
Yu Qin Chang terbang ke arah Zhang San. Namun setelah dekat dia berhenti karna terkejut. Zhang San hilang dari tempat dia berdiri. Dan semua musuh pun menghilang. "Apa yang sebenar nya terjadi?" Dia kebingungan dengan hilang nya semua orang.
Lalu dia kembali ketitik temu lagi. Lalu mengajak anggota nya untuk membantu ayah nya. Mereka lalu terbang bersama..
Sesampai nya di tempat pertarungan.
Terlihat Yu Tai Ba sudah kelelahan dan juga banyak mendapat luka. Begitu pula dengan Yan Li-Mau. Namun mereka masih sama- sama mengadu pedang. Lagi dan lagi. Ledakan demi ledakan terjadi. Pedang Hitam Yan Li-Mau memancarkan aura ke tidak nyamanan. Seperti raja yang memandang bawahan. Yang memaksa Pedang putih milik Yu Tai Ba untuk tunduk di bawah dominasi nya.
Faktor usia meski menang pengalaman. Membuat Nafas Yu Tai Ba sudah agak berat. Dan tubuh nya mulai tak seimbang di udara. Dia pun turun perlahan kemudian dia duduk dengan satu kaki setengah berdiri.
Begitu pula dengan Yan Li-Mau. Dia pun turun namun dengan cara menukik setelah melihat Yu Tai Ba kehabisan energi.. Hembusan angin terdengar nyaring ketika kecepatan itu seperti cahaya. Hilang. Dia hilang dari pandangan. Tiba- tiba sudah berada di dekat Yu Tai Ba dengan pedang yang terangkat ke atas, siap untuk membelah, tak akan ada yang bisa lepas dari pedang itu. Yu Tai Ba pun tak mungkin sempat untuk menghindari nya. Namun sedetik kemudian.
*DENTANG...! Bunyi pedang terdengar kasar karna berbeturan dengan pedang, pedang menahan pedang.
Ya, Dengan teknik pedang kilat. Dong Hu sempat menahan tebasan pedang Yan Li-Mau dari bawah. Kemudian Dong Hu mengangkat tinggi pedang nya tapi Yan Li-Mau terus menekan nya kebawah, setelah lama dalam posisi itu. Sebuah serangan menghantam tubuh Yan Li-Mau.
Yu Qin Chang dengan kekuatan tingkat Kaisar tahap menengah nya. Mengirim teknik terkuat nya. "Teknik tingkat Ketiga, Kristal Keabadian"
Swoooosh..!! Braaaaak..!
Tubuh itu langsung terpelanting beberapa kali terbentur pohon dan batu, dia terseok dalam parit yang cukup dalam.
Meskipun tidak terlalu kuat serangan itu bagi tingkat suci. Namun serangan yang telak mengenai nya akan tetap terasa sakit..
__ADS_1
Dia bangkit perlahan dengan bertumpu pada pedang nya. Lalu menyeka darah yang ada di pelipis mata nya.. dia mengambil pil pemulih energi dari cincin dimensi nya..
"Ayah duduk lah dulu. Biar aku yang menghadapi nya" Ucap Yu Qin Chang sambil memberikan Pil penyembuhan.
"Jangan Chang'er dia bukan lawan mu" pinta Yu Tai Ba kepada anak kesayangan nya itu.
Langkah kaki Yu Qin Chang terhenti. Dia tak ingin melanggar ucapan dari Ayah nya. Namun di satu sisi dia harus segera membunuh Yan Li-Mau jika tidak urusan nya akan susah..
"Biar aku saja" Dong Hu tidak menunggu jawaban dari kedua nya dia langsung melesat membawa pedang tipis nya yang lentur namun mempunyai ketajaman yang bisa membelah batu.
"Teknik tingkat ketiga, Pedang Kebajikan" teriak nya sambil bermanuver dari atas kebawah. Dari samping kanan ke kiri untuk membingung kan Yan Li-Mau. Kemudian dia berhenti tepat di belakang Yan Li-Mau. Namun Yan Li-Mau masih dapat merasakan jejak energi di sekitar nya dia pun langsung berpindah tempat dan berbalik badan.
