ZHANG SAN

ZHANG SAN
Menghancurkan Klan Wu


__ADS_3

"Tak ku sangka dia begitu kuat, dan Formasi ini begitu merepotkan dia seakan menahan pergerakan cepat ku. apakah memang dia yang telah membunuh Patriak Yan Shuilong. Bahkan dia masih seumuran dengan anak ku yang ada di sekte Pedang Matahari" dia terus memikirkan nya hingga lupa sedang bertarung.


Baaaaam.! Tubuh nya tertanam di tanah terkena tapak penghakiman. Membuat nya susah untuk berdiri. Zhang San langsung turun dan melayang di depan nya dengan pedang yang sudah mengayun. Cresssss. Renyah terdengar saat kepala itu terpisah dari tubuh. Lalu dia mengambil cincin dimensi milik Wu Daimin dan terbang lagi keudara.


"Teknik melempar bintang" ucap nya lalu melepaskan kebawah Dan Boooooom, ledakan besar terjadi di kediaman Wu Daimin. Dan kediaman itu luluh lantak getaran nya sangat luar biasa. Membuat orang bertanya tanya. Apa yang terjadi di Klan Utama Klan Wu. 


Para penduduk di desa/klan Kecil yang berada di bawah naungan Klan Wu keluar dan menatap langit, terlihat kubah yang luas dan tinggi mulai menghilang, lalu mereka bergegas kelokasi untuk memastikan keadaan Klan Wu.


Setelah mereka sampai. Hanya ada bekas ledakan yang tersisa, bahkan tidak ada seorang manusia yang hidup disana. Api masih membakar. Asap melambung tinggi ke awan.


Rombongan pasukan di perbatasan pun melihat ke arah ledakan di kota liangwu. "Apa yang terjadi di kota.? Apa kah ada yang menyerang kota?" Ucap tetua Klan Wu dalam rombongan pasukan itu.


"Aku akan kesana melihat nya. Kalian tetap lanjutkan rencana" Tetua yang lain berkata.


"Aku ikut dengan mu," ucapnya lalu terbang mengikuti tetua itu. "Kenapa disaat seperti ini. Ada yang menyerang. Apa kah kita kecolongan informasi Tetua Wu Gong?" Tanya Wu Shen.


"Aku juga tidak tau. Patriak tidak memberi kabar sama sekali" sahut nya.


"Mengapa juga patriak bersikeras menyuruh semua ahli di tingkat kaisar puncak dan suci ikut keperbatasan. Hingga tidak ada yang menjaga Kota." Tetua Wu Shen jengkel namun dia tetap harus mengikuti perintah.


"Sudah lah. Kita tak harus mempermasalahkan nya la......" Kata nya tercekat ketika melihat satu sosok yang terbang ke arah nya.


"Kita hentikan dia Tetua Gong" ucap Wu Shen yang melesat kedepan lebih dulu kemudian bertanya "Siapa kau. Kenapa kau berada di wilayah kami?"


"Tangkap saja, jangan banyak bertanya" tetua Gong langsung menyerang lebih dulu.


Wuuuuush..!


Treng.... Traaaang... Bugh.. "Ugh.." Tetua Gong terlempar kebelakang. Dan disambut oleh Wu Shen.


"Dia kuat Tetua Shen, Kita harus secepat nya membekuk nya. Sebelum kawanan nya datang" tetua Gong mengira pemuda itu bersama rombongan nya menghancurkan Kota Liangwu.

__ADS_1


"Kalau begitu kita serang bersama tetua Gong" ucap Tetua Wu Shen yang langsung mengeluarkan teknik nya.


"Teknik tingkat kedua, Api penyucian"


Begitu pula tetua Gong juga mengelurkan teknik nya.


"Teknik tingkat kedua, Tongkat Penghancur"


Dua serangan langsung terjalin menjadi satu. Menderu bagai angin tajam yang siap menghancurkan target. Melesat dengan kecepatan cahaya, dari atas datang nya hendak menghantam kepala pemuda itu yang masih melayang di tempat.


Zhang San menyeringai dengan senyum tipis namun Bukan meremehkan. Akan tetapi dia senang melawan orang kuat. Dia akan terus berkembang. Dan di masa depan dia akan mendapati lawan yang bahkan akan sulit dia hadapi. Jadi selagi masih disini Kenapa tidak sambil berlatih menguatkan teknik dan pengalaman.


