ZHANG SAN

ZHANG SAN
Berita Mengejutkan


__ADS_3

Setelah mendengar tidak ada nya lagi bunyi pertarungan. Cao Ling An segera melesat keluar dan menemukan Suami nya sedang duduk di temani seseorang.


Lalu dia mendekat. "Terima kasih atas kebaikan tuan muda Hou yg menolong suami ku. Ucap nya sambil memeluk Zhang San yg sudah membuka mata nya.


"Aku tidak banyak membantu" jawab Hong Houcun dengan jujur


"Aku akan membalut kan luka mu. Lebih baik kita masuk dulu" ucap nya lagi.


"Baik lah" jawab Zhang San.


Namun Hong Houcun menawarkan diri.


"Bagaimana kalau kalian ke Klan Hong ku. Disana banyak terdapat obat- obatan. Jadi akan mudah" ajak nya.


"Bukan kah terlalu merepotkan. Tapi bolehkan aku minta tolong kepada mu saudara Hong?" Tanya Zhang San


"Silahkan" jawab nya singkat


"Tolong bantu keluarga Lu."


"Tidak masalah. Kau tenang saja. Aku akan memperbaiki kembali kediaman ini"


Lalu Zhang San membawa Hong Houcun kearah Zhang Wei dan memperkenal kan nya.


"Hai cantik aku Hong Houcun." Sapa nya sambil mengulurkan tangan


"Hai juga. Aku Zhang Wei. Mereka bersalaman sangat lama.


Tanpa sadar mereka di tinggalkan oleh semua orang yg ada di sana.


Mereka berdua larut dalam pandangan pertama.


Setelah sampai di depan pintu yg hancur Zhang San kemudian Bersuara.  "Apa kalian ingin berdiri di sana selama nya?" Canda nya sambil terkekeh


Zhang San memapah kekek Lu Cangmin hingga kedalam membiarkan dua anak muda yg lagi jatuh cinta.


Sedang kan Zhang Wei yg mendengar ucapan Zhang San tersadar lalu segera melepas jabatan tangan nya. Lalu dia berlari kedalam dengan pipi merah bersemu.


Hong Houcun ingin menghentikan nya. Tapi lidah nya kelu. Kata - kata nya tertahan di tenggorokan.


Kemudian satu tepukan menyadarkan nya.


"Tuan muda" ucap seseorang dari belakang.


"Aaaah iya. Ada apa kau kesini?" tanya nya dengan sikap seperti tuan muda kembali.

__ADS_1


"Tuan besar sudah memenang kan wilayah Klan Gao. Jadi tuan besar meminta ku untuk menyampaikan undangan kepada anak muda itu." Tunjuk nya kedalam.


"Sampaikan pada ayah. Buat perjamuan yg besar" ucap nya sambil tersenyum cerah.


"Baik tuan muda. Mohon undur diri" ucap nya lalu menghilang.


Hong Houcun melangkah kedalam kediaman yg sudah terlihat rapuh itu. Lalu dia berkata.


"Ayah ku megundang mu untuk datang kerumah. Ajak lah semua yg ada disini" ucap nya kepada Zhang San sambil melirik Zhang Wei yg sedang membersihkan darah yg ada pada tubuh kakek nya.


Zhang San melihat lirikan mata Hong Houcun kemudian dia menepuk bahu nya.


"Aku akan kesana. Tunggulah sebentar" ucap Zhang San lagi


........


Setelah sampai di kediaman yg sangat megah itu. Mereka pun di arahkan langsung ke ruang makan.


Sambil makan bercerita dan berbincang santai.


"Ayah, apa kah kau setuju jika aku melamar nya" Hong Houcun berucap sambil mendekat kepada Zhang Wei.


Mengagetkan semua orang yg ada di sana. Mereka tercengan dan tak menyangka.


"Apakah telinga ku bermasalah" ucap pelayan yg mendengar perkata'an itu.


"Aku rasa iya." Sahut teman nya


"Aduh, kenapa kau menjinjit telinga ku.?" Ucap nya kesal


Zhang Wei mendengar kalimat itu begitu gugup. "Kenapa dia mengatakan nya di tengah kerumunan. Membuat ku malu saja." Batin nya. Dia serasa ingin berlari dan mencari tempat untuk sembunyi.


