
Kediaman Klan Tang.
"Sekali lagi aku mewakili seluruh Klan Tang berterima kasih kepadamu anak muda, Kau begitu sangat muda, bahkan lebih muda dari anak pertamaku, Tapi kekuatanmu bahkan hampir melampaui kekuatan orang yang ada didua benua ini, Kalau boleh tau, Kamu berasal dari mana? Maaf jika aku terlalu banyak berkata!" Ucapnya sambil membungkuk lagi karna dia baru sadar itu tak patut dikatakan. namun kata itu sudah keluar dan tak bisa lagi ditarik kembali.
"Aku memang tidak suka saja dengan Klan Bayangan, Jadi aku tidak benar-benar menolong kalian, jadi jangan terlalu meninggikan aku" Zhang San berkata tanpa senyum tapi dia tetap mengambil teh yang tercium sangat wangi, Kemudian dia menyesapnya.
Dia menaruh gelas dimeja "Ada berapa Klan yang cukup besar dikota ini?" Tanyanya.
"Ada Klan Jing, Klan Wang, Klan Lou dan Klan Tang, Selain itu hanya Klan kecil saja. dan yang terbesar adalah klan Xia/Klan Bayangan serta satu lagi Klan tersembunyi yang jarang sekali muncul dipermukaan sejak terjadinya masalah internal dalam Klan mereka, Yaitu Klan Long, mereka memiliki lebih banyak ahli, tapi untuk mengundang mereka akan sulit" Tungkasnya
Zhang San terlihat berpikir, Cukup lama dia terdiam, "Apakah kau bisa mempertemukan aku dengan mereka? Ucapnya lagi.
"Bisa Tuan Muda, Kapan Anda mau?" Tang Rui sangat bersemangat.
"Sekarang saja, jika mereka tidak dalam keaadaan genting"
"Baik saya akan mengabari mereka segera"
Tang Rui mengirim telepati kepada Patriak Jing, Wang dan Lou.
lalu dia memutar sedikit kepalanya lalu memanggil seseorang "Pelayan!" panggilnya
"Ya tuan!" Pelayan itu datang dengan membungkuk.
"Siapkan kamar untuk tamu kita ini, dan suruh yang lain untuk membuat jamuan sederhana saja untuk tiga patriak" Ucap Tang Rui
"Maaf membuat Tuan Muda menunggu"
"Tidak perlu memanggil tuan muda, Namaku Zhang San, jadi panggil dengan nama itu saja"
"Baiklah Tuan Zhang San, mari ikuti saya keruangan perjamuan"
"Silahkan pimpin jalannya" Zhang San tidak menolak, ini karna dia berpikir kedepan nantinya.
__ADS_1
Beberapa saat berlalu Satu orang yang bertubuh kekar dengan tinggi badan yang hampir mencapai dua meter datang ke pintu Klan Tang.
"Selamat datang Patriak Jing He" Sapa penjaga pintu gerbang Klan dengan membungkuk, dia sudah diberitahukan untuk mengarahkan tiga orang patriak kedalam aula perjamuan.
"Silahkan ikuti saya Patriak" Ucapnya lagi dengan sopan setelah melihat Patriak Jing He mengangguk.
Datang lagi satu orang yang bertubuh cukup gempal tapi jangan diremehkan, dia juga termasuk orang yang kuat, dia adalah Patriak Klan Wang
"Selamat datang Patriak Wang" Penjaga yang lain menyapa
Satu sosok terbang dan mendarat dengan sempurna dibelakang Patriak Wang.
"Selamat datang patriak Lou" Penjaga itu kembali menyapa.
"Kau juga datang Tianxing! Aku mengira, aku saja yang diundang!" Ucap Patriak Wang
Patriak Lou Tianxing mendengus. "Seakan hanya dirimu saja orang penting dikota ini" Cibirnya "Aku juga pastinya, Hahaha" Dia tertawa setelah berkata di ikuti oleh Patriak Wang Qishang yang juga tertawa.
"Ayo kita masuk, Ada hal penting apa yang melebihi penyerangan yang dilakukan oleh Klan Bayangan hingga Tang Rui memaksa kita untuk kesini?"
"Ooh, Aku tadi kurang fokus mendengarkan pesannya, Karna aku sedang mengurus pertahan" Ucap Lou Tianxing.
Penjaga yang mengarahkan mereka hanya diam saja mendengar ocehan keduanya, sambil menggelengkan kepala.
"Silahkan masuk Patriak Wang, Patriak Lou" Ucap Penjaga itu setelah mengantar mereka berdua kedepan pintu Aula.
