ZHANG SAN

ZHANG SAN
Kematian Chong Ling


__ADS_3

Gu Ming-Hun bergerak sangat cepat. Tiba- tiba saja dia sudah berada di depat Chong Ling dengan kaki yang sudah melayang kearah dada. Terlihat jejak kepuasan di hati Gu Ming-Hun melihat exspresi yang ditampil kan oleh Chong Ling di wajah nya. Dengan wajah terdongak keatas, Chong Ling kembali mendapat tendangan di dada nya.


"Braaak....!! Tubuh nya melengkung sesa'at. Kemudian dengan dorongan tenaga di kaki Gu Ming-Hun Patriak Chong Ling terlempar ratusan meter. Ugh...! Setelah jauh terguling tubuh nya berhenti ketika menyentuh tembok sekte.


Tangan nya mengepal dan menghentak ketanah. "Jika begini terus. Aku akan mati, aku harus melawan nya dengan sungguh- sungguh. Jika tidak banyak yang akan mati karna aku" Dia bangkit berdir, setelah menyemangati diri nya sendiri "lupakan penyesalan, aku harus menghadapi masa depan" kata nya lagi. Lalu mengambil pil pemulih energi tingkat tinggi yang pernah di berikan oleh Zhang San


Pertarungan berlanjut. Kini patriak Chong Ling terlihat tidak ada keraguan lagi.


Dia memasang kembali kuda- kuda nya yang lebih kokoh. Terlihat pedang nya bersinar terangĀ  bagai cahaya yang hendak menelan kegelapan.


"Teknik tingkat ke enam, Pedang Cahaya"


"Menari lah" teriak nya langsung melempar pedang itu keudara. seketika saja pedang cahaya melentur dan mulai membentuk sesuatu yang berubah menjadi naga cahaya dia meliak liuk di angkasa. Siap melahap mangsa.


Rooooooaar...!! Naga cahaya mengeluarkan suara raungan nya yang memekak kan telinga. Semua orang yang masih hidup di wilayah itu terkagum melihat naga transfaran.


"Kabar nya teknik ini adalah yang terkuat dimilik oleh patriak Chong Ling. Ini pertama kali nya aku melihat naga cahaya yang sangat besar" Dong Fu menatap keatas dimana naga cahaya itu berada,


Disisi yang lain juga semua orang menatap kagum teknik yang menjadi kebangga'an sekte pedang kebajikan itu. Hal yang langka bisa melihat nya...


Sementara Gu Ming-Hun hanya tertawa melihat nya. "Aku sudah pernah merasakan serangan mu ini dahulu. Jangan harap dengan serangan yang sama kau akan menang Chong Ling" teriak nya lalu menggumam kan teknik nya.


"Teknik Tingkat kedua, bersatu dengan iblis"


Sesa'at aura gelap tertarik dari semua penjuru masuk kedalam tubuh nya. Lalu Membungkus tubuh nya dalam bola energi gelap.

__ADS_1


Patriak Chong Ling langsung mengarahkan naga cahaya yang di kontrol nya ke arah bola besar yang membungkus tubuh Gu Ming-Hun.


Duuuaaaar...! Kepulan asap terjadi namun tak menghancurkan Bola energi itu, bola itu sangat padat dan keras.


Kemudian dia mengarahkan nya lagi hingga beberapa kali. Namun hanya ada retakan sedikit. Hampir membuat Patriak Chong Ling Frustasi.


Perlahan demi perlahan bola energi itu semakin membesar. Kraaak..!! Pembukusnya retak dan aura mencekam keluar menekan semua orang yang berada disana.


Wuuuush..!! Hembusan angin nya hampir meratakan bangunan sekte pedang kebajikan.


"Ini sungguh tidak baik, aura nya sangat kuat. Lebih kuat dari yang dulu" ucap patriak Chong Ling yang tidak yakin mampu mengatasi ini. "Semoga saja nak Zhang cepat menyelesaikan kuktivasi nya" kata nya lagi lalu bersiap menghadapi Gu Ming-Hun.