"Tapak pengguncang semesta" ucap nya dengan tangan kiri menghadang serangan gabungan itu.


DUAAAAAR..!! Guncangan besar terjadi di area itu.


"Dia pasti mati, Tak pernah ada yang berhasil lolos dengan gabungan dua kekuatan tingkat suci, Bahkan tingkat dewa sekalipun kalau ada, akan mati" tetua Gong tersenyum bangga melihat ledakan itu.


"Tapak penghakiman" suara rendah terdengar di belakang dua orang tua itu.


Zhang San turun dengan pedang di tangan kanan nya yang siap memenggal. "Katakan mau kemana kalian membawa pasukan sebanyak itu?"


"Cuiiih," tetua Wu Shen muludah kan darah yang ada di mulut nya kemudian berkata "aku tak sudi, bunuh saja aku"


"Aku kabulkan" pedang Bintang melayang ketenggorokan dan memisakan kepala dari tubuh nya.


Tetua Gong mundur menggunakan tangan dan pantat nya. "Jangan bunuh aku. Aku ingin tetap hidup" ucap nya memohon.


"Boleh saja, asalkan kau menjadi budak ku, apa kau mau?"


"Aku mau... aku mau..." sahut tetua Gong dengan cepat.

__ADS_1


"Katakan, kemana pasukan itu akan pergi?"


"Me- mereka akan menyerang Klan Yu atas perintah patriak Wu Daimin. Namun ini juga rencana dari patriak Jia Lou dan Jiang Bohui. Mereka juga akan menyerang wilayah utara mulai dari perbatasan wilayah mereka....." panjang kali lebar dia menceritakan rencana dari mereka bertiga untuk memusnahkan klan Yu.


"Apa kah ada lagi rencana yang belom kau katakan?"


"Ti-tidak ada lagi tuan"


"Kalau begitu baiklah" Creeeez dia langsung mengayun pedang nya cepat. "Aku tak ingin mempunyai budak seorang penghianat" ucap nya lalu terbang sambil mengabari Dong Hu tentang masalah yang akan di hadapi oleh Klan Yu.


Setelah itu dia terbang kembali ke arah klan Yu dan melihat dari atas kemah yang di bangun oleh Klan Wu, lalu pemuda itu merencanakan sesuatu.


"Patraik Yu" panggil nya melalui telepati.


Mendengar suara di kepala nya patriak Yu mengangkat tangan untuk menghentikan rapat senentara. "Ada apa Nak Zhang?"


"Apa kau tau, tiga patriak Jiang Bohui. Jia Lou dan Wu Daimin telah merencanakan ingin mengahancurkan Klan Yu"


"Apa?" Tangan nya menghentak meja. Membuat semua orang yang hadir di rapat itu terkejut dan bertanya-tanya, apa yang terjadi dengan patriak mereka.


"Aku sudah membunuh Wu Daimin dan menghancurkan Kota Liangwu. Dan kini aku sedang di perbatasan mengamati mereka yang berkemah disana, tolong kirim pasukan semampu mu patriak. Namun hanya yang berada di tingkat kaisar saja."


"Baik lah, Aku akan segera melaksanakan nya." Lalu dia mengakhiri telepati nya.


Kemudian menatap para tetua yang ada disana. "Aku akan mengatakan sesuatu hal yang mengejutkan. Tiga patriak Jiang Bohui, Jia Lou dan Wu Daimin telah merencakan untuk menghancurkan klan kita. Dan mereka masing-masing sudah mengirim pasukan mereka di perbatasan wilayah. Kita juga akan mengirim pasukan kita."


"Aku akan menghadapi pasukan Jia Lou kakak" ucap Yu Tai Buki dengan semangat membara.


"Biarkan aku untuk menghadapi pasukan Jiang Bohui patraik" Yu Ming Lan berkata sambil membungkuk.


"Aku akan mengalahkan Klan Wu patriak" ucap Yu Bin.

__ADS_1


"Yu Bin, kau tetap disini menjaga kota. Kau adalah pilar yang akan tetap mempertahan kan kota jika kita kalah di perbatasan. Dan alasan yang lain nya adalah Zhang San sudah menunggu di wilayah Klan Wu. Dia akan memimpin pasukan disana...


Next Ch 20:00


__ADS_2