
Satu Tahun begitu cepat berlalu, semua sudah berjalan rapi dan lancar, Sekte cukup berkembang luas dan mendapat respon positif bagi tiap kalangan..
Semua tetua dan murid sudah sesuai dengan yang di perkirakan, Mereka naik tingkat hampir secara bersamaan dalam kurun waktu satu tahun ini.
Semua para tetua berada di tingkat Dewa Biru tahap Puncak dan para murid inti berada di tahap Dewa Biru tahap awal ada juga yang masih berada di tingkat Dewa Kuning tahap puncak.
Berkat darah naga dan juga sumberdaya yang dia dapatkan dari dunia ilusi milik Han Oyang semua dapat naik tingkat besar-besaran, Dan juga yang berperan penting adalah Goa Suci dan juga energi Sepiritual yang terkandung dalam Formasi besar yang dimana menara kultivasi menjadi jalur utamanya. Jika dunia luar tau akan hal itu, Mungkin mereka akan mengambil alih Sekte Pedang Kebajikan, Namun semua orang sepakat untuk tidak muncul kepermukaan dengan terang-terangan apa lagi sampai membuat huru-hara seperti yang dilakukan oleh Klan Bayangan pada masanya.
Dan sekte juga menerima misi dari berbagai kalangan dengan harga yang tidak terlalu tinggi juga tidak rendah, dan semua itu dilakukan untuk mengembangkan para murid agar mereka mendapat pengalaman yang cukup dengan dibekali ketidak sombongan, meski tetap ada saja yang akan sombong. Namun, itu masih dalam batas yang bisa ditoleransi.
................
"Duduk Nak! aku tidak menyangka kita akan menjadi keluarga, pada awalnya aku ingin menikahkanmu dengan anakku Yu Hua, Tapi kau pergi begitu cepat, Jadi tidak sempat, Tak taunya kau malah suami dari putri adikku ini!" Ucap Yu Tai Buki yang sekarang duduk dikursi.
"Hahaha aku juga tidak menyangka, Sekarang aku harus memanggilmu Paman" mereka tergelak bersama,
Sebelumnya Yu Ling An bersama dengan suaminya Tian Zhu menuju dunia tengah untuk menjemput Yu Tai Ba dan juga Yu Tai Buki. Namun hanya Yu Tai Buki beserta anak dan istrinya yang ikut dan satu orang lagi anak dari Yu Tai Ba, Yu Qin Chang yang sudah pulih dari cedera kakinya.
__ADS_1
Dengan memuat mereka semua dalam Bola Dunia, Yu Ling An pun bisa membawa mereka kembali ke alam Dewa.
"Sekarang kita benar-benar menjadi saudara" Ucap Yu Qin Chang sambil memeluk Zhang San dan mereka saling berpelukan sebagai saudara yang sudah lama tidak bertemu
"Sekali lagi aku terpukau dengan kemampuanmu dan juga dari cerita Bibi bahwa kau sekarang sudah berada pada tingkat Dewa Merah tahap awal, Tapi itu sangat luar biasa. aku yang sekarang saja masih berada di tingkat suci, Bahkan belum bisa mencapai tingkat Dewa Kuning Tahap awal" Ucapnya sedikit sedih. namun itu hanya sebentar saja karna Zhang San menepuk kedua bahunya.
"Kau pasti bisa, dan mampu, Lihat mereka semua, setahun sebelumnya mereka hanya berada pada tingkat Dewa Kuning tahap Awal. namun seperti yang kau lihat sekarang, Mereka berada di tahap menengah dan Puncak Dewa Kuning, Hanya satu tahun, Maka berkultivasilah ditempatku, aku akan membuatkan mu beberapa Pil untuk meningkatkan bakatmu, agar kau mudah untuk naik tingkat" Ucap Zhang San menenangkan.
"Haih aku tak ingin merepotkanmu, Tapi jika kau tidak direpotkan aku sangat senang!" Sahut Yu Qin Chang sambil tertawa.
Keseruan mereka terhenti saat beberapa orang datang, Terutama dua istri Zhang San dan juga Tian Zhu yang bersama Yu Ling An membawa banyak makanan dan menata dimeja.