Tubuh Gu Ming-Hun terlihat lebih besar dari sebelum nya. Namun perubahan ini tidak seluruh nya merubah tubuh nya menjadi besar dan tinggi. Hanya aura dan kekuatan nya yang bertambah. Selebih nya hanya ada tanduk di kepala nya yang berwarna hitam pekat juga warna mata yang merah menyala.


Dia menatap semua orang dengan tampang meremehkan. Lalu dia bergerak cepat kearah semua orang. Lalu mengibaskan energi hitam di tangan kanan nya.


Namun belom sempat mereka semua bergerak. Sebagian orang sudah berteriak lalu menghilang. Terlihat siring yang sangat besar tercipta dari lintasan nya.


Patriak Chong Ling melihat ada yang aneh dari teknik itu. Bukan nya terbakar malah seperti tersedot dalam kehampa'an.


Gu Ming-Hun semakin menggila dia terus menyerang, dan dia bergerak sangat cepat. Dia muncul disana sini menebar kan teriakan kematian.


Dong Fu langsung memalingkan kepala ketika dia merasakan aura membunuh di belakang nya. Tubuh nya tak mampu bergerak bebas seperti ada yang mengekang nya.


Seeeet.!! Kepala Dong Fu lepas dari Tubuh nya. Hanya dengan dorongan kecil Dari Gu Ming-Hun. Tak berhenti disana saja. Dia terus menghilang dan muncul di setiap petinggi Sekte Pedang Kebajikan. dan membunuh mereka yang dia temui.

__ADS_1


Patriak Chong Ling mengejar nya. Namun dia selalu kalah cepat.


Sekarang dia muncul di depan Dong Hu dengan pedang yang terhunus. Dong Hu sempat menghindar kesamping kanan karna dia sudah memasang kewaspada'an tingkat tinggi. Namun dia tak sempat melepaskan tendangan yang mengenai dada nya. Hingga dia terpelanting.


Patriak Chong Ling langsung bergegas, "bagaimana keada'an mu ketua Hu?" Tanya patriak Chong Ling setelah menangkap tubuh Dong Hu.


"Todak terlalu baik patriak" setelah berucap dia batuk darah dan terduduk satu kaki sambil menahan sesak dada nya...


"Apa kau sudah merasakan keputusasa'an Chong Ling, ingat lah ini karna perbuatan mu dimasa lalu" teriakan nya menggema. Semua orang yang tidak mengetahui masalah di masa lalu pun bertanya tanya dalam hati mereka.


"Itu adalah kesalahan mu, bukan salah ku" jawab patriak Chong Ling dengan lantang. Jika bukan karna ulah mu sendiri dia tak kan mati" sambung nya lagi.


"Banyak omong, aku harus membunuh mu, lalu menguasai dunia tengah ini" selesai berucap Gu Ming-Hun langsung terbang mendekati Patriak Chong Ling, di tangan nya Energi gelap itu membesar lalu di lemparkan nya.


Patriak Chong Ling juga mengangkat tangan nya. Lalu naga cahaya mengikuti kemana arah jari nya menunjuk.


Boooom.!! Ledakan besar tercipta.


Gu Ming-Hun setelah melepaskan energi gelap. Dia langsung menghilang dan muncul di belakang Chong Ling, dengan pedang di tangan kiri nya Gu Ming-Hun langsung menusuk bagian belakang perut Chong Ling lalu memutar pedang nya kekanan dan mengeluarkan nya.


Darah menyembur dari perut Chong Ling. Dan isi perut nya pun keluar. Sungguh kematian yang sangat buruk, Patriak Chong Ling langsung rubuh di tanah dengan darah yang tak berhenti keluar. Lalu dia mengeluarkan kembali energi gelap di tangan kanan nya. "Mati lah dengan damai" ucap nya lalu di lepaskan nya ke tubuh Chong Ling


Namun sebelum energi itu sampai di tubuh Chong Ling. Energi besar datang dari arah lain dengan kecepatan yang sulit di lihat oleh mata.


Tebasan dua gelombang menderu sangat cepat seperti kilat, energi gelap itu terbawa oleh nya.

__ADS_1


Boooomm..! Duaaaar.! suara dari gelombang ledakan menyapu halaman membentuk kawah yang dalam juga besar. Cukup untuk mengubur beberapa ratus orang...


__ADS_2