
Seluas mata memandang hamparan pasir kuning berada di depan. Entah sudah berapa lama dia terbang. Yang pasti dia sudah mulai kelelahan.
Setelah melewati beberapa mil lagi jauh nya. Dia kemudian memutus kan untuk turun setelah melihat ada sebuah pohon besar di tengah gurun.
Terlihat oleh mata. Seluit wanita sedang mendarat di tanah. Dengan memakai baju berwarna hijau panjang. Memancar kan keindahan yang menawan. Dia memang terlahir sangat cantik. Bahkan keanggunan nya menyita setiap mata yang memandang nya.
Perlahan Cao Ling An turun. Lalu mengedarkan indra sepiritual nya. Harus di ingat sekarang Cao Ling An sudah berada di tingkat kaisar tahap awal. Jadi dia sudah bisa menggunakan persepsi nya. Dia kemudian mencari tempat untuk duduk bernaung dari panas terik yang menyengat kulit putih nya. Setelah tidak menemukan adanya aura yang mebahayakan nya.
Beberapa pasang mata terus memperhatikan gerak yang di lakukan oleh sosok muda di kejauhan sana. Mereka memandang dari cermin yang ada di hadapan mereka. Lalu seseorang yang duduk lebih tinggi mengeluarkan suara. "Yu Fan," panggil nya.
Mendengar nama nya di panggir seseorang langsung bergerak "Hamba mendengar perintah" Ucap gadis cantik berbaju putih duduk dengan sebelah kaki menghadap sang ratu.
"Yu Fan, kita sudah lama tak kedatangan tamu. Bisakah kau menjemput wanita cantik itu untuk ku. Perlakukan dia dengan lembut" ucap nya memberi perintah.
"Baik ratu," sambil mengangguk dia pun mundur dengan perlahan lalu keluar dari tempat itu.
"Bagaimana menurut kalian tetang wanita itu?" Wanita cantik yang berada di singgasana itu bertanya kepada semua orang yang ada di ruangan tersebut.
"Dia sangat mirip dengan anda ratu!" Salah satu orang kepercaya'an nya menyahut dari samping.
Yang lain nya mengangguk kan kepala sepakat membuat sang ratu tersenyum manis. Setelah sekian lama berwajah dingin tanpa senyum.
Cao Ling An mengumpulkan kayu untuk di bakar lalu dia memantik api. Kemudian dia mengeluarkan daging yang sebelum nya telah dia beli, lalu membumbui nya.
__ADS_1
Yu Fan dari samping melihat nya. Lalu dia mendekat, "Salam, boleh kah aku duduk disini?"
Cao Ling An sangat terkejut mendengar suara dari samping nya dia langsung berdiri dan memegang pedang nya. Namun setelah memperhatikan dia juga perempuan.
Cao Ling An pun mengendorkan sedikit kewaspada'an nya. "Aku tak merasakan keberada'an nya. Bahkan setelah ku telisik, aku tak dapat melihat tingkatan nya" batin nya. Setelah terdiam sejenak dia lalu berkata "Silahkan senior" Ucap nya duduk kembali agak jauh.
Yu Fan memperhatikan lagi gadis muda itu. Lalu berkata "Boleh kah aku tau. Kemana kau akan pergi?" Tanya nya dengan lembut dan sambil tersenyum menatap Cao Ling An yang masih sibuk dengan daging bakar nya.
Cao Ling an menyodorkan daging bakar yang sudah terlihat matang kepada wanita itu. Lalu dia menyahut. "Aku belom tau mau kemana senior. Aku hanya mengikuti kemana arah membawa ku"
Yu Fan melihat ada jejak kesedihan dalam kata- kata nya. "Kalau begitu ikut saja dengan ku," ucap nya sambil mengambil daging yang di berikan lalu memakan nya.
Cao ling An terbengong sejenak lalu bertanya lagi. "Kemana senior?"
Tangan itu mengambang di udara, Cao Ling An hanya memperhatikan nya. Dia masih ragu kepada wanita itu. Meski terlihat baik. Tidak ada yang menjamin kebaikan nya.
