
Sebelum terbit matahari, dua orang melesat terbang di udara. Melayang layak nya elang menuju Gunung Kayangan.
Dua hari berlalu begitu saja tanpa ada hambatan yang menghalangi laju terbang mereka. Hanya sesekali mereka turun, ketika waktu menjelang malam untuk mengisi perut yang lapar.
Kini mereka sampai dan mendarat di kaki Gunung Kayangan pada sore hari "Kita istirahat disini paman, Alangkah baik nya, jika kita naik ke atas dengan tenaga penuh" Ucap Zhang San yang langsung menelan Pil Pengembali Energi. Lalu duduk bersila di atas batu.
Fu Zingmin mengikuti nya pula, Dia duduk bersila.
Hingga matahari tenggelam Zhang San baru membuka mata nya, "Kita berangkat malam ini saja paman, Aku harap paman bisa menyusul" Ucap nya lalu berdiri dan mulai menguatkan tenaga di kaki nya hingga tenggelam sedikit lalu dia membuat lonjakan ke atas dan melesat meninggalkan Fu Zingmin yang sudah membuka mata.
Dia juga berbuat hal yang sama dengan apa yang dilakukan oleh Zhang San. Sambil tersenyum dia melesat di belakang mengiringi.
Zhang San melompat ke pucuk pohon dan berhenti sebentar menunggu Fu Zingmin yang terginggal jauh.
Hingga fajar tiba mereka berdua masih belum sampai pada puncak Gunung itu. Bahkan untuk melihat puncak nya saja belum ada tanda tanda nya.
"Sudah semalaman kita terbang, Setinggi apa memang nya gunung ini?" Ucap Fu Zingmin.
"Kalau paman ingin istirahat, Maka berhenti lah" Sahut Zhang San yang melompat kebatang pohon yang terlihat agak miring.
Fu Zingmin langsung mendarat juga di batang pohon yang sama, "Ketika matahari hampir berada di atas kepala. Kita akan istirahat, Kita harus bergegas" Ucap nya sebelum melesat dengan kuat. Menggetarkan pohon yang di duduki oleh Zhang San.
Zhang San berdiri. lalu melesat mengikuti dari belakang.
Matahari sudah hampir berada di atas kepala. Pada Akhir nya perjuangan tidak menghianati hasil. Mereka sudah menembus awan yang menutupi Pegunungan. Dan terlihat indah dari atas sana keajaiban alam yang di ciptakan oleh sang pencipta..
"Kita akan segera sampai, Aku sudah bisa melihat lingkaran cahaya seperti lubang spasial, Mungkin itu mengarah ke alam dewa" Ucap Zhang San.
__ADS_1
Mata tajam nya sangat bermamfaat untuk melihat dikejauhan, Bagai mata elang yang bisa memproyeksikan gambar gambar secara jelas meski dari jarak yang sangat jauh sekalipun.
"Aku sudah hampir kehabisan energi, tunggu aku sebentar saja" Ucap Fu Zingmin dengan nafas yang tersengal sengal.
Zhang San memberikan Pil Pemulihan tinggkat tinggi, Karna dia sudah tak sabar untuk pergi ke alam dewa, Jadi dia bergegas, "Susul aku paman!" Ucap nya.
Kini dia benar benar meninggal kan Fu Zingmin sendirian karna dia sudah merasa semakin dekat dengan portal cahaya spasial yang ada di puncak gunung kayangan itu.
Swoosh... Dengan kecepatan cahaya dia memasuki portal itu...
Sedang kan di alam yang berbeda. Dua penjaga portal dimensi spasial merasakan getaran.
"Seperti nya ada yang menembus Lorong spasial ini, Sudah lama ya tidak ada yang naik ke alam dewa dari alam rendah" Ucap salah satu dari penjaga portal itu.
"Kau benar, Seperti nya sudah ratusan tahun tidak ada yang melewati portal ini, Hei kau junior, Cepat laporkan ke Komandan pasukan Kerajaan langit!" Perintah nya ke salah satu junior yang ikut berjaga disana.
