ZHANG SAN

ZHANG SAN
Cerita


__ADS_3

Zhang San segera memeluk tubuh ramping itu, Dia mendekap dengan sangat lama, Terasa tidak pernah ingin melepaskan pelukan itu, Tapi Cao Ling An melepaskan dekapannya. "Ibuku sedang bertarung dengan seseorang" Ucapnya lalu berdiri.


'Ibu...?' Zhang San langsung mengedarkan persepsinya dan merasakan ada dua orang sedang bertarung di seribu meter jauhnya.


"Ayo aku akan mengantarmu kesana" ucap Zhang San langsung meraih pinggang Cao Ling An dan membawanya terbang ke arah tujuan.


...............


Sementara di tempat lain, Meskipun sama-sama di tingkat dewa langit tahap puncak, Tapi perbedaan pengalaman disini yang membuktikan kelayakan pemenang.


"Menyerah saja An'Er" Ucap Xia Hai lagi di sela pertarungan mereka. "Kau tak bisa membunuhku dengan tatapan seperti itu, Menurutlah dan jadi selirku dan juga serangkan Bola Dunia itu kepadaku" Dengan senyum yang masih tenang.


"Jangan berharap sesuatu yang tidak mungkin, Cuih... Aku lebih memilih hidup baik dan membunuhmu" Ucap Yu Ling An.


Dia semakin mengeratkan pegangan pedangnya. Sudah banyak teknik yang dia keluarkan, Namun masih tidak bisa memberikan luka fatal hanya beberapa goresan yang tidak berarti, Meskipun dia belum mendapat luka juga dari tubunya. karna Xia Hai masih menahan kekuatannya.


"Jika kau ingin mati aku bisa mengabulkannya, Setelah kau mati aku bisa melakukan apapun yang ku inginkan pada tubuh itu, Hahaha" Xia Hai tertawa setelah mengatakan keinginannya.


"Dasar bajingan, Biadab" Rutuk Yu Ling An.


Xia Hai melesat menyerang, Kini dia tak lagi bertahan, dia harus menjinakkan wanita keras kepala itu.


"Teknik Pedang Bayangan" Gumamnya.


Terlihat pedang Xia Hai memecah menjadi beberapa bayangan pedang dan berputar dengan ujung pedang menghunus kedepan.


Yu Ling An menangkis dengan sekuat tenaga nya dan dengan teknik Seribu Bunga yang membantunya menangani banyak bayangan pedang yang mengarah kepadanya.


Tak sampai Dengan teknik itu saja, Kini Xia Hai kembali mengeluarkan Teknik lanjutan dari teknik Pedang Bayangan.


"Auman Singa Bayangan" Teriaknya.


Hampir semua kekuatan yang dimilikinya dia kerahkan dalam teknik itu, Dia melompat tinggi ke langit dan memperagakan tekniknya hingga siluit kepala singa terbentuk kemudian dia memuntahkan serangannya.


Swooos... Angin menderu dengan kencang.


'Ini adalah teknik terkuat dari Klan Bayangan, Sungguh kekuatan yang dahsyat, Aku merasa kecil dihadapannya, Maafkan aku anakku, Mungkin ibu akan mati'

__ADS_1


Yu Ling An membuat pertahanan yang cukup kuat, dia memaksakan tekniknya Dengan membentuk gelombang teratai yang mengelilingi Tubuhnya. pertahan berlapispun tercipta.


Boooooom...! Serangan itu menghempaskan debu dan meluluh lantakan pijakan Yu Ling An sebelumnya dan menekan pelindung yang menjaganya


Retakan dari bola teratai terlihat dari dalam, Dengan air mata yang menetes dia pun berkata dalam hati 'Maafkan aku semuanya. aku belum bisa membalaskan dendam kalian, Ayah, Ibu, Kakak, dan kalian yang sudah lebih dulu tiada'


Yu Ling An memejamkan Matanya dan berpasrah diri dalam perlindung teratai yang dibuatnya. Karna Pelindung itu sudah tidak lagi bisa bertahan lama.


Dan benar saja, Kretak.... Pyaaar....


seperti kaca yang pecah pelindung itu hancur.


Tapi serangan itu masih berlanjut.


Swossh.... Satu sosok melesat dan meraih tubuh Yu Ling An yang sudah pingsan dan langsung menghilang dalam ketiadaan


Duaaaaar.....! Serangan Dahsyat itu terhentak ketanah sedetik setelahnya.


