
"Duduklah kalian" Ucapnya Lalu dia menelisik tingakatan semua orang yang ada disana, Kemudian dia tersenyum dan berkata " Sepertinya tingkatan kalian sudah naik semua, Aku salut dengan kalian yang tidak mudah menyerah, Karna perjalanan kultivasi kita masih jauh. Aku ingin kalian semua setidaknya berada ditingkat Dewa Langit tahap puncak"
Semua orang yang semula tersenyum kini terdiam dengan wajah kaku, Bagaimana tidak, untuk mencapai Dewa Langit puncak mungkin memerlukan ribuan tahun untuk mereka. ini pun mereka naik tingkat jika tidak ada darah naga tidak mungkin terjadi secara serempak.
Dong Hu segera berdiri dan berkata "Berkat Darah Naga yang Patriak Muda berikan. kami baru bisa untuk naik tingkat, itu pun hanya satu tingkat, jika untuk mencapai tingkat puncak dari dewa langit, itu akan memerlukan waktu yang panjang"
"Semoga dimasa depan aku bisa memberikan sumberdaya yang banyak" Zhang San menghela nafas sebentar lalu melanjutkan lagi "Aku sudah merencanakan sesuatu. siapapun yang berada di tingkat dewa langit tahap awal dan menengah boleh ikut, kita akan menyerang sebuah klan besar. dan ini juga dendam lama dari Klan istriku, tapi jika kalian merasa berat aku tidak masalah"
Semua orang mulai saling memandang tapi tidak ada yang bersuara hingga ketika Dong Hu yang sudah berada di tingkat Dewa Langit tahap awal segera berkata "Hamba bersedia patriak, Hidup dan matiku untuk sekte dan menjadi pedang serta tamengmu" Ucapnya dengan penuh keyakinan lalu dia memandang semua orang yang ada disana.
Tian Zhu, Hong Kong, Liu Bai, dan perlahan semua orang menyerukan suara. "Kami akan mengikuti perintahmu Patriak"
"Terima kasih atas kesediaan kalian semua, Aku harap sekte kita akan berjaya, Hidup Sekete Pedang Kebajikan"
"Hidup Sekte Pedang Kebajikan..." Semua orang mulai mengangkat tangannya dengan semangat yang membara. Harapan akan keluar dari dunia jiwa dan berdiri ditanah dewa akan segera terwujud.
Bulir air mata menetes di pipi putihnya, Cao Ling An menyekanya segera karna tak ingin Zhang San menyadarinya, dia sangat bahagia dan terharu melihat Suami tercintanya akan membantu dengan semua kekuatan Sektenya.
__ADS_1
Setelah hening cukup lama terlihat Fan Yao membuka mulutnya dan berkata "Patriak, Kami akan mengadakan turnamen untuk usia muda, Dengan berbagai tingkatan, dan kami ingin memberikan mereka pengalaman bertarung, Seperti yang kita ketahui, meskipun kita memiliki teknik yang kuat tapi jika tidak ada pengalaman tempur itu sangat terasa kurang lengkap, dan yang kami khawatirkan adalah, jika kita sudah berada didunia luar dunia yang kejam itu, maka mereka akan sulit beradaptasi"
"Aku senang dengan pemikiran kalian, Aku mengijinkannya, Lanjutkan rencana kalian. Maka hanya sebagian dari kalian yang akan ikut denganku nantinya dan sisanya mengerjakan apa yang sudah kalian rencanakan"
"Sekarang bubarlah, Persiapkan diri kalian" Zhang San berdiri menggandeng tangan istrinya lalu berjalan jalan sebentar melihat perkembangan sekte.
..............
Di sebuah Resto terkenal yang ada dikota Yuan, Beberapa Patriak mengadakan pertemuan untuk membahas kejadian yang menggemparkan yang sedang ramai digunjingkan dikota itu, Yaitu tentang terbunuhnya Xia Liyang anak kedua dari Patriak Klan Bayangan.
"Saudara Tang! Apakah informasi ini benar keasliannya?" Patriak Jing He segera bertanya dengan rasa penasaran. semua orang yang ada disana pun menunggu jawaban dari Patriak Tang Rui.
