ZHANG SAN

ZHANG SAN
Lanjut


__ADS_3

Zhang San mengeluarkan juga pedang bintang disebelah kanannya lalu menyerang dengan pedang ganda berbeda warna.


"Kau mempunyai pedang yang bagus anak muda, Tapi sayang tingkatan mu tidak sesuai, Jadi lebih baik kau serahkan padaku kedua pedang itu, Maka aku bisa saja melepaskanmu, Dan kau pun bisa memilih untuk masuk ke Klan Bayangan" Xia Yang menyarankan sesuatu yang tak mungkin di kabulkan oleh Zhang San.


"Jangan sombong dulu, kita tidak tau hasilnya" Zhang San menyahut dan langsung melesat


"Tebasan Dua Gelombang" gumamnya rendah lalu mengirimkan dua energi besar yang berbeda warna.


"Teknik Pedang Bayangan" Xia Yang juga mengeluarkan tekniknya dan serangan mereka beradu,


Zhang San dengan percaya diri dan keyakinan dia melemparkan pedang bintang ditangan kanan nya. "Teknik Seribu Pedang..... Menarilah" Ucapnya


Ribuan pedang langsung tercipta dikehampaan tanpa terlihat hanya dapat dirasakan bilah tajamnya yang siap menusuk.


Xia Yang menyadari ada sesuatu yang ganjil tapi dia tak melihatnya dan dia merasa kekuatannya seperti ditekan. 'Ada apa sebenarnya ini? Kenapa aku tak bisa mengeluarkan tekanan tingkat kultivasiku?'


Belum sempat dia mendeteksi keganjilan yang terjadi, Ribuan pedang sudah berada dihadapannya dan menyerangnya untungnya reflek tubuhnya membantunya menghindar jika tidak mungkin saja tubuhnya akan tertusuk ribuan pedang itu.


"Apa yang kau lakukan padaku?" Xia Yang berteriak dan menatap tajam Zhang San yang tersenyum,


"Ayo Bu, Kita musnahkan orang ini, Sebagai darah persembahan untuk anggota Klan Yu" Ajak Zhang San kepada Yu Ling An terpana melihat Teknik Zhang San yang tak bisa dilihat tapi masih dapat dirasakan keberadaannya.


'Jika saja ditingkatan yang sama, Aku yakin dia akan sangat hebat' Yu Ling An segera bergerak setelah memuji Menantunya dalam hatinya.


Yu Ling An membentuk sebuah energi ditelapak tangannya yang terlihat seperti sebuah bunga, Yaa itu memang seperti bunga teratai bentuknya. dan dia langsung melemparnya ke arah Xia Yang Yang terlihat murka.


Dia terbang menjauh, Melepaskan serangan dari Yu Ling An, Tapi dia tak sadar Zhang San sudah menunggunya, Dia adalah penguasa dalam Formasi Dunia Pedang ini dan Dia bisa berpindah dengan mudah dari tiap sisi manapun.


"Aura pedang...!"


Swooooosh..! Xia Yang terpontang Panting menghindari Aura Pedang yang berbetuk bilah bilah angin kecil.


Sekali lagi instingnya menyelamatkannya, Memang tak mudah mengalahkan Tingkat dewa langit tahap puncak, karna mereka memikiki insting dan perasa yang sangat kuat.

__ADS_1


Xia Yang sibuk menangkis sembarangan Aura pedang yang datang kepadanya. hingga dia tak bisa lagi memperhatikan serangan kejutan dari Yu Ling An yang bebas menyerang.


Booom... Dia terpental dan terseok ditanah dengan punggung yang terluka.


Zhang San segera membentuk sebuah segel tangan "Kandang langit dan Bumi"


Woosh...! tercipta dalam kehampaan sebuah kandang yang langsung turun menahan pergerakan dari Xia Yang, Dan dari tanah keluar juga kandang yang segera mengurungnya.


"Sekarang Bu, Aku tak bisa lama menahannya" teriak Zhang San yang langsung diangguki oleh Yu Ling An.


"Teknik Bunga keabadian"


Swosh.. Sebuah bunga teratai yang sangat besar tercipta didua telapak tangan Yu Ling An dan dia segera membawanya terbang melesat kearah Xia Yang mencoba untuk melepaskan diri. dia tau ini sangat berbahaya dengan serangan yang sangat dekat bisa saja tubuhnya langsung hancur


"Tidaaaaaaaak....." Xia Yang terus berteriak


Swosh...! Boooom..! ledakan besar tercipta tepat ketika Zhang San sudah tidak bisa lagi menahannya.