"Heeem, Siapa yang berani menyelamatkannya"


.............


Sebelumnya dia sudah mengirim Cao Ling An kedalam Dunia Jiwa.


Zhang San meletakkan Tubuh yang sangat mirip dengan istrinya itu, 'Apakah mungkin ibunya sebegitu mudanya seperti dua orang kembaran' Dia sulit memikirkan hal itu.


"Bagaimana keadaan ibuku? dan kita dimana sekarang?" Tanya Cao Ling An.


"Kau berada di kediamanku, Dunia Jiwa, minumkan ini untuk ibumu" Zhang San mengulurkan Sebutir Pil ditelapak tangannya.


Cao Ling An segera menyambut Pil itu sambil bertanya "Dunia Jiwa, apakah seperti dunia kecil milik ibu?"


"Ibumu punya dunia Kecil, Tapi entahlah mungkin sama, Aku tidak terlalu mengerti juga" Sahutnya sembaribmenggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Dudukkan Ibumu, Aku akan memberikan energiku, Dan kau masukkan Pil itu kedalam mulutnya" Pinta Zhang San


Cao Ling An langsung melakukannya dan Zhang San duduk dibelakang Yu Ling An.

__ADS_1


Hingga beberapa menit berlalu, Yu Ling An pun tersadar dari pingsannya dan mendapati wajah putrinya berada tepat dihadapannya.


Yu Ling An langsung memeluk putrinya dengan erat.


"Siapa yang menolong kita Nak?" Tanya Yu Ling An yang belum menyadari ada orang dibelakangnya karna kekuatannya belum pulih.


"Dia dibelakangmu Bu" Sahut Cao Ling An dengan menundukkan wajahnya


Yu Ling An Langsung berbalik dan melihat pemuda tampan yang seumuran dengan putrinya.


"Hai Bibi" Sapa Zhang San


"Hemm, Terima kasih kau sudah menolong kami berdua, Entah bagaimana caranya agar bisa membalas kebaikanmu"


"Tak perlu dibalas, Aku bahagia bisa bertemu kembali dengan istriku" Sahutnya dengan senyuman.


Mendengar kalimat Istri Kening Yu Ling An bertaut "Istri... Apakah mungkin kau suami putriku dari alam rendah?" Tanyanya dengan terkejut.


"Benar Bi, Kalau boleh tau ada permasalahan apa bibi dengan orang yang sebelumnya bertarung dengan bibi?"


Yu Ling An pun mulai mengingat masa lalunya dan mulai bercerita karna dia percaya dengan pemuda dihadapannya...


Mereka adalah Klan Bayangan dan yang ku lawan itu adalah tuan muda Klan Bayangan.


Klan Bayangan berada ditempat tersembunyi, mereka adalah salah satu penguasa diwilayah timur yang sekarang menguasai berbagai klan Kecil dibawahnya.


Sebegai klan teratas, Mereka memiliki eksistensi tinggi dan sudah banyak Klan besar yang mereka hancurkan jika tidak mau bergabung dengan mereka dan tunduk dibawah perintah mereka.


Salah satunya adalah Klan Yu yang berada di Alam Dewa ini, Klan Yu dan Klan Bayangan pernah bersinggungan hanya karna Aku menolak menikah dengan tuan muda pertama mereka Xia Hai itu dan memilih pergi dan hamil diluar nikah dengan lelaki yang dianggap tidak jelas di alam rendah. Yaitu ayahnya Putriku ini,


Karna penolakan itu, Xia Hai meminta kepada ayahnya untuk menggerakan pasukan Klan dan menghancurkan Klan Yu hingga ke akarnya.


Kakakku Yu Taiba dan Yu Tai Buki pergi kealam rendah untuk menjemput ku adik perempuan satu-satunya tanpa mereka tau Klan Yu dan Klan Bayangan sudah berperang. dan ketika aku dan kakakku kembali ke Alam Dewa, Kami di kejutkan dengan pemandangan yang mengerikan.


Dari kejauhan terlihat Asap yang membubung tinggi hawa kematian yang menyeruak dan juga kehancuran sebuah Klan yang selama ini Kami tinggali.


Kami bertiga pun tercengang dibuatnya. lalu kami bergegas untuk mendekat, Di pertengahan jalan kamu bertiga dihadang oleh anggota Klan Bayangan yang menemukan kami

__ADS_1


__ADS_2