
Dong Hu terus bertanya di sisi Zhang San. Hingga membuat telinga nya sakit. "Lihat saja pertempuran mereka tak usah banyak bertanya" ucap nya dengan mata masih memperhatikan pertempuran di depan.. "Dong Hu ini seperti anak remaja saja banyak tanya" Gerutu nya dalam hati,
Matahari mulai condong ke barat. Namun pertarungan dua pemuda itu masih berlanjut. Tak mungkin ada yang mengalah, dan tak akan ada yang ikut campur urusan mereka berdua. Karna ini pembuktian siapa yang lebih jenius diantara mereka berdua.
Zhang San melayangkan pandangan nya kelain tempat. Terlihat ada beberapa orang yang berpakaian hitam sedang bersiap.
"Apa kah akan ada penggangu" gumam nya. Dan gumaman itu terdengar oleh Dong Hu.
"Kita harus membantu yang mana patriak?" Dong Hu lagi lagi bertanya.
"Aku belom yakin ingin membantu." Ucap nya sambil melihat lagi perkembangan nya.
Terlihat kini Yan Shong sedang terdesak oleh kekuatan pedang dingin itu. Dia terlempar karna tak kuat lagi menahan gempuran Yu Qin Chang berikan tanpa sempat menarik nafas.
Boooomm.!! Tubuh nya masuk kedalam tanah.
Setelah debu debu yang naik kepermuka'an menghilang karna siulan angin kencang. Terlihat disana. Telentang satu tubuh yang berlumur darah.
Yu Qin Chang turun perlahan. Namun dia tetap melayang di udara. "Kita harus mengakhiri pertarungan ini, jika kau ingin mendapat kan gelar itu. Ambil lah. Aku tidak memerlukan nya" ucap nya lalu berpaling meninggalkan tempat itu.
Namun satu kelompok orang datang dengan niat membunuh mengelilingi nya dan menghentikan terbang nya.
"Kenapa kalian menghentikan aku?" Tanya nya bingung. "Bukan kah kami sudah sepakat tidak akan ada yang ikut campur dalam urusan kami" sambung nya lagi menatap tajam orang di depan nya. Sambil memperhatikan gerak orang di sekeliling nya.
"Tak perlu banyak Omong," Pemimpin kelompok langsung menggerak kan tangan nya kedepan. Dan semua orang yang mengelilingi nya langsung bergerak menyerang.
Sepuluh orang di tingkat kaisar tahap menengah. Melawan satu orang di tingkat kaisar tahap menengah pula. Sungguh kecurangan yang nyata.
__ADS_1
Namun itu tak melemahkan mental Yu Qin Chang. Yu Qin Chang terdiam sejenak. Dia sedang mengirim transmisi suara kepada Ayah nya. Meski dia tak akan mampu untuk bertahan lama. Setidak nya dia harus mengulur waktu dengan baik
"Teknik tingkat kedua, Salju Beku"
Dia mengibaskan sejumlah energi es yang berada dalam pedang nya. Membekukan wilayah pegunungan yang hampir sudah tak terlihat gunung nya. Udara mengembun dan membentuk pisau kecil namun tajam di sisi nya. Siapa yang berani mendekat maka akan terkena pisau tajam itu.
Enam orang dari tiap sisi mereka menggunakan keterampilan yang mereka miliki.
Woooosh..!
Serangan mereka menjadi satu, bagai anak panah yang di lesat kan ke satu tujuan. BOOOM!!
Sebagai target mati. Yu Qin Chang tak bisa banyak bergerak. Karna pergerakan nya telah di kunci oleh mereka berenam.
Di katakan. Yu Qin Chang ini adalah jenius muda paling Top di Klan Yu yang berada di wilayah utara benua Tianwu ini. Dia bisa menguasai berbagai teknik yang di ajarkan oleh ayah nya selaku patriak Klan Yu, Yu Tai Ba.
Namun menghadapi enam orang yang berada di tingkatan yang sama. Memang sangat sulit. Bahkan bisa di bilang mustahil menang.