Terlihat dua orang duduk berhadapan, saling berpikir untuk menghancurkan lawan. Ya. Mereka sedang memainkan catur yang memerlukan otak yang cerdas.
"Salam hormat komandan pasukan Elang Langit dan komandan Harimau Bumi"
Dua orang itu melambaikan tangan nya lalu salah satunya bertanya, "Ada apa kau kesini?" Tanya Komandan Elang Langit yang bernama Ming Jun.
"Hamba membawa peritah dari Ketua penjaga di portal spasial, Kata nya akan ada orang yang naik ke alam dewa melewati Portal itu"
"Suruh dia tangani sendiri, Dia kan sudah berada di tingkat Dewa Bumi tahap menengah, dan yang naik ke alam ini paling paling di tingkat dewa Biru tahap awal, Jadi seharus nya dia bisa mengatasi, Pergilah!" Ucap nya
"Kau seharus nya mengirim pasukan kesana, Dari pada mereka makan gajih buta" Komandan Harimau Bumi Ming Yun memberi saran namun tidak di pedulikan oleh Ming Jun
__ADS_1
Dia hanya berkata, "Aku yakin mereka sanggup, Jika tidak sanggup mereka akan melapor lagi, Sudah tak usah pikirkan mereka, Mereka juga berjaga hanya makan gajih buta"
Swooosh..!
Zhang San keluar dari portal dimensi itu dengan hati yang bahagia, "Akhir nya aku bisa menginjak kan kaki di alam ini, kakek Fei, Aku akan mencari mu" Ucap nya sambil menggenggam Cincin giok yang di buat nya menjadi buah kalung.
Dia mengedarkan pandangan nya ke sekitar dan mendapati sembilan orang yang memakai Jirah perak mengelilingi nya, Dan salah satu orang yang memakai jirah berwarna perunggu maju mendekati Zhang San dengan terbang perlahan.
"Kau telah memasuki Alam kami, Dan kau harus di tahan lebih dulu, dan kau harus bekerja secara cuma cuma di tambang kami" Ucap sosok itu
'Rupa nya orang orang ini yang menangkap teman dan saudara nya paman Fu Zingmin' batin nya "Apa hak mu untuk menangkap ku, Bukan kah ada hak kebebasan bagi setiap kultivator" Sahut Zhang San yang tak ingin di tangkap.
"Huh, Hanya dewa Biru tahap awal saja kau mau melawan peraturan yang di buat oleh raja kami, Meski kau bisa bebas dari sini, tapi kau tak mungkin selamat di alam ini, di bawah kekuasaan raja kami" Ucap nya mengancam.
"Oh begini kah sikap para dewa yang di kagumi oleh orang di alam bawah, Aku tak menyangka sikap kalian lebih rendah dari alam rendah" Tatap Zhang San tajam.
"Bangsat, Kau menghina kami, Lumpuhkan dia!" Perintah nya kepada sembilan orang yang berjirah perak itu.
Mereka semua mulai bergerak meninju, menendang dan menebas dengan pedang. Serta menusuk dengan tombak.
Swooosh...! Fu Zingmin tiba dan melihat Zhang San di kroyok dia langsung melompat ke tengah dan menendang salah satu nya
Braaak..! Satu orang terpelanting dia dikirim paksa mundur kebelakang dengan tendangan dari Fu Zingmin.
"Brengsek, Dua orang tidak masalah. Kita ada sepuluh" Ucap pemimpin penjaga itu menyemangati, Tapi dia masih berdiri tidak ikut meremaikan pertarungan.
Zhang San menyikut dan memukul dengan tinju nya. Ini murni dengan kekuatan fisik nya. Dua orang terpelanting dan terjatuh ke tanah. Terlihat kepulan debu terangkat saat dua orang itu terjatuh...
__ADS_1