ZHANG SAN

ZHANG SAN
Memperbaharui Teknik


__ADS_3

"Tidak banyak Tuan Muda, hanya beberapa informasi tidak penting, Aku melihat dari arah barat ada sebuah pasukan yang muncul, seperti nya mereka sedang mengawal orang penting yang berada dalam kereta.


Mereka terdiri dari beberapa orang yang berada di atas tahapan Bumi menengah, Dan sebagian dari menengah kebawah mungkin mereka akan sampai dalam kurun waktu dua hari, karna mereka terlihat berkuda saja "


"Seperti nya itu adalah pasukan Raja Ming Shao, Intai mereka dan kabari lagi nanti aku, Hong Kong, Ken Zuo, Kalian berdua temani Lang Ming" pinta nya dan langsung di angguki oleh mereka.


"Liu Bai, Kau ikut aku, Paman Fu, Bagaimana dengan mu?" Tanya Zhang San menunggu jawaban.


"Sudah aku putuskan aku akan mengikutimu" Sahut nya dengan lancar tanpa hambatan.


"Kalau begitu ikuti aku" mereka bertiga pun terbang dengan cepat dan mengelabui penjaga gerbang, dan mendarat di halaman penguasa kota.


"Paman Fu, carilah tempat aman, Dan jangan terlalu mencolok aku akan masuk kedalam dulu, Jika ada apa apa kabari saja Liu Bai nanti nya"


Setelah melihat anggukan dari Fu Zingmin, Zhang San berjalan menuju kamar nya dan dia berpapasan dengan beberapa pelayan. Dia hanya tersenyum saja tanpa menyapa.


Zhang San mendorong pintu kamar yang dia tinggali semalaman ini kemudian Liu Bai menutup pintu, "Berjaga lah didalam, aku akan ke dunia jiwa" Ucap Zhang San langsung menghilang di kehampaan.


Di dalam dunia Jiwa, Zhang San langsung muncul di tempat terlarang dan menemui Han Oyang yang kini sedang membuat beberapa Pil. Han Oyang mengabdikan dirinya dalam pembuatan pil, Dia ingin Zhang San fokus mencari sumber daya dan berbuat banyak kebaikan dengan pedang nya, Hingga dia terlepas dari ikatan dengan pedang tersebut


"Paman..!" Zhang San memanggil nya dengan bersemangat.


"Ada apa dengan mu, kelihatan nya kau dapat untung lagi"


"Kau benar paman, Lihat lah" Zhang San mengelurkan sebuah cincin dari cincin dimensinya. Dan memperlihatkan isi nya.


Ada berbagai sumber daya yang sangat di perlukan dalam pembuatan Pil tingkat tinggi.


"Kau merampok siapa?" Tanya Han Oyang dengan wajah serius.

__ADS_1


"Ini bukan hasil merampok paman, Cincin ini yang datang sendiri kepadaku" Sahut Zhang San dengan bercanda.


"Kau ini, Baik lah aku akan membuatkan mu sebuah pil"


Satu mutiara jiwa melayang di ikuti oleh satu tetes Air surgawi dan juga satu batang cabang dari tanaman Surgawi dan banyak lagi bahan yang sudah di siap kan oleh Han Oyang sebelum nya. Dia mengontrol semua bahan itu tetap melayang di udara dan memberikan suntikan energi jiwa.


Terlihat seutas energi jiwa melesat ke arah bahan itu dan menyelimuti nya dan nyala api berwarna biru membakar semua bahan itu dan memulai pembakaran untuk menghancurkan bentuk..


Sedang kan Zhang San mengeluarkan Api Ungu Jiwa Raja Hewan di tangan kiri nyaz kemudia tangan kanan nya mengeluarkan inti api matahari.


Dia bersiap untuk menyatukan dua api berbeda warna tersebut, Dengan konsentrasi penuh dia mulai mendekat menyatukan telapak tangan nya. Peluh mulai keluar membasahi badan nya.


Duar..!