Kini Yu Qin Chang mulai terpojok. Dia terus di gempur tanpa sempat memberi perlawanan. Hanya kekuatan Fisik dan teknik pertahanan absolute Es beku saja yang mebuat nya masih belom terjatuh dari ketinggian.
Namun tiba- tiba. Dua serangan mengarah kepada nya dari depan dapat dia tangkis. Namun Serangan selanjut nya dari arah belakang mengenai nya. Braaaaaak...! Menghancurkan pertahan Es beku nya
Tubuh nya terlempar dengan kencang mendekat kearah Pohon yang di duduki oleh Zhang San dan Dong Hu.
Booooom!! Pohon itu tumbang. Bahkan terbelah oleh laju tubuh Yu Qin Chang.
Zhang San melompat kesamping kanan. Begitu pula Dong Hu. Dia melompat ke sisi kiri.
__ADS_1
Sekarang ada tujuh orang yang menatap kebawah. Dimana Yu Qin Chang mendarat.
Yan Shong Dengan tatapan arogan seolah raja yang luar biasa mengeluarkan suara nya "Tidak ada yang tau bagaimana cara kematian mu. Dan tak akan ada yang tau kecurangan ku" ucap nya dengan nada sombong.
Setelah debu menghilang dia melihat dua orang sedang berada di sisi Yu Qin Chang sedang memeberikan Pil Obat. lalu dia berkata dengan teriakan nya. "Siapa kalian. Kenapa berada disini?"
Dong Fu berdiri dan memalingkan wajah setengah baya nya. Lalu memandang tujuh orang yang mulai turun dari udara..
"Apakah pegunungan ini milik mu, hingga melarang kami berada disini?" Tanya nya tak kalah angkuh.
Mendengar itu para bawahan Yan Shong langsung murka. Tanpa aba- aba dia langsung melesat dengan pedang terhunus yang di balut energi kuning pijar. Akan tetapi dia tak melihat siapa lawan.
Kini Dong Hu sudah berada di tingkat suci tahap awal. Setelah dia berkultivasi di menara kultivasi. Dia mampu menerobos hambatan. Dan Untuk melawan orang yang berada di tingkat kaisar tahap menengah. Dia hanya perlu mengibaskan tangan nya kesamping kiri. Untuk memblokir pedang itu. Lalu menangkap pergelangan tangan musuh dengan tangan kanan nya. Lalu memelintir nya. Dan menendang dada nya dengan gaya berputar. Membuat tubuh musuh melengkuk lalu terlempar ratusan langkah. Tak bisa bangun lagi.
Enam orang termasuk Yan Shong tercengang. Hanya beberapa detik anak buah nya lewat. Kini lewat kembali namun dengan cara yang berbeda.
Lalu mereka menelisik tingkatan Orang yang berada di depan mereka. "Tingkat suci" dengan suara rendah Yan Shong Berkata. Dia hampir menjatuhkan rahang nya. Berurusan dengan orang di tingkatan ini. Hanya para tetua yang bisa melawan nya.
Mereka pun hendak lari. Namun Zhang San menggunakan segel nya. "Formasi Dunia Pedang" Selesai berucap kubah transfaran mengurung mereka semua.
"Gawat tuan muda. Kita berada dalam Formasi" ucap pemuda di samping Yan Shong yang mulai ketakutan.
"Aku juga tau bodoh.." ucap nya memukul kepala orang yang di samping nya.
"Kita harus melawan nya." Ucap Yan Shong lagi.
"Apakah tuan muda sudah menghubungi patriak?" Tanya yang lain nya.
__ADS_1
"Aku memberi tahu mereka sebelum nya. Bahwa kemenangan pasti dalam genggaman. Jadi mereka tak mungkin lagi bersiap." Ucap nya lalu menghela nafas karna kesalahan nya sendiri
"Hancurkan Giok jiwa tuan muda" ucap seseorang yang berada di paling kanan memberi saran. Lalu mereka semua menghancurkan Giok Jiwa mereka. Dengan itu pasti kediaman Klan Yan akan gempar...