Dia memasang pedang hitam nya di depan dada. Lalu menarik kaki nya dan menendang Dong Hu. Namun Dong Hu berkelit kesamping kiri dan menebaskan pedang nya lagi di pinggang kiri.
Dengan Kecepatan pedang yang tak mampu lagi di lihat mata oleh Yan Li-Mau. Hanya fluktasi udara yang terlihat disana. Set..!!
Darah menyembur dari sana. Setelah mengalami luka Yan Li-Mau segera mudur ratusan langkah melompat kebelakang. Dia memegang pinggang sisi kiri nya yang terus mengeluarkan darah.
Lalu dia melihat keatas langit karna mendengar suara gemuruh. Seperti sebuah serangan.
BOOOOOOM...!! Dong Hu terlempar karna tak menyadari serangan yang datang dengan cepat.
Seluit luar biasa turun dari ketinggian. Dan menapak kan kaki nya ketanah dia berdiri di samping Yan Li-Mau yang sangat berharap kedatangan nya dengan cepat.
__ADS_1
Terlihat ada selubung aura yang mengelilingi tubuh nya.
Blink.!! Dia hilang dari samping Yan Li-Mau lalu datang dengan tiba- tiba dengan uluran tangan nya mengarah ke tenggorakan Yu Qin Chang lalu membawa nya terbang dengan kecepatan cahaya kelangit. Terlihat dari mata semua orang. Dua orang itu seakan mengecil karna terlalu tinggi. Lalu Yu Qin Chang dilempar dengan kecepatan cahaya lagi kearah tanah Boooom..! Tubuh nya terangkat kembali setelah menyentuh tanah. Seolah karet yang memantul. Darah menyembur dari mulut nya. Dan dia tak bisa bangun lagi. Mungkin ada banyak tulang belakang yang patah.
Yu Tai Ba terkejut bahkan dia tak sempat bereaksi untuk menolong anak nya. Bahkan Dong Hu juga tak Percaya dia terlambat meraih tubuh Yu Qin Chang.
"Kau terlalu berani membunuh penerus ku" ucap nya kepada Yu Qin Chang yang sudah tak bisa bergerak. Hanya mata yang terlihat bergerak menandakan dia masih hidup.
Lalu Yan Shuilong membentuk energi seperti pisau tajam yang dilapisi oleh api merah. Lalu dia menghilang lagi dan muncul di samping Dong Hu lalu menancapkan nya di paha nya. "Aaaaaaakh" Dong Hu berteriak keras.
Dan hilang lagi dan muncul lagi di anggota klan Yu yang lain nya. Dia melakukan hal yang sama kepada mereka, namun ini dengan penekanan. Ada yang meledak menjadi kabut darah. Ada yang meledak menjadi kembang api.
Lalu dia muncul perlahan di hadapan Yu Tai Ba. Lalu dia berkata sambil mengeluarkan tekanan tingkat setengah dewa milik nya. "Ingatlah, aku orang yang paling tinggi tingkatan nya sekarang. Aku akan menguasai benua Tianwu ini. Dan ingat hari ini adalah hari berakhirnya semua keturunan mu. Kau akan menyesali nya seumur hidup mu"
Patriak Yu tak bisa bergerak karna dia berada dalam tekanan. Lalu teriakan dari mulut nya keluar. Mana kala salah satu tangan nya tanggal dari tubuh nya....
Zhang San keluar dari dunia jiwa nya. Dan mendapati semua orang tidak ada di sektar nya. Lalu dia mengedarkan persepsi nya. Dan menemukan sebuah aura yang sangat kental dengan niat membunuh. Lalu dia langsung melesat terbang dengan kecepat maksimum nya.
Sesampai nya di tempat pertarungan. Dia melihat satu sosok kuat yang telah melepaskan serangan berbentuk pisau ke arah Dong Hu yang tak lagi bergerak karna tekanan.
Zhang San langsung mengeluarkan aura pedang nya untuk menghilangkan aura membunuh dari sosok itu, sambil melepaskan satu pedang aura kearah nya...
Awal hari untuk bekerja. tetap semangat. dan jaga kesehatan. jangan lupa klik Like lalu isi kolom komentar dengan kata yang baik. semoga semua mendapat berkah 😁😁😁😁
__ADS_1