ZHANG SAN

ZHANG SAN
Perang Antar Klan 4


__ADS_3

Dong Hu menapak kan tangan nya ketanah lalu menggunakan lonjakan untuk terbang mundur setelah tekanan yang menekan tubuh nya menghilang.


Lalu dengan tertatih dia bangkit menuju Yu Qin Chang yang masih tak bergerak. Dia mengeluarkan pil penyembuhan tingkat tinggi yang di buat oleh Zhang San.


Dong Hu langsung memasuk kan nya kedalam mulut Yu Qin Chang lalu mengalirkan energi nya untuk membantu pemulihan luka organ dalam nya...


Disisi yang lain.


Yan Shuilong merasa ada kekuatan tak kasat mata mengarah ke tubuh nya. Dia pun melambaikan tangan di udara. Setelah itu Terlihat lapisan tipis tercipta di sekitar tubuh nya dengan jarak setenga depa.


"Sluup...."


Pedang Aura masuk seperempat nya namun tak sampai ketubuh Yan Shuilong, Yan Shuilong pun merasa lapisan tipis nya terbuka membuat kening nya mengkerut. "Teknik ini seperti punya Klan Tian, semuda ini sudah bisa menguasai nya. Padahal hanya ada beberapa orang yang bisa menggunakan teknik unik ini" batin nya. Lalu dia bertanya "Kenapa Klan Tian menggangu urusan ku, bukan kah kita tidak ada permusuhan?"


"Apa kau melihat nya?" Tunjuk Zhang San kepada Dong Hu, "dia adalah tetua di klan kami, dan kau menyakiti nya, apakah alasan ini tidak cukup untuk membuatku ikut campur"


"Tian Shang memang pintar menyembunyikan jenius nya yang sudah mencapai tingkat seperti ini" dia memuji Klan Tian dengan jujur "Namun sayang harus mati dengan cepat" ucap nya langsung menghilang.


(Zhang San sebelum nya mengubah tingkat kultivasi nya di tingkat suci tahap awal. Jadi apa yang di lihat oleh Yan Shuilong hanyalah tingkat suci tahap awal.)


Dengan cepat dia berada di hadapan Zhang San dengan tangan kanan yang melayang mengarah ketenggorokan nya. Bukan dengan cakar melaikan dengan tinju.


Zhang San masih terlihat tenang. Bagi orang yang melihat serangan Yan Shuilong ini begitu cepat. Namun tidak bagi Zhang San. Dia melihat nya. Cahaya samar terlapis di kepalan tangan Yan Shuilong. Zhang San memundurkan kepala nya sedikit lalu menangkap tinju itu dan memutar nya. Kraaaak. Terdengar bunyi renyah disana.


Yan Shuilong tidak berteriak, melainkan dia memutar tubuh nya keatas sesuai putaran tangan yang di putar oleh Zhang San dan melayang kan Tendangan kaki kiri kearah kepala Zhang San. Namun Zhang San sudah mengira hal itu. Tangan kirinya menunggu diatas kepala lalu menangkis nya.


Mereka berdua sama- sama mundur. Jika dengan tangan dan kaki belom berhasil. Sa'at nya memakai senjata.

__ADS_1


Yan Shuilong melambaikan tangan nya di udara, dan sesa'at kemudian Pedang berwarna hitam panjang melayang di hadapan nya. Dia menggenggam pedang nya. Lalu melompat kedepan sambil menebaskan pedang nya sambil menggumam kan tekni nya.


"Teknik Tingkat Kedua, Pedang Darah"


Zhang San juga mengeluarkan senjata nya. Dia melakukan hal yang sama. Melambaikan tangan nya. Lalu muncul Pedang di hadapan nya. Lalu dia menggenggam nya dan langsung menggumamkan teknik nya.


"Teknik pedang petir, Tebasan Dua Gelombang"


Tebasan secara vertikal dari atas melaju dengan cepat. Namun di hadang diudara oleh tebasan menyilang "WUUUUUSH.!! BOOOOM..!!"


Lalu mereka sama- sama melepaskan pedang Qi satu dari Aura Pedang satu nya entah dari apa. Namun yang pasti mereka sama- sama memberikan sentuhan terbaik mereka.


Sekali lagi Ledakan tercipta, dimana mereka mengadu pedang disana lah ledakan


"Kau bisa mengimbangi ku, berarti ranah kita sama. Apakah kau merubah wajah mu menjadi muda?" Ucap nya sambil mundur mengatur nafas.


Yan Shuilong langsung bergerak cepat, dia hendak keluar sebelum Formasi itu sempurna. Namun serangan Dahsyat datang dari belakang nya. Boooomm..!!


Dengan teknik melempar bintang. Tubuh Yan Shuilong tertanam di Tanah.


Yan Shuilong terbang lagi keatas dia tak peduli dengan yang lain nya. Namun dia terhenti diudara. Karna Formasi Dunia Pedang sudah sempurna. Dia menatap tajam Zhang San.


Dia bahkan belom mendapat luka, Terlihat dari sekeliling nya hanya Retakan dari lapisan energi pelindung tubuh nya setelah terkena teknik melempar bintang.


"Pelindung tubuh nya sangat kuat, Meski tipis." Batin Zhang San. "Namun aku berkeyakinan dapat membunuh nya. Karna aku lah penguasa di Formasi ini" kata nya lagi lalu menggerak kan tangan nya menciptakan ribuan pedang. Dan telapak tangan.


"Tapak Penghakiman, Pedang Aura" 

__ADS_1


Wooosh.. Woooosh..!!


Ribuan pedang Aura yang terbentuk silih berganti menyerang Yan Shuilong. Dan ribuan tapak mengejar nya yang terus terbang menghindari.


"Sialan. Formasi ini sangat merepotkan. Sebenarnya siapa dia. Dan dari mana dia? Mengapa bisa menggunakan keterampilan unik yang lain nya!? Seberapa banyak dia mempunyai teknik" Batin nya terus bersuara sambil menangkis pedang Aura yang tak berhenti menyerang nya dan menghidar dari tapak yang mencoba menghancurkan lapisan pelindung tubuh nya..


Aku harus mencoba teknik itu. "Teknik telapak dunia, Tapak Pengguncang Semesta" gumam nya.


SWOOOOOSH... BOOOOOOOOM... DUAAAAAAR.!!


Ledakan besar terjadi dan kawah yang dalam akibat ledakan tercipta. Terlihat Yan Shuilong keluar dari asap dengan cara terjatuh namun tak ada lagi gerakan tubuh nya. Namun nafas nya masih terdengar meski kecil.


Zhang San puas melihat teknik yang di berikan Kakek Fei Long itu. Daya serang nya hampir sama dengan teknik melempar bintang.


"Siapa sebenar nya kakek Fei Long ini? Jika bukan mencapai tingkat sekarang aku masih belom bisa menggunakan teknik ketiga dari telapak dunia" batin nya sangat penasaran "Aku harus mencari tau nya lebih lanjut. Namun adahal yang lebih penting sa'at ini" ucap nya sambil menghilangkan Formasi Dunia Pedang.


Lalu dia turun kebawah dan melayang sejengkal dari tanah. Tanpa banyak bicara. Zhang San langsung memenggal kepala Yan Shuilong. Karna orang ini tak bisa di berikan keaempatan hidup..


Setelah itu dia mengambil cincin yang berada di jari manis Patriak Yan Shuilong. Lalu berpaling kearah Yan Li-Mau yang masih terbengong melihat kakak nya mati dengan cara begitu kejam.


Melihat tatapan tajam dari Kejauhan. Yan Li-Mau perlahan mundur. Meski tubuh nya sudah mulai pulih. Namun jika melawan orang yang bisa membunuh kakak nya. Dia pasti akan berujung sama dengan kakak nya.


"Ampuni aku. Aku akan memberikan seluruh hartaku. Tapi biarkan aku hidup" ucap nya bersujud dihadapan Zhang San.


"Yang memutuskan kau berhak hidup atau mati bukan aku" sahut Zhang San lalu mengirim telepati kepada patriak Yu.


Patriak Yu Tai Ba bangkit dengan pedang di tangan nya dari belakang dia langsung menebas kepala Yan Li-Mau tanpa memberinya sambutan yang meriah..

__ADS_1


Zhang San mengontrol energi jiwa di ujung jari nya. Lalu menarik Cincin dimensi Yan Li-Mau. Lalu dia pergi mendekati Dong Hu yang masih memegang kaki nya...


__ADS_2