ZHANG SAN

ZHANG SAN
Memeriksa Patriak Tian Shang


__ADS_3

"Panatua Agung! Kenapa kau membawa orang luar di saat rapat khusus Klan?" Seseorang di barisan para tetua bertanya


"Dia adalah murid ku satu satu nya, Dan aku sudah minta izin kepada patriak" Tian Zhu mengarahkan pandangan nya kepada Tian Wujie yang duduk di paling tengah dan semua orang yang hadir melihat pula ke arah Tian Wuji.


Disana terlihat Tian Wujie mengangguk kan kepala nya dan berkata. "Benar, Aku mengijinkan nya, Karna dia bisa menjadi tambahan kekuatan kita"


"Sekarang apakah masih masalah tetua Li?" Tatap Tian Zhu sambil bertanya.


Tetua Li mengangkat bahu lalu berkata "Jika patriak sudah berkata seperti itu, Tentu tidak masalah"


"Mari kita mulai saja rapat nya" Ucap Tian Wujie.....


"Kita sudah tau semua inti dari permasalahan ini adalah Karna Paman Cho tidak ingin aku mengambil alih kedudukan Patriak, Dia ingin menjadi patriak, seandai nya ayah tidak koma. Mungkin semua ini tidak akan terjadi" Ucap Tian Wujie dengan nada sedih sambil memijit kepala nya.


"Jadi kalau patriak Tian Shang bisa di sembuhkan, Bukan kah permasalahan akan selesai?" Zhang San bertanya dari samping Tian Zhu.


Semua mata menatap ke arah Zhang San.


"Apa kah pertanyaan ku salah?" Tanya Zhang San lagi,


"Begini Nak, Jika menyembuhkan Patriak itu mudah, Pasti lah sudah lama dia bangun dari koma nya. Dan permasalahan nya sudah banyak kita memanggil tabib dan alkemis terbaik di kota ini. Namun nyata nya masih tidak bisa" Tian Zhu menjawab nya.


Zhang San tidak menyahut lagi, Dia ingin mengatakan bahwa dia ingin mencoba menyembuhkan patriak Tian Shang, Namun pasti akan di cemooh oleh orang orang ini, jadi lebih baik diam dulu.


"Paman Zhu, Bagaimana dengan sekte Bulan Sabit, Apakah ada kabar?" Tanya Tian Wujie.


"Aku belum mendapat kabar dari orang suruhan ku, Entah kenapa, Sudah beberapa hari setelah dia pergi, Dia belum kembali" Sahut Tian Zhu


"Kita kekurangan kekuatan untuk bertahan jika harus melawan kekuatan dari pihak paman Cho" Ucap Tian Wujie lagi.


Perbincangan serius terus berlanjut hingga siang hari.


Kini rapat sudah di bubar kan,


"Senior, Boleh kah aku melihat patriak Tian Shang?" Tanya Zhang San kepada Tian Zhu melalui telepati.


"Untuk apa bocah?" Jawab Tian Zhu

__ADS_1


"Siapa tau aku bisa mengobati nya!" Balas Zhang San


Mata Tian Zhu menyipit, "Kapan kau jadi alkemis?" Tanya nya.


"Aku pernah belajar sedikit" Sahut nya.


"Aku akan minta izin dulu dengan Tian Wujie, Jika di izin kan nya kau boleh memeriksa"


"Oke senior" sahut nya lalu dia kembali ke kamar nya. Sedang kan Tian Zhu terlihat 


Setelah mendapat izin dari Tian Wujie, Tian Zhu langsung mengabari Zhang San dan menyuruh nya untuk mendatangi kediaman patriak Tian Shang.


Zhang San berjalan dengan tenang menuju kediaman Tian Shang. Setelah sampai di depan pintu dia di hentikan oleh penjaga. "Siapa kau?" Tanya salah satu penjaga.


"Aku ingin bertemu dengan Patriak muda Tian Wujie dan paman Tian Zhu, mereka menyuruh ku datang kesini" Ucap Zhang San.


"Aku akan masuk lebih dulu, dan kau tunggu lah disini" ucap penjaga itu. Lalu dia membuka sedikit pintu dan memasuki nya.


