ZHANG SAN

ZHANG SAN
Rencana Mencuri Api Hitam


__ADS_3

Sou Ji diam saja, Dia tak mungkin mengatakan rahasia Klannya kepada orang lian, Karna itu adalah harta yang berharga yang diwariskan dari leluhur dan tak ada yang bisa menguasainya sepenuhnya.


Di Klan nya hanya sebagian orang yang sudah berada di Dewa Langit Tahap Puncak yang bisa mengambil sedikit esensi dari Api Hitam. itu pun hanya esensinya saja tapi cukup untuk menghancurkan sebuah kota.


Bagaimana jika dapat menguasai seluruhnya, maka dipastikan Klan Asyura nya akan menguasai dunia atas.


Zhang San tidak ada cara untuk menyerap informasi secara instan dari Sou Ji selain menyiksanya dan memaksanya untuk mengatakan Hal itu.


"Jika kau tak mau mengatakan nya, Mak biarkan aku menyiksamu dengan perlahan" Ucap Zhang San lalu menggerak kan tangan nya membentuk sebuah segeel.


Selesai melakukan nya. terlihat kandang langit dan bumi bergetar dan mulai mengecil dengan perlahan, Mengapit Sou Ji yang sangat ketakutan "Baik aku akan katakan" Ucapnya dengan nada bergetar. 'Hidup ku lebih utama, Jika aku hidup aku masih bisa membalas rasa malu yang kudapatkan hari ini' Batinnya terua memikirkan suatu hal.


"Katakan secepatnya" Ucap Zhang San dengan tatapan tajam.


"Hentikan dulu" Sahut Sou Ji.


Zhang San menghentikan pergerakan dari Kandang Langit dan bumi. tapi tidak menghilangkan nya.


"Api itu ada dalam Goa terlarang milik klan yang hanya dibuka setiap satu tahun sekali oleh petinggi Klan, Dan juga Api itu di jaga ketat, Kamu juga tak kan mampu jika mencurinya"


"Urusan mampu adalah urusan ku, Yang penting aku tau letak pastinya, Kau jangan berani menipuku, Karna aku bisa langsung berada di dekatmu dan membunuhmu jika ada kesalahan saat aku kesana"


"Tidak, aku tidak berani, Yang kukatakan semuanya benar" Tatap nya dengan kebencian.


"Dimana letak Goa itu?"


"Jika kau bisa melihat sosok kami, Maka kamu pasti bisa melihat letak Goa itu, Jika pergi ke alam kami" Jawabnya


"Baiklah, Aku anggap informasi ini menyelamatkan hidupmu sementara ini" Ucapnya lalu menghilang dari pandangan Sou Ji.

__ADS_1


Sou Ji mencari pemuda itu dengan mengedarkan pandangannya tapi tak menemukan jua keberadaannya, Kemudian dia tersenyum "Kau kesana akan mengantar nyawa, Dan jika kau tertangkap aku pasti akan selamat" Gumamnya senang


...----------------...


Zhang San muncul di bekas pertarungan nya dengan Sou Ji dan empat orang lainnya. Dia tidak melihat siapapun berada disana, Hanya saja bekas aura yang tertinggal sangat kental terasa. "Mungkin kah Dewa Langit tahap Puncak, Aku harus berhati hati" Gumamnya


Zhang San langsung menekan hawa keberadaan nya dan mulai menyusuri aura kental yang tersisa dia melesat sangat tinggi sembari terbang dibalik awan.


....................


Jauh dari posisi Zhang San lebih tepatnya di kediaman Patriak Sou Yi, Dua orang selain patriak Yi duduk dan mereka terlihat berbincang sangat serius.


"Bagaimana, Apakah ada titik terang dimana anakku Tetua Yu?" Patriak Sou Yi bertanya sambil menatap wajah Sou Yu.