Melihat ke engganan yang di tunjukan oleh raut muka gadis itu. Yu Fan akhir nya berkata lagi "Jangan khawatir. Aku tidak akan menyakiti mu, ayo.." sambil menggerak kan tangan nya.
Cao Ling An meyakin kan diri nya. Lalu dia meraih tangan itu. Kemudian mereka berdua menghilang. Dan pohon itu pun ikut menghilang..
Sekejap saja mereka berdua sudah berpindah.
Hamparan pasir kuning berganti menjadi hamparan salju putih yang membuat takjub Cao Ling An hingga dia lupa bertanya dimana sekarang.
__ADS_1
Dia berlari kecil sambil menari melupakan semua kesedihan nya. Dia bermain salju seperti anak kecil yang bahagia diajak jalan oleh orang tua nya. Dia tak lagi perduli siapa yang ada di sektiar nya. Yu Fan melihat tingkah kekanak kanankan gadis muda itu tersenyum sendiri lalu dia berkata. "Ikuti aku lagi" ucap nya menuntun Cao Ling An yang exspresi nya langsung berubah dingin lagi. Sedingin salju beku.
Mereka berjalan lebih kedalam. Patung patung salju berbaris menghiasi pinggir jalan. "Ini dimana senior? Dan kita akan kemana?" Dia mulai bertanya setelah sadar akan perpindahan tubuh nya.
"Ini adalah dunia kecil milik Ratu Es Salju. Dan kita akan menuju istana."
Beberapa sa'at berjalan mereka pun sampai pada pintu gerbang yang berwana putih, tinggi dan kokoh. Para penjaga mendorong pintu besar setelah melihat senior Yu Fan. Kemudian mereka berdua melewati gerbang dan rumah- rumah penduduk sekitar istana. Senior itu sengaja membawa nya melewati jalan itu. Padahal bisa saja dia langsung membawa nya ke istana. Namun pemikiran nya timbul karna mengingat perintah dari ratu nya. 'Perlakukan dia dengan lembut' itu lah yang dia ingat. "itu lah tujuan kita sekarang" ucap nya sambil menunjuk bangunan tinggi itu dari kejauhan
Setelah beberapa waktu berlalu mereka bedua sampai di pintu istana. Lalu Yu Fan mendorong pintu itu. Kemudian mereka masuk kedalam bersama.
"Salam ratu" ucap Yu Fan membungkuk setelah berada di hadapan Ratu Es salju. Cao Ling An juga ikut memberi penghormatan dengan menangkupkan tangan nya meski dia tak tau siapa ratu es salju ini sebenar nya. Walau wajah nya terlihat agak mirip.
Ratu itu mengangguk kepada Yu Fan. Lalu dia mengarahkan wajah nya kesamping sedikit. Dia ingin memastikan bahwa firasat nya benar.
Lalu dia turun dari kursi kebesaran nya dan mengulurkan tangan nya kepada Cao Ling An.
Melihat itu, Cao Ling an menyambut nya. Lalu Sang ratu memeluk erat tubuh Cao Ling An. Terlihat kerinduan dalam pelukan nya. "Ada apa dengan wanita ini. Kesedihan tersirat dari matanya" batin Cao Ling An menerka apa yang membuat wanita itu memeluk nya dengan begitu intens.
"Apakah kau bertanya tanya kenapa aku memeluk mu gadis manis?" Ucap nya sambil menyentil hidung Cao Ling An. Membuat nya merasa memiliki kasih sayang ibu. Tak pernah dia merasa seperti ini. Karna sa'at dia di lahirkan ibu nya meninggalkan nya..
Ratu Es Salju mengangkat tangan nya keatas lalu memberi kode kepada semua orang. Dia ingin di tinggalkan berdua saja diruangan tersebut.
"Boleh kah aku bercerita sedikit tentang seseorang yang sangat mirip dengan mu" ucap nya sambil tersenyum lembut. dan membelai rambut Cao Ling An yang tergerai.
__ADS_1