Semenit kemudian dia keluar lagi dan mempersilahkan pemuda itu untuk masuk,


"Sini Nak.." Ucap Tian Zhu.


Zhang San mendekat.


"Aku sejujur nya tidak percaya jika kau bisa menyembuhkan ayahku, Tapi tidak ada salah nya untul mencoba, sedikit harapan sangat di perlukan dari pada tidak ada sama sekali" Ucap Tian Wujie saat berhadapan dengan Zhang San.


Dan Zhang San mengangguk membenarkan pemikiran itu, itu memang tidak salah. Apa lagi melihat seorang pemuda yang berumur 20an kurang lebih bisa menjadi alkemis.


Zhang San mendekati Patriak Tian Shang lalu menyentuh pergelangan nya. Dan merasakan denyut nadi yang lemah. Juga aliran energi yang kacau.


"Paman, Apa kau tau apa yang terjadi dengan patriak ini?" Tanya Zhang San melalui pikiran nya kepada Han Oyang.


Han Oyang langsung keluar dari dunia jiwa. Karna dia mendapat akses khusus dari Zhang San.


Dan dia melayang di atara semua orang. Tapi mereka tidak melihat nya. Hanya Zhang San saja yang bisa melihat nya dengan mata terbuka.


"Seperti nya jiwa nya sedang kacau dan dia terperangkap dalam ilusi iblis hati. Kau harus menarik jiwa nya, Agar dia bisa lepas dari jerat iblis hati" Ucap Han Oyang.

__ADS_1


"Lalu bagaimana cara nya paman?"


"Aku akan meminjam tubuh mu sementara, Sementara jiwa mu merasuk ketubuh nya" Sahut nya yang langsung merasuk ketubuh Zhang San.


Dan jiwa Zhang San langsung melayang dan memasuki tubuh Patriak Tian Shang.


Tian Zhu dan Tian Wujie duduk melihat Zhang San yang tidak bergerak setelah memengang Patriak Tian.


Zhang San menemukan tempat yang luas di dalam ilusi jiwa milik Tian Shang.


Dia melihat Tian Shang duduk bersama seorang wanita cantik. Lalu dia mendekati nya dan berkata. "Patriak Tian, Salam..!"


Patriak Tian Shang langsung menoleh mendengar suara dari sebelah kanan nya "Apakah aku mengenal mu anak muda?" 


"Seperti nya tidak patriak, Tapi aku mengenal anak mu Tian Wujie." Sahut Zhang San 


"Oh kau mengenal Wujie, Kenal kan juga ini adalah istri ku. Ibu nya Wujie" Ucap Tian Shang.


Namun Zhang San melihat tatapan kebencian dari wanita cantik itu. Dari situ Zhang San mengetahui bahwa patriak terjebak oleh iblis yang menyerupai Istri Patriak Tian.


"Salam bibi" Ucap Zhang San memberi hormat dengan menangkupkan tangan nya.


Istri Patriak Tian mendengus. "Pergi lah, Kau mengganggu kami" Ucap nya mengusir Zhang San.


"Jangan seperti itu istri ku, Dia adalah teman Wujie, Kenapa kau mengusir nya"


Wanita itu tersenyum menatap Tian Shang tapi tidak untuk menatap Zhang San ,


"Seharus nya tidak ada yang bisa ketempat ini, Karna tempat ini adalah rahasia kami berdua" Ucap nya kepada Zhang San.


Patriak Tian Shang juga mengangguk "Kau benar istriku!" Lalu dia mengalihkan pandangan nya ke arah Zhang San dan berdiri. "Katakan siapa kau sebenar nya?" Tatap nya dengan tajam


Zhang San tersenyum lalu berkata "Patriak, aku datang dari dunia luar, Kau sebenar nya terperangkap oleh iblis itu" tunjuk Zhang San ke arah wanita di samping patriak Tian Shang.


Patriak Tian Mengerutkan kening nya heran lalu berkata. "Jangan mengada ngada, dia adalah istriku. Kau tak berhak mengatakan dia iblis" Ucap Tian Shang yang langsung menyerang Zhang San.


Wanita itu tersenyum menyeringai melihat pertarungan mereka. "Aku tak akan kesepian lagi" Ucap nya dengan nada rendah

__ADS_1


__ADS_2