ZHANG SAN

ZHANG SAN
introgasi


__ADS_3

Patriak Wei Busy melihat dengan teliti. Dia merasa sangat familiyar dengan tato yang ada di pergelangan dua wanita itu.


"Apa kau mengenal mereka patriak?" Setelah melihat tatapan yang tak berhenti dari Wei Busy Zhang San pun menanyai nya.


"Seperti nya aku pernah melihat tato yang ada di pergelangan tangan mereka berdua itu tuan muda" tunjuk nya, "tapi belom bisa memastikan nya. Lebih baik sadar kan dulu Baru di tanyakan" kata nya lagi sambil mengingat ngingat dimana dia pernah melihat.


Wei Lang tanpa disuruh mengambil air satu ember lalu menyiram kan nya ke wajah dua wanita itu.


Mereka berdua langsung membuka mata dan memegang tengkuk kepala mereka yang sakit. Lalu terdengar sebuah suara "Hai... apakah tidur kalian berdua puas?" Lang Ming bertanya seolah mereka hanya tidur. Padahal pingsan karna di pukul oleh Lang Ming sendiri di tengkuk mereka.


Sebelum nya saat Lang Ming menancapkan tongkat sakti nya kedalam lembah tak berujung , Lang Ming sudah merasa ada nya kejanggalan saat penciuman nya seolah mengatakan ada niat tersembunyi dari dua wanita itu.


Namun Dia tetap berpura- pura dan terus memainkan peran nya dengan salah satu diantara mereka, dia sadar saat itu merasakan ketat yang mengapit tongkat sakti nya seakan membuka untuk yang pertama. Namun kewaspadaan nya tetap menjaga mata nya terus memandang wanita satu nya yang belom menanggalkan pakaian nya. Saat dia melihat bilah belati kecil terpantul dari cermin baru dia menyadari niat mereka berdua sesungguh nya.


Lalu dengan perhitungan mantap setelah wanita itu mendekat dia menangkap belati itu dan memukul kepala belakang sang wanita dengan pukulan sedang membuat nya pingsan seketika.


Sedangkan yang berada di bawah nya meronta ingin lepas dari tongkat sakti yang tertanam dalam. Sempat mengeluarkan energi tapi tak sempat melepaskan karna tongkat sakti bergerak menghujam, hingga menghilang kan konsentrasi nya. Antara nyaman dan sakit menyerang bagian bawah nya.


Setelah mencapai ******* nya, wanita itu pingsan dengan sendiri nya..


Pada awal nya mereka berdua adalah anak baik, tapi demi orang tua mereka pun harus berkorban, dan sepakat akan mengorbankan tubuh mereka sebagai umpan menangkap atau membunuh target, pikiran yang sangat bodoh bukan. namun itu harus dilakukan jika tidak kematian akan menjemput orang tua. Itu lah yang mereka pikirkan.


Dua wanita itu hanya lah berada di tingkat kaisar tahap awal. Mereka memang di tugaskan untuk menangkap target dengan pengorbanan tubuh mereka.

__ADS_1


"Kau....." tunjuk salah satu diantara mereka yang bertugas membunuh, terlihat kebencian yang dalam dimata nya. lalu dia melihat sekitar nya. "Kita di kepung kakak!" Ucap nya berbisik kepada wanita disamping nya yang ternyata adalah kakak nya sendiri.


"Kau benar adik," setelah berucap dia mengambil pisau kecil lalu menusuk jantung nya. Namun energi sepiritual milik Zhang San menahan mata pisau agar tidak menembus dada nya.


"Kau di beri kesempatan hidup oleh Tuan muda ku. Katakan lah siapa yang menyuruh kalian mengincar kami? Jika tidak, kematian yang sulit akan kalian dapat kan!" Lang Ming bertanya kembali dengan tatapan tajam.


Melihat tatapan tajam dari Lang Ming yang menatap nya seolah binatang buas yang siap memangsa, membuat mental nya menciut dan sangat mengingat Lang Ming melanggar nya membuat hati nya terenyuh, lalu wanita itu pun berkata, "Aku Feng YingYu dan ini adik Ku Feng Yaya. Kami terpaksa melakukan ini karna orang tua kami di tangkap oleh mereka. Kami di tugas kan untuk menangkap kalian hidup atau mati" ucap nya sambil menangis lalu Feng YingYu menatap Lang Ming. "Sekarang bunuh lah aku. Tapi jangan adik ku. Ku mohon selamat kan juga orang tua ku"


"Jangan kakak. Kau sudah berkorban tubuh untuk orang ini" tunjuk nya pada Lang Ming dengan kebencian,


sedangkan Lang Ming hanya tersenyum kecut mendengar kalimat itu.