"Kau memiliki dua wanita cantik di sisimu, Aku sangat iri, Saudaraku!"
Lalu mereka menikmati makan malam dengan penuh tawa karna sudah lama tidak berkumpul.
"Kak, aku sudah menyiapkan kamar untuk kalian berlima, Kalian bisa istirahat, Nanti aku akan menyuruh orang untuk membangunkan kalian rumah di sekte ini, Tinggalah untuk waktu yang lama, Karna perpisahan kita yang lalu sudah terlalu lama" Ucap Yu Ling An. lalu mengajak Kakak iparnya dan dua ponakan yang sudah menjadi gadis itu untuk pergi ke kamar.
Meninggalkan beberapa orang yang masih ingin berbincang
__ADS_1
..............
"Sayang! Apa kau yakin akan pergi sekarang?" Tanya Cao Ling An yang berada dalam pelukan.
Di peluk dua wanita disampingnya tidak membuat Zhang San sesak nafas.
"Sudah saatnya! aku juga akan membawa kalian, tak mungkin aku meninggalkan kehangatan pelukan kalian" Sahut Zhang San yang semakin erat memeluk mereka hingga empat bukit kembar menempel di kedua sisi tubuhnya.
"Jelas aku tidak akan membiarkanmu pergi jika aku tidak ikut, takutnya kau akan memboyong lagi wanita lain"Sahutnya lalu mengangkat kepalanya sedikit lebih tinggi dan bertanya "Benar Kan Adik Zi?"
"Emm" Ao Zisi mengangguk meski ada ketidak nyamanan dihatinya dengan kalimat itu, Tapi dia Percaya, Bahwa Cao Ling An tidak sedang menyindirnya.
Mereka pun melewatkan malam dengan indah yang dipenuhi tawa dan canda.
.............
Dua Bulan telah berlalu, Zhang San sudah memantapkan hatinya untuk pergi ke Benua Selatan, melintasi laut bersama dengan Zhang Yimin, Meninggalkan semua kesibukan di sekte dan Klan yang dia naungi,
"Tetua Long Zhong, Kau adalah yang tertua dari semua yang ada di Klan, Bukan hanya itu, Kau juga orang yang bijak, Maka dengan ini, Aku serahkan semua urusan Klan pada pundakmu sebagai panatua agung yang akan bertanggung jawab, Dan semua keputusanmu adalah keputusanku, jadi jangan ragu jika mengambil keputusan, Aku yakin kau mampu berlaku adil" Lalu dia menatap para tetua Klan Long yang ada ditempat itu dan melanjutkan perkataannya "Aku harap kalian mau mendengarkan apa yang diperintahkan oleh Tetua Long Zhong dan juga jangan membantah jika itu untuk kebaikan, Kabari aku jika kalian mendapati hal yang tak bisa diselesaikan, sebisa mungkin aku akan kembali, Aku sudah membuat portal dimensi yang bisa menghubungkanku dengan Klan ini meski aku jauh berada" Matanya menyapu semua orang yang dan mengingatkan satu hal lagi "Dalam darah kalian mengalir darah naga, Dan aku bisa mengetahui jika ada yang berhianat kepadaku, dan meski kita terpisah jarak ribuan kilo aku masih dapat merasakannya, Karna Giok naga sudah menyatu dengan tubuhku" tutupnya
__ADS_1
"Kami tidak akan berani Patriak" Semua orang langsung berlutut memberi hormat setelah selesai dengan ucapan serempak mereka.
"jaga diri kalian baik-baik, dan tetap lindungi Sekte Pedang Kebajikan dan ambil sebagian sumberdaya disana, aku sudah mengatakan kepada tetua Gu Hui akan hal itu, Jadi Panatua agung Long Zhong bisa mengklaimnya kesana dengan mudah, namun kalian juga tetap betkontribusi untuk pengembangan Sekte dan Klan, banyak hal yang ingin aku katakan, namun itu hanya akan memperpanjang durasi aku disini saja, jadi cukup sudah jika kalian semua mengerti" Zhang San melambaikan tangannya lalu menghilang.