Keduanya langsung masuk, Karna memang pintu aula sudah terbuka, Mereka melihat ada sosok muda yang duduk dekat dengan Tang Rui
Wang Qishang segera menyapa "Salam patriak Tang! Salam anak muda!" Wang Qishang tidak terlalu menghormati Zhang San karna memang dia orangnya seperti itu jika tidak melihat kekuatan orang langsung dia akan bertindak sesuai keinginan hatinya saja.
"Duduklah Patriak Wang" Ucap Tang Rui.
Zhang San hanya melirik sebentar dan mengangguk lalu mengambil cemilan yang ada dimeja.
"Patriak Tang, Selamat anda telah memenangkan pertarungan dengan Klan bayangan" Lou Tianxing langsung mengutarakan apa yang dia ketahui.
__ADS_1
Tang Rui tersenyum mengangguk lalu menyuruh Lou Tianxing duduk juga.
"Salam Patriak Jing" Ucap keduanya lagi.
"Jadi hal apa yang ingin patriak bicarakan lagi? karna kita tidak banyak waktu untuk mendiskusikan masalah yang tidak terlalu penting! Apa lagi hanya karna seorang pemuda!" Ucap Wang Qishang.
Tiga orang dihadapannya langsung tercengang dengan perkataan dari Wang Qishang, Mereka jelas tidak menyangka dia bisa berkata seperti itu.
"Sabar dulu Patriak Wang, Kau harus bertanya kepadanya, karna dia yang meminta untuk bertemu dengan kalian" Ucap Tang Rui.
Lalu mata ke empat orang itu pun mengarah kepada pemuda yang sedari terus saja menyesap minuman.
Dia pun meletakkan gelasnya lalu perlahan berkata "Aku ingin mendirikan sebuah sekte di bekas wilayah Klan Bayangan!" Hanya itu saja kalimat yang dia ucapkan tapi membuat ternganga empat patriak itu.
"Bagaimana mungkin kamu bisa, sedangkan Klan Bayangan belum menjadi bekas?" Wang Qishang sedikit jengkel, "Aku membuang-buang waktu kesini, lebih baik aku menguatkan pertahanan" Ucapnya lalu berdiri.
"Patriak Wang tolong tenang! dia berkata seperti itu, berarti dia yakin akan mampu menggulingkan kekuasaan Klan Bayangan, Jadi kita harus mendukungnya" Jing He segera berkata untuk menenangkan Wang Qishang yang memang orangnya tidak sabaran.
"Mendukung katamu" Wang Qishang duduk kembali lalu berkata lagi "Aku tidak yakin sektenya pun akan berlaku sama dengan klan bayangan, apakah ada jaminan? apakah kalian percaya?"
Tiga patriak itu terdiam seolah mereka anak kecil yang hanya bisa mendengar narasi yang dibicarakan oleh Wang Qishang.
"Aku tidak bisa membuktikannya sekarang, Tapi kalian akan melihat hasilnya nanti, Aku tidak terlalu peduli apakah kalian mendukung atau tidak, aku hanya ingin menyampaikan saja, Bahwa aku Zhang San Atau Long San patriak muda dari Klan Long, Dengan kekuatan yang kami miliki, kami yakin mampu membinasakan Klan Bayangan hingga ke akarnya. dan aku akan mendirikan Sebuah sekte disana"
"Ka-Kau patriak muda Klan Long, Sungguh aku tak mengira" Ucap Tang Rui 'Klan tersembunyi seperti itu wajar jika memiliki monster yang menakutkan bahkan diusia mudanya' Tang Rui membatin.
"Aku tak percaya!" Wang Qishang lagi lagi berulah dengan kata-katanya sambil menunjuk-nunjuk Zhang San
"Aku tidak perlu kepercayaanmu!" Ucap Zhang San mendengus menatap tajam Patriak Wang Qishang hingga tanpa sadar dia mundur dua langkah hanya dengan menatap matanya.
'Apa yang terjadi kepadaku, kenapa aku berkeringat dingin' Wang Qishang menyeka keringat yang mengucur dari keningnya.
Tiga orang lainnya pun bingung dengan apa yang terjadi kepada Patriak Wang, Ada jejak ketakutan diwajahnya yang tersirat ketika menatap mata pemuda itu.
Mereka pun menyadari ada kekuatan magis yang terpancar dari tatapan itu saat mereka menggunakan persepsi mereka.
__ADS_1
'Sungguh pemuda yang tangguh dan kuat' Patriak Jing He membatin lalu dia berkata kepada Patriak Wang "Qishang, Minta maaflah atas prilakumu"