ZHANG SAN

ZHANG SAN
Masih di Klan Long


__ADS_3

Long Sai mundur satu langkah ketika sembilan belas orang dari kelompoknya satu persatu terlempar dan hanya menyisakan teriakan, Hanya dengan pukulan dan tendangan yang terlihat biasa saja Zhang San menunjukkan kesenjangan kekuatan.


"Mereka bukan lemah, Tapi lawan yang terlalu kuat" Long Zong menggelengkan kepalanya karna sempat ingin membantu. kini dia dapat bernapas lega setelah melihat pertarungan yang tidak berlawan.


"Kau benar tetua Zong, tidak salah patriak Long Fei mengangkatnya jadi murid, dia memang berbakat" Sahut seorang tetua yang berada disampingnya.


"Aku menyesal saat itu tidak bisa membantu patriak Long Fei, Tapi karna sudah ada muridnya sekarang, Aku yakin dia bisa memimpin kembali Klan Long ke masa keemasan.


Duaar..! Satu kepala terakhir pecah menyisakan tubuh yang langsung terjatuh.


Langkah Bayangan..! Swosh..! Zhang San muncul dihadapan Long Sai yang tak bergeming dari tempatnya. dia terkejut tapi tak sempat lagi menghindar.


Braaaaaak...! Tubuh Long Sai terbang tanpa kendali karna pukulan Zhang San menghantam dada dan mungkin saja berbuah patah tulang.


Langkah Bayangan..! Braaak..!


Aaaaakh...! Long Sai terbang kembali terkena tendangan dipunggungnya.


"Apa hanya segini kekuatan yang kau banggakan, Mana kesombonganmu tadi?" Zhang San mencibir "Hanya besar mulut, Tapi tak punya kemampuan, Potong saja milikmu dan gantung di depan pintu buat persembahan"


"Aaaaaaargh.... Bangsat, Akan ku hancurkan batok kepalamu" Setelah mendapatkan momentumnya Long Sai menggunakan gerakan spesial miliknya "Transformasi Naga"


Perubahan segera terjadi pada tubuhnya, Tapi Zhang San hanya melihat dan menguap, Karna dia sudah pernah mengalahkan Long Kai yang lebih kuat dan tinggi tingkatannya, Jadi dia tidak lagi terkejut melihat perubahan itu,


"Teknik pedang Naga, Pedang Naga Api!"


"Matilah kau!" Dengan teriakan yang nyaring dia melesat ke arah Zhang San.


'Aku sangat yakin dengan kemampuan ini, Bahkan ditingkatan yang sama pun aku pernah mengalahkan orang dengan bentuk ini, Apalagi dia hanya di tahap awal Dewa Langit'


Beng..!

__ADS_1


Pedangnya ditahan oleh Zhang San dengan tangan Kosong, Mata Long Sai terbelalak menyaksikan hal itu, "Ini tidak mungkin, Mengapa kau bisa?" Dengan rasa tidak percaya dia menghentikan ucapanya.


"Apa kau ingin tau alasannya?" Zhang San bertanya sambil menyunggingkan senyumnya.


Tanpa menunda, Zhang San mulai menunjukkan tingkat kultivasinya yang sebenarnya.


Dewa Langit tahap Awal.


Dewa Langit tahap Menengah.


Dewa Langit tahap Puncak dan tingkat itu terus merangsak naik.


Semua orang pun menyaksikan hal itu terkejut, "Ini adalah teknik bayangan penekan kultivasi milik Patriak Long Fei yang diciptakannya sendiri, Dan muridnya adalah orang kedua yang menguasainya" Tetua Zong yang lebih mengenal dengan teknik itu segera terperanjat


Dewa Surga tahap Awal dan auranya terus meningkat hingga tahap menengah Dewa Surga.


Tapi tidak ada lagi yang dapat melihat tingkatan nya, Karna disana hanya ada tingkat dewa Surga tahap awal saja yang tertinggi.


Zhang San tanpa sadar mengeluarkan Aura naga dan terlihat keagungan yang dimilikinya terpancar.


"Hormat kepada Raja Naga yang agung" Long Zong segera bersujud ketika merasakan aura besar itu.