Bukan itu saja, Anakku mengikuti sosok berjubah hitam hingga kerumah Xia Meng, dan disana terjadi lagi pertarungan Xia Guhui dan Sosok berjubah hitam ity dan juga Xia Bai yang datang membantu tapi tetap kalah dan dibunuh, Yang lebih parah, kepala Xia Bai dikirik ke kediaman Klan Xia"
Mereka semua terdiam sebentar memikirkan hal yang sulit diterima akal,
"Emmmm apakah kau tau siapa sosok berjubah hitam itu Patriak Tang Rui?" Tanya Patriak Wang, Wang Qishang
"Menurut anakku, Dia hanyalah seorang pemuda" Sahut Tang Rui membuat telinga semua orang disana berdiri.
__ADS_1
"Ini tidak masuk akal! Bagaimanapun, Xia Guhui dan Xia Bai sudah berada ditingkat surga tahap awal" Ucap Patriak Wang Qishang sambil menggelengkan kepalanya tidak percaya.
"Entah kau percaya atau tidak, Tapi kebenarannya memang seperti itu, Aku juga sempat tidak dapat mempercayainya ketika anakku menceritakan hal itu, Tapi tak mungkin anakku mengarang sesuatu untuk sebuah kebohongan belaka, Apa untungnya?" Sahut Tang Rui begitu meyakinkan.
"Sudah! Sudah, kita tidak perlu memperdebatkannya lagi, Kita harus fokus ke sosok ini, jika dia bisa kita rekrut, maka kita bisa menghancurkan ke Zhaliman Klan Bayangan yang sudah ratusan tahun berkuasa" Ucap Jing He menengahi dengan sedikit ambisi dihatinya. karna ada dendam lama yang masih melekat dihatinya. bukan hanya dia saja yang memiliki dendam dengan Klan Xia/bayangan tapi hampir semua orang.
Jadi jika mereka mendengar kegaduhan yang terjadi di Klan Bayangan mereka akan senang dan menunggu untuk menggigit balik semuanya.
"Aku sudah mengirimi seseorang untuk mengundangnya, tapi dia tidak ditemukan Bahkan gubuk Xia Meng saja menghilang seperti tidak pernah ada, itu permasalahannya sekarang, dimana kita bisa menemukannya" Ucap Tang Rui lagi dengan helaan nafas yang sedikit panjang.
"Bagaimana mungkin semua itu bisa menghilang tanpa jejak, Kecuali dia memiliki semacam kekuatan ruang" Ucap Lou Tianxing yang sedari tadi diam kini memberikan pendapatnya.
"Mungkin saja, Dan kemungkinan dia bukan berasal dari Wilayah kita. sepertinya dia berasal dari salah satu wilayah antara Selatan dan Tengah"
"Tapi wilayah kita terpisahkan oleh Laut yang membentang sejauh jutaan kilo, Bagaimana mungkin dia dapat sampai kesini, dan untuk apa? Sedangkan laut itu sendiri penuh dengan binatang buas tingkat surga, kita saja tak pernah ada yang berani melewati laut itu" Sahut Jing He menggelengkan kepala.
"Jika bukan dari sana, Tak mungkin seorang pemuda bisa mengalahkan tingkat surga dengan mudah, Bahkan anak ku mengatakan Xia Guhui dan Xia Bai tak bisa mendaratkan satu pukulan pun kepadanya, Sedangkan yang kita tau kekuatan mereka berdua itu mampu menghancurkan sebuah klan hanya dengan berdua saja" ucap Tang Rui lagi, Dia sangat yakin dengan pandangan Tang Min anaknya tak mungkin salah.
"Ya sudah, kita akan mengikuti perkembangannya lagi, Siapa tau dia akan muncul dan bertarung lagi dengan Xia Lang dan mungkin saja dengan leluhur Klan Bayangan itu sendiri, Karna aku merasa pertarungan ini tak mungkin di hindari, dan kita harus bersiap dengan segala kemungkinan yang terjadi" Ucap Jing He lagi
__ADS_1