Yu Ling An langsung mengambil sebuah cincin yang terpelanting mengikuti tangan sebelah kanan yang tidak ikut hancur.


Sebuah Cincin terlempar dan Zhang San segera menyambutnya "Baik Bu, tapi aku harus menyegel tempat ini dulu dan menghapus jejak kita" Zhang San langsung menggunakan Segel yang dia pahami dari gulungan segel langit yang bisa menghapus jejak pertarungan.


Yu Ling An terpana melihat teknik segel yang digunakan oleh Zhang San dia tak tahan untuk tidak bertanya. "Dimana kau mempelajari teknik seperti itu?"


"Ada seseorang misterius yang memberikannya kepadaku Bu" Sedikit kebohongan dia lakukan agar tidak ada pertanyaan lanjutan.


Dan Yu Ling An pun memahami kalimat itu, Bahwa menantunya itu tak ingin mengungkapkan siapa yang mengajarinya.


'Memang menantu yang hebat' Batinnya senang


"Sudah selesai Bu, ikuti aku, kita menjemput istriku dulu Bu"


"Pimpin jalannya" Yu Ling An terbang rendah mengikuti Zhang San yang juga terbang rendah.

__ADS_1


Sampai ditempat tujuan dia langsung membuka prisai ilusi yang menyembunyikan Cao Ling An.


Dan mereka segera menuju kota Yuan, Karna sebelumnya belum sempat menjauh dari tempat mereka muncul sudah dihadang oleh Xia Yang itu.


...............


Di Kota Yuan, Tepatnya di sebuah penginapan dua orang duduk berhadapan.


"Apa yang kau dapatkan" Hong Kong segera bertanya.


"Kota ini berada dibawah kekuasaan Klan Bayangan, Dan Mereka juga yang menjadi atasan raja Ming Shao yang sudah di bunuh oleh Tuan Muda, Dan Klan bayangan itu sendiri sangat tersembunyi dan dalam, mereka tidak berada dikota ini. Tapi mereka tetap mendominasi, Entah bagaimana mereka melakukannya" Liu Bai menjelaskan "Minumlah" Ucapnya lagi.


Hong Kong segera meraih gelas yang sudah berisi arak dan menyesapnya dengan perlahan di ikuti oleh Liu Bai yang juga melakukannya.


"Sepertinya Tuan mencoba berkomunikasi, Aku akan menjawabnya dulu" Liu Bai segera memejamkan matanya lalu menjawab telepati Zhang San


'Bagaimana keadaan kalian disana? dan kalian berada di kota mana sekatang?'' Zhang San bertanya sambil terbang santai bersama dua wanita cantik disamping kanan dan kirinya. dia kin berada ditengah dan terbang sejajar.


'Kami baik baik saja, Apakah ada yang bisa saya lakukan untuk Tuan?'


'Aku ingin mencari tempat untuk istirahat, bisakah kau mencarikan tempat itu, Usahakan yang biasa saja agar tidak mencolok karna kami sedang dalam masalah' Pintanya.


'Baik tuan, Kami berdua akan segera menyiapkannya, Tuan tunggu kabar selanjutnya' Liu Bai menyahut dengan cepat.


Zhang San memutuskan telepatinya.


Yu Ling An memilih jalan lain, Dia tak ingin mampir di kota Yuan karna disana pasti sudah banyak Klan Bayangan yang akan berjaga.


Untuk menghindari masalah yang tidak perlu dia memutuskan untuk perjalanan yang lebih jauh walau haru memutar menuju Kota Ming yang memiliki portal spasial menuju benua Tianwu.


Itu harus dilakukan, Kota Yuan pun terlewat begitu saja


Tak terasa tiga hari perjalanan terbang sudah dilewati. dan mereka bertiga pun sampai pada gerbang Kota Canglan, dan terlihat dua orang sudah menyambut mereka.

__ADS_1


"Salam Tuan, Ikuti kami" pinta Liu Bai yang langsung bergerak dengan berjalan kaki saja. karna ada larangan terbang di kota kecil ini..


__ADS_2