"Setidak nya, Bairkan aku yang berkorban nyawa sekarang, kau tetap lah hidup" kata Feng Yaya menambah lagi perkataan nya.


"Uhuk.. Uhuk..." Zhang San pura- pura batuk untuk menghentikan mereka dari semua hal yang tidak berarti. "Kalian akan tetap hidup, jadi sudahi perdebatan kalian yang tidak berarti.... Kelompok mana yang mengincar kami? Jelaskan dengan terperinci," Zhang San yang sekarang bertanya.


Feng Yaya langsung menjawab nya. "Kalajengking Merah" dia menjeda ucapan nya. Sekedar menarik nafas untuk melegakan rongga dada nya. "Alasan nya karna kalian telah membunuh Bing Jai kaki tangan mereka di kota ini! Hanya itu yang aku tahu" Sambung Feng Yaya lagi.


"Hemmm, aku akan membantu, sebagai ungkapan maaf ku kepada kakak mu" ucap Lang Ming yang lebih dulu menyela pembicaraan mereka.


"Terima kasih" sahut Feng YingYu yang mulai tersenyum kembali setelah mendengar ucapan Lang Ming yang sudah mengambil tempat pertama di lembah yang tak berujung milik nya.


"Kita langsung kesana saja, tunjuk kan jalan nya" ucap Zhang San yang tak ingin melihat drama diantara mereka.

__ADS_1


Lalu Zhang San mengalihkan pandangan nya kepada Wei Busy. "Maaf patriak kami sudah mengganggu waktu anda, kami akan pergi ke tempat Kalajengking merah..."


"Apakah kami bisa ikut, kami juga ingin membantu" ucap Wei Busy menawarkan diri.


"Terserah saja" sahut Zhang San yang berpikir lebih banyak orang lebih baik, dia tidak tau musuh seperti apa yang menanti.


"Tunjuk kan jalan nya" ucap nya kepada Feng YingYu lalu memberikan Pil penyembuhan tingkat tinggi.


Semerbak harum Pil tercium di hidung mereka semua. Sekali lagi membuat Patriak Wei Busy terkejut. "Bukan hanya kuat, bahkan dia mempunyai Pil penyembuhan tingkat tinggi yang hanya di miliki oleh Klan Besar. Tapi dari Klan mana sebenar nya pemuda ini" batin nya.


Zhang San tak tau apa yang di pikirkan oleh Wei Busy, "Paman..... paman pernah bilang bahwa pedang bintang bisa terbang, apakah bisa terbang dengan banyak orang?" Tanya nya melalui telepati kepada Han Oyang.


"Kau belom bisa menggunakan kekuatan penuh nya, Hanya jika kau sudah berada di tingkatan Dewa Langit tahap puncak maka kau bisa memperbesar pedang bintang sesuka hati mu.


Sekarang bisa di katakan kau berada di tingkat Dewa Bumi tahap awal. Tapi aku yakin jika kau bertarung dengan Dewa Bumi tahap menengah akan tetap imbang. Dah bahkan kau bisa melawan dewa bumi tahap puncak jika menggunakan kekuatan tersembunyi mu" tutup Han Oyang.


"Kita lewat darat saja" Ucap Zhang San kepada yang lain nya dan dia melesat lebih dulu.


Lang Ming mengerti dengan maksud dari Tuan Muda nya. "Aku harus secepat nya memulihkan tingkat kekuatan ku agar bisa terbang juga. Aku tak ingin di kasiani oleh tuan muda seperti ini lagi" sambil membatin dia terus melesat berlari dengan cepat.


SWOOOSH...!


"Terima kasih tuan muda" ucap nya saat berada di samping Zhang San. Namun di tanggapi dengan anggukan saja.

__ADS_1


Feng YingYu berada di depan dengan adik nya Feng Yaya yang berlari dengan kencang sebagai penunjuk jalan...


__ADS_2