Ledakan kecil terjadi dan membuat Zhang San terhempas ke belakang,


"Aku hanya ingin menyatukan api ungu ini dengan api merah yang ku miliki"


Han Oyang menepak keningnya. "Apa kau bodoh mau menyatukan api yang berbeda?" Tanya nya


"Tapi aku punya firasat teknik api ku bisa di tingkat kan dengan api ungu ini paman" Sahut nya.


"Terserah kamu saja, tapi jauh jauh sana, Aku tak ingin di ganggu konsentrasiku" Ucap Han Oyang lagi sembari menggelengkan kepala nya.


Zhang San mencoba kembali untuk menyatukan nya dan dia merasa itu bisa. dia bersemangat kembali, Akan tetapi karna rasa semangat nya yang berlebihan dua energi berbeda panas itu meledak kembali.


Duar..!


Lagi lagi Zhang San terpelanting Hingga beberapa meter jauh nya.

__ADS_1


"Aih capek juga" Gumam nya lalu bersandar di bawah pohon dan mengeluarkan Pil Pemulih Energi dari cincin dimensi nya.


Setelah hampir satu jam bersabar mengumpulkan energi, dia bangkit berdiri lalu mengulang nya hingga beberapa kali pengulangan dan Akhir nya dia merasa sudah bisa menyatukan nya, dengan energi jiwa sebagai wadah nya yang dia buat menjadi sebuah bola kemudian dia memasuk kan api merah lebih dulu, kemudian api ungu menyusul.


Api ungu ingin melahap api merah, Dan mereka sama sama saling mendominasi di dalam bola energi jiwa. Tapi Zhang San terus memperbesar energi jiwa nya hingga kedua api itu di tekan dan harus menyatu secara paksa.


Buuuuzzz...! Terlihat pijar warna api Ungu cerah yang jika di tiup oleh angin warna merah akan muncul di dalam nya.


"Yeeeees, Berhasil" Teriak nya kegirangan.


Han Oyang tersenyum melihat semangat Zhang San, Sebenar nya dia tau cara nya tapi dia tak ingin mengatakan nya, Karna ingin melihat seberapa gigih pemuda itu untuk menaikan tingkat teknik Api nya.


Sekarang setelah melihat keberhasilan itu, tentu dia juga ikut senang, Beberapa bulan sudah kebersamaan mereka, Dan banyak yang telah di lewati, Dia merasa bersyukur dan tetap ingin begini saja dan mengabdikan sisa hidup jiwa nya untuk membantu pemuda itu menggapai semua keinginan nya, Tentu nya di jalur kebaikan.


"Paman, apakah Paman melihat nya sekarang, Aku berhasil!" Teriak nya dari kejauhan.


"Selamat Nak, Kau sudah mengembangkan Teknik Api matahari mu, Akan kau beri apa sekarang teknik itu? Tentu itu bukan teknik api matahari lagi kan?"


"Kau benar Paman, aku belum menemukan nama yang tepat, Aku akan berlatih dulu dengan menggabungkan teknik yang lain, Untuk membiasakan nya yang mana yang cocok" sahut nya lalu menjauh lagi dan berlatih, tapi sebelum itu dia bermeditasi lebih dulu untuk memahami semua teknik dan memproyeksikan nya dalam kepala nya.


Dia mencoba menggabungkan teknik Pedang Petir dengan api Ungu yang bercampur api merah sekarang, Dia masih larut dalam pemahaman nya.


-


-


Sedangkan di dunia luar, Pasukan dari Raja Ming Shao sudah memasuki kota, Tidak ada yang berani menghentikan nya, Karna ini memang wilayah kekuasaan nya, Sebagai raja dia cukup di takuti, Karna kebiasaan yang kejam yang bisa membunuh orang jika dia ingin membunuh. Tak peduli orang yang di bunuh bersalah atau tidak.


Kejam bukan? Tapi mana ada yang berani di daerah kekuasaan nya, Meski banyak yang membenci tapi tetap mereka memendam nya dalam hati...

__ADS_1


__ADS_2