
Zhang San masih hanyut dalam pemahamannya yang mendalam tentang makna yang sebenarnya dalam kehidupan.
Tidak diragukan kegelisahan sering menghantui pemikirannya. sebab banyak kesalahan yang dia lakukan dari membunuh, mencuri bahkan berkultivasi ganda dengan wanita yang bukan istrinya.
Mungkin soal berkultivasi ganda bisa dimaklumi karna orang yang kuat jarang memiliki satu wanita, meskipun ada juga yang hanya memiliki satu.
Tapi soal membunuh atau mencuri, itu dua hal yang berbeda yang masih bisa dipertimbangkan lagi.
Tiga bulan berlalu sejak dia memasuki tahap pertama dari Dewa Langit tahap awal. Kini energi langit dan bumi berkumpul kembali membentuk bola ditelapak tangannya. Lalu Zhang San mulai menyerapnya dan menyebarkannya keseluruh meridian nya dan membentuk dalam dantiannya daratan serta lautan yang luas yang membuat dunia jiwanya melebar hingga ribuan kilo jauhnya.
Hingga beberapa saat terdengar suara terdam dalam tubuhnya.
Duaaaar...! terdengar pelan ditelinganya. menandakaj dia sekarang berada di tingkat Dewa Langit tahap menengah, Tapi untuk melawan tiga orang dari Klan iblis itu setidaknya dia harus memiliki tingkatan diatas mereka. jika tidak maka hanya akan mengantar nyawa.
Zhang San berdiri dan bangkit setelah menstabilkan kondisinya sekarang. terpancar Aura keagungan yang mendalam.
Setelah mengirim telepati kepada Feng Yaya untuk menitipkan Ao Zisi di kediamannya Zhang San langsung bersiap keluar dari dunia jiwa dengan memakai banyak bayangan untuk menutupi hawa keberadaannya. karna indra perasa Dewa Langit tahap Puncak bukan kaleng-kaleng.
Zhang San kini dapat membuat bayangannya hingga 50 orang dengan kekuatan yang berada di tingkat suci rata-rata karna semakin banyak bayangan yang dibuat, Akan semakin terbagi kekuatannya dan menurun tingkat kultivasi bayangan tersebut. tapi itu cukup untuk melarikan diri.
Sayangnya kelemahan dari portal yang dia buka tidak bisa membuat dia jauh dari tempat awal dia masuk.
"Seharusnya aku memiliki jimat teleportasi" gumamnya "Tapi sayang aku tidak punya" Sambil menggelengkan kepala dia bersiap membuka portal dimensi.
Fluktasi energi terjadi dilangit yang cerah karna saat itu portal dimensi terbuka.
"Ini dia" Ucap satu sosok yang sudah menunggu berbulan bulan lamanya. Sou Shang berdiri dari duduknya setelah merasakan kehadiran energi lain.
Sou Shang mengirim suara telepatinya kepada Sou Yi
__ADS_1
Di sesi panasnya dia dengan mainan barunya dari bangsa manusia, Suara telepati mengusiknya 'Patriak Yi seseorang yang sudah ditunggu berbulan bulan akhirnya muncul, Cepat kau kesini'
Dengan segera dia menyelesaikan urusannya dan menembak miliknya dengan kencang.
Setelah itu dia berpakaian dan meninggalkan wanita bangsa manusia itu diranjang panas yang baru berakhir.
Dia melesat terbang dengan kecepatan cahaya melewati beberapa rumah yang sudah diperbaiki.
Patriak Yi masih mengingat kesalahannya beberapa bulan yang lalu yang tak bisa menghukum pemuda pencuri Api Hitam yang sudah dijaga ribuan tahun di Klan Iblis Asyura nya. Sebagai seorang patriak generasi penerus dia merasa gagal menjaga hal yang diwariskan dari generasi ke generasi.
"Akan ku remukkan seluruh tulangmu dengan tinjuku" gumamnya.
"Pasti dia akan menggunakan bayangannya lagi, Teknik itu cukup merepotkan karna tidak tau yang mana yang asli"
..............