Sou Yu menggeleng lalu berkata "Belum ada, Dan ini sangat aneh Patriak, Aku belum pernah melihat dan mendengar ada orang yang bisa menghilang secara misterius"


"Kau salah Saudara Yu, Apa kau tidak ingat, Dahulu kala Penguasa alam memiliki suatu kelebihan yang disebut dunia jiwa, Dan dia bisa membawa mahluk apapun kedalam dunia jiwanya, Bahkan dikatakan dalam catatan leluhur, Dia bisa memasuki dunia jiwanya sendiri dengan tubuh kasarnya" Ucap Sou Shang


"Ini hanya sekedar perkiraan saja patriak, Mohon patriak jangan terlalu memikirkan nya. karna sudah ribuan tahun sejak leluhur meninggal, Tidak ada yang terlahir di alam ini bahkan alam atas yang memiliki Dunia Jiwa, Karna yang aku tau jika ada yang terlahir seperti itu di alam dewa tingkat rendah ini pasti akan terjadi penomena alam yang menggemparkan alam dewa" Jelasnya Sou Shang


"Lalu apa yang harus aku lakukan, Apakah hanya menunggu saja?" tanya nya kepada dua orang itu


"Sementara ini, kita harus menunggu saja dulu info dari tetua yang ditugaskan untuk mencari" Sahut Tetua Sou Yu.


Sou Shang mengangkat tangan nya. Lalu terdiam beberapa detik.


"Aku sudah mendapat infonya, seorang manusia muncul dari kehampaan dibekas pertarungan tadi, Dengan tampilan yang sangat muda dan tidak memiliki tingkat kultivasi, Dan sepertinya dia mengarah kesini, Tapi Tim pencari kehilangan jejaknya lagi"


"Entah apa yang di inginkan manusia itu jadi menuju kesini, Dia ingin mengantar nyawa atau apa? tapi yang pasti kita harus menyiapkan penyambutan untuknya" Ucap Sou Yu..

__ADS_1


.................


Zhang San melayang di balik awan putih dan menyamarkan dirinya dengan prisai ilusi. 'Paman Oyang' Panggilnya melalui telepati.


Han Oyang langsung muncul, Meskipun dia tidak ingin muncul tapi karna keterikatan kontrak jiwa pada pedang bintang memaksanya untuk keluar dengan menghela nafas.


"Ada apa denganmu paman? Apakah aku menganggumu?" Tanya Zhang San.


"Jelas kau menggangguku, Cepat katakan apa yang kau perlukan?"


"Nyantai aja Paman, Begini paman, sekarang aku menginginkan Api Hitam yang ada di Klan itu" tunjuk Zhang San, Lalu dia melanjutkan lagi "Tapi dibawah sana ada beberapa orang kuat yang sepertinya sudah berada di tingkat dewa langit tahap puncak, Paman bisa tidak membawalan Api Hitam itu untuk ku?"


Han Oyang menyipitkan matanya kebawah, Lalu melesat dengan kecepatan cahaya.


Dia melayang setinggi lima meter di atas kediaman itu lalu melihat tiga orang yang sepertinya merasakan keberadaan nya, Karna menatap kearah dia berdiri.


'Dewa Langit tahap puncak memang memiliki indra persepsi yang sensitif terhadap jiwa, Aku harus menghindari mereka, Kalau kalau mereka mempunyai teknik pengikat jiwa' Batin Han Oyang. lalu melesat meninggalkan tiga orang itu.


'Lokasinya ada didalam Goa menurut informasi' Suara Zhang San menggema lagi di kepala Han Oyang yang langsung mencari dimana keberadaan Goa.


"Apa kau merasakannya Saudara Yu?" Tanya Sou Shang.


"Ya aku merasakan nya, Tapi aku tak dapat melihat apa yang sedang memandang kita tadi" Sahutnya. "Apakah patriak juga merasakannya?" Tanya Sou Yu yang kini memandang Patriak Yi.


"Kau benar, Tapi sekarang aku tidak lagi merasakannya" Sahut Patriak Yi lalu menatap Sou Shang "Tetua Shang kau periksalah Goa Api Hitam aku mempunyai firasat yang buruk" Ucap nya


"Baik patriak..!" Sahutnya langsung melesat meninggalkan mereka berdua.


"Hanya seorang pemuda tanpa tingkatan kultivasi tapi bisa muncul dari kehampaan, Mungkinkah apa yang tercatat dalam catatan leluhur itu benar adanya patriak? Tentang orang yang kita bahas sebelumnya"

__ADS_1


"Kemungkinan besarnya iya, Karna tak mungkin seseorang bisa merobek dimensi dan berpindah tempat terkecuali dia memang memiliki Hal itu...


__ADS_2