"Hormat kepada Raja Naga yang Agung" Semua orang yang hadir memberi Hormat dan bersujud.


"Ini tidak mungkin" Suara Long Sai keluar dan menggelengkan kepalanya, dia dipakasa tertekan ketanah karna Aura itu menekannya.


Segel Naga keluar dari cincin penyimpanan Zhang San dan bersinar di hadapannya kemudian masuk kedalam tubuhnya.


"Semua itu hanyalah legenda, Tapi kini aku dapat melihatnya secara langsung. sungguh Aura Raja Naga sangat kuat menekan kita semua" Ucap Long Ye yang berada disamping Long Zong dengan masih menundukan kepalanya.


Zhang San merasakan kekuatan yang keluar bukan miliknya, Tapi dia tetap tersenyum karna tau penyebabnya.

__ADS_1


'Baiklah jika kau ingin aku menjadi pemimpin Klan ini, Ini adalah bantuan yang cukup untuk menghancurkan kekuasaan Klan bayangan' Zhang San menyampaikan ungkapannya kepada Naga sejati yang ada dalam dunia Jiwanya melalu telepati, setelah memutus telepatinya dia pun menatap semua orang yang ada disana tidak terkecuali.


"Bangunlah kalian semua"


Mendengar Suara Patriak Muda mereka hanya bangkit lalu berlutut satu kaki dan memberi Hormat lagi.


Long Zong segera berkata "Maafkan kami semua yang sebelumnya tidak menyadari bahwa yang ada dihadapan kami adalah titisan dari Raja Naga yang agung"


Zhang San tersenyum, lanjut berkata "Tak apa, Kita ke Klan saja, dan bawa orang ini dan kurung dia serta jangan biarkan dia lepas" Ucapnya lalu melayang ke arah Kota, Di ikuti oleh ratusan orang yang tersisa sambil membawa Long Sai sebagai tahanan, Mereka kini benar benar pasti setia. karna darah mereka terhubung dengan segel naga yang ada didalam tubuh Zhang San meskipun tanpa Kontrak Jiwa.


...............


Kediaman Patriak Klan Long, Kini Zhang San duduk di kursi kemulian sebagai yang mulia yang di tinggikan, Karna sudah ribuan tahun tidak pernah ada yang menguasai Aura Raja Naga, Meskipun itu hanya tercatat dalam sejarah dan di anggap sebuah legenda.


Catatan itu mengatakan jika Aura Raja itu dapat membuat hati orang tenang jika berada didekatnya dan juga dapat membuat orang tercekik hanya dengan merasakannya, dan mereka merasakan keduanya hingga meyakini bahwa itu adalah Aura dari Raja Naga yang Agung.


"Salam Hormat yang mulia" Ucap Semua orang yang hadir di kediaman itu.


Kediaman patriak Long sendiri adalah yang terbesar dengan tiga lantai dan ada lima puluh kamar yang tersedia.


Dan disana juga ada Aula pertemuan yang memungkinkan lebih dari lima ratus orang bisa berhadir disana dengan kursi dan meja yang tersedia.


"Duduklah kalian semua" Zhang San menatap mereka semua dengan lambaian tangan, Mereka pun segera duduk di kursi masing masing Karna memahaminya, lalu dia lanjut berkata "Apakah yang aku pinta sudah dilakukan?"


"Ijinkan Hamba menjawab" Long Zong berdiri


Zhang San mengangguk dan lanjut berkata "Silahkan, Tetua Zong!"


"Semua sudah ditangkap yang Mulia" Long Zong bertepuk tangan dua kali memberi kode untuk penjaga yang membawa beberapa orang diantaranya ada Istri Long Sai dan dua anak laki lakinya. serta istri dari Long Kai dan satu anak perempuannya dan lima selir yang bersamanya.


"Cepatlah kalian berlutut kepada Yang Mulia Raja Naga!" Long Zong segera menyuruh lima orang itu untuk berlutut.

__ADS_1


"Hormat kami kepada Raja Naga" Para selir dan istri dari Long Kai berlutut tapi tidak dengan istri Long Sai dan juga dua anak laki lakinya.


__ADS_2