Dua puluh satu orang keluar dari dunia jiwa dan segera berpencar.. Zhang San hanya merasakan satu orang dewa langit puncak yang ada disana jadi dia bergegas dengan langkah bayangan meninggalkan tempat itu, Berharap bisa lepas dari jerat mereka yang tak mungkin bisa dilawan.
Bayangan itu terbagi di dua jalan yang berbeda, Kiri dan kanan, Mereka hanya di perintahkan menghidari saja. karna tak mungkin juga melawan karna hanya akan menjadi bulan bulanan.
'Ini akan sulit' Batin Zhang San
Zhang San terus melesat dengan cepat ingin keluar dari hutan itu dan tetap menyamarkan dirinya yang asli dalam prisai ilusi bersama pergerakan bayangannya yang terus mengikutinya.
Dia sudah merasakan ada beberapa bayangannya yang hilang.
Di arah yang berbeda, Patriak Yi dengan cepat membabat bayangan yang hanya berada di tingkat suci itu, Mudah saja baginya jika dia ingin langsung menghancurkannya. Tapi dia masih menahan karna penerus Klan nya ada bersama pemuda.
Di ujung hutan, Zhang San melihat matahari yang bersinar lebih cerah dari biasanya, Seakan memberi harapan dia untuk lolos dari kemelut.
__ADS_1
Hari ini dia merasakan rasa takut yang melanda hatinya. karna ketidak berdayaan melawan tiga orang yang pasti dapat mengejarnya. Tinggal sedikit lagi agar bisa lepas dari wilayah Klan Iblis. Maka dia akan tetap hidup, Menurutnya Klan iblis tidak akan ke dunia manusia diluar sana. tapi tentu saja pemikirannya itu salah.
Tapi siapa yang tau akan masa depan.
Wuuush...! Serangan mengarah ke arahnya dengan sangat cepat namun dia masih dapat menghindari karna dia sempat menyadari lebih awal, Jika tidak tak akan tau hasilnya.
'Sialan, Mereka sudah menemukanku' Batin Zhang San kalut memikirkan bagaimana dapat lolos dari ancaman hidup yang sekarang datang.
"Haha haha kau tak mungkin lagi bisa lepas, Serahkan anakku sekarang, Dan aku berjanji akan membunuhmu tanpa rasa sakit" Sou Yi sekarang melayang mendekati Zhang San dengan terbang perlahan, Dia sangat yakin lawan tidak akan lagi berkutik.
Zhang San menggerakan tangannya membuka portal dimensi dan mengeluarkan Sou Ji yang masih tersegel dalam kandang langit dan bumi.
"Ayah tolong aku, Ayah...!" teriak Sou Ji yang melihat ayahnya, Dia seperti mendapat angin segar.
"Cepat lepaskan dia" teriak Sou Yi.
Zhang San tak berkedip ataupun bersuara dia hanya diam hingga beberapa menit lamanya.
Kemudian dia tersenyum licik. "Jika aku melepaskannya, Aku mati, Tidak melepaskannya akan tetap mati, Bukan kah ini buka pilihan yang baik" Ucap Zhang San menyeringai
"Lalu kau mau apa?" Tanya Patriak Yi yang sudah mengirim lokasinya kepada Sou Shang.
'Bagaimana paman, Apakah bisa aku berteleportasi keluar dari wilayah ini' Tanya Zhang San kepada Han Oyang yang berusaha membuatkan jimat teleportasi sekali pakai.
'Sebentar lagi' Sahutnya.
'Tidak ada waktu paman, Aku bisa mati jika terus menunda waktu, Karna tak mungkin dia sendirian, Pasti dewa langit tahap puncak yang lain akan datang, Jika saja aku berada di tingkatan yang sama, maka aku pasti akan melawan mereka bertiga' Ucap Zhang San mengeluhkan keadaan yang berbanding.
'Baiklah, Tapi kau hanya bisa berteleportasi sejauh lima ratus meter secara acak, Kau tidak bisa memilih tujuan, Karna ini darurat' Sahut Han Oyang, Meski kesal di paksa cepat tapi perkataan Zhang San memang benar, Jika dia mati maka semua penghuni dunia jiwa akan kesulitan dan terkurung didalam selamanya sampai ada yang bisa menembus penghalangnya.
__ADS_1
Tadi malam ketiduran pas buat ch, terlambat Up 🙏🙏🙏