Hong Yubai tersenyum saja. Namun tidak bagi istri nya. Hong Yihua medekat dan menyuruh Zhang Wei berdiri lalu menyuruh nya mengikuti nya.


Setelah sampai di tempat yg di tuju lalu Zhang Wei Di cecar dengan berbagai pertanya'an.


Batin nya pun berkata. "Apa seperti ini seleksi menantu,"


"Pertemuan kami terlalu singkat. Bahkan kami baru mengenal tadi siang. saya pula tidak tau dia orang seperti apa. Jadi untuk mengatakan bahwa saya menyukai nya karna sesuatu. itu aneh."


"Lalu apakah kau benar menyukainya?" Tanya Hong Yihua lagi.


"Kalau dikatakan menyukai. Siapa yg tidak menyukai seseorang pria yg baik. Tapi kalau di katakan cinta. Itu mungkin belom ada. Karna waktu belom menumbuhkan nya" sahut Zhang Wei menundukkan kepala


"Baik lah kalau begitu" ucap nya dengan dingin sambil melangkah kembali ketempat ruang makan.

__ADS_1


Sesampai nya di ruang makan. Hong yihua tanpa berkata langsung duduk masih dengan mimik muka serius nya.


Hong Houcun hendak berbicara kembali namun di cegah oleh ibu nya dengan gelengan kepala.


Suasana pun terasa canggung, 


Beberapa menit berlalu, suara Hong Yihua terdengar kembali. Tapi dengan sebuah pertanya'an kepada ibu nya Zhang Wei.


"Saudari ku. Bagaimana menurut mu. Apakah kita akan menikah kan mereka berdua"


Duaaaaar dihati semua orang terkejut mendengar pertanya'an itu. 


Termasuk juga ibunya Zhang wei. Dia pun tak menyangka. Pertanya'an ini seolah meminta persetujuan nya. Setelah berpikir lama. Lu Jingmie ahir nya menjawab.


"Tidak... aku tidak mempunyai hak untuk melarang. Aku serah kan semua keputusan kepada anak ku saja" sambil menoleh kearah anak nya yg meneteskan air mata bahagia mendengar jawaban ibu nya.


"Kalau begitu. Pertunangan dulu untuk saling mengenal" ucap Hong Yihua


Membuat semua orang yg hampir jantungan bernafas lega,


Hong Houcun langsung memeluk ibu nya. "Hei kau sudah besar. Malu di lihat orang" ucap ibu nya namun juga memeluk Hong Houcun dengan bahagia.


"Kenapa baru sekarang mengenalkan wanita kepada ibu. Ibu hampir saja menjodohkan mu. Jika beberapa waktu lagi kau tidak menemukan wanita" tutup nya.


Tawa bahagia pun terdengar di ruang makan itu.


Lalu berita itu menyebar dari pelayan ke pelayan. Hingga setiap anggota klan. mereka pun berbahagia mendengar nya karna akan ada pesta.


........


Berita hangat yg terdengar adalah Klan Gao yg sekarang di akuisisi sebagai wilayah Klan Hong. Di tambah berita pertunangan Hong Houcun dan seorang wanita yg tidak di kenal publik.


Banyak yg iri kepada Zhang Wei karna dapat menaklukkan hati tuan muda Hong yg di Kenal dingin dengan wanita.


Dan acara pun berjalan dengan lancar. Karna penjaga'an cukup ketat.


Beberapa hari terlewat lagi. Lalu Zhang San pamit ke semua orang.


 "Aku akan melanjutkan perjalanan kembali. Aku titip wei'er kepada mu. Jaga dia baik- baik. Aku akan kesini lagi nanti mengunjungi nya"


"Kau tenang saja, aku pasti akan membahagiakan nya" sahut Hong Houcun dengan yakin.


Lalu Zhang San berpamitan dengan bibi nya. "Berhati hati lah" ucap bibi Lu JingMie Dan semua orang yg ada di sana,


"Aku akan menunggu kedatangan mu kembali" ucap Hong Yubai sambil menyerahkan lencana klan dan giok transmisi suara.

__ADS_1


__ADS_2