaya matahari. Lalu menghempaskan nya kebawah, "Meledak lah" ucap nya...


__ADS_2