
Cao Ling An dengan pedang putih yang dia miliki yang juga memancarkan hawa dingin yang menyengat tulang bagi orang yang mendekatinya, Hingga sebagian orang tidak ada yang berani mendekat hanya memberikan dia serangan jarak jauh saja, Namun sebagian lainnya tetap menyerang meski tau akan mati.
Cao Ling An melayang diudara lalu mengeluarkan tekniknya
"Teknik Pedang Bunga, Kelopak Bunga penghancur!"
Teknik yang diturunkan ibunya kepadanya adalah salah satu teknik yang mengkonsumsi energi Qi cukup tinggi, namun lebih efektif untuk menyerang dalam sekala besar. Kelopak bunga tercipta dari energi dingin yang dikeluarkan oleh Yu Ling An yang langsung di kibaskannya ke segala sambil memutar tubuhnya. menusuk setiap orang dan langsung membekukan mereka.
Yang tersisa dari Para Dewa Kuning mundur perlahan karna tak ingin mati
Setelah membekukan hampir lima puluh persen dari tingkat Dewa Kunging, Cao Ling An pun mulai terengah, Segera Cao Ling An mengatur nafasnya karna cukup banyak mengeluarkan energi dia pun harus menelan Pil Pemulih Energi dengan cepat.
"Serang dia, Lihat dia sudah mulai kehabisan energi!" Salah satu di antara ratusan anggota yang tersisa berteriak, Entah siapa? tapi suara itu menggerakkan mata semua orang yang sebelumnya hendak berlari keluar dari Klan, Kini berbalik melihat kearah wanita yang sedari tadi menggempur mereka.
Mereka melihat kebenaran itu lalu mulai menyiapkan teknik mereka. "Gabungkan kekuatan, Meski kita kalah tingkatan, tapi kita ada banyak orang" Entah siapa lagi itu yang bersuara, Tapi yang pasti semua orang langsung memperagakan gerakan dari teknik gabungan yang sudah mereka kuasai.
"Formasi Pembunuh dua belas dewa, Aktifkan!" Sebagian dari mereka ingin mengurung Cao Ling An dengan Formasi, Sebagian lagi langsung memberikan serangan agar memudahkan Formasi terbentuk.
Swing~~~ Ratusan serangan menjadi satu membentuk energi berbentuk bola besar mendensing seperti gasing berputar mengikuti arah angin, Lalu semua orang yang membentuk bola energi itu langsung melempar serangan dahsyat mereka.
__ADS_1
*Booom Boooom Booom*
Ledakan langsung terjadi ditempat Cao Ling An berada sebelumnya. Ketika cahaya yang menembus langit itu menghilang dan mereka menemukan ada seseorang yang terjatuh dari ketinggian, Tapi itu bukan tubuh seorang wanita, Melainkan tubuh seorang lelaki.
Sebelum Formasi dan serangan itu benar-benar mengurung dan menghantam Cao Ling An, Zhang San yang membawa Wang Qishang yang berada dilengannya. langsung melempar Wang Qishang ke arah serangan gabungan itu hingga ledakan terjadi, Meski tidak bisa membunuh seorang yang berada di Tingkat Dewa Hijau tahap menengah, Setidaknya serangan itu bisa membuat cidera. Sedangkan Zhang San menarik Cao Ling An kedalam pelukannya.
Wang Qishang yang terjatuh tak bisa mengendalikan tubuhnya hingga bunyi gedebuk pun terdengar ketika tubuhnya menyentuh tanah, Bagai nangka yang terjatuh dari ketingian. Tubuh gempalnya merangsak kedalam tanah.
Zhang San membiarkan Wang Qishang yang belum bisa bergerak, Dia kini menatap ratusan orang yang sudah berani menyerang Istrinya. Dia pun menggunakan gerakan langkah bayangan dan muncul di salah satu orang kemudian menarik tangan orang itu hingga terdengar teriakan yang pilu, Darah langsung menyembur dan dia terjatuh karna tak dapat mengendalikan energi sepiritualnya karna rasa sakit yang kuat menyerang tubuh dan mentalnya.
Zhang San melakukan itu hanya untuk mengacaukan mental mereka. dan benar itu membuat wajah mereka ketakutan. Zhang San menggunakan lagi tekniknya Ketika dia ingin bergerak sebuah suara menghentikannya.
"Mm" Zhang San mengangguk lalu memperhatikan pertarungan ibu mertuanya yang sudah tersudut sepertinya. dia bergerak hingga sangat dekat dengan Xia Lang, langsung saja dia menggunakan pukulan untuk menghalau kaki yang mencoba masuk keperut Yu Ling An.
Baaaam... Pukulan Zhang San membuat Xia Lang terpental kebelakang, Dia terkejut dengan kedatangan Zhang San yang langsung mengayunkan tangannya untuk memberi pukulan, Akan tetapi, Dia tak sempat menarik serangannya.
"Ayah! Apa kau hanya akan diam? Apakah menungguku mati dulu?" Teriaknya menatap ke arah Xia Lan yang hanya diam sambil menyembunyikan tangannya dibelakang.
Swosh~~ Xia Lang langsung menghilang dari pandangan. dan dia muncul dibelakang Zhang San dan mengerahkan sebagian kekuatannya dengan tinju yang kini dia layangkan.
Beng!! Zhang San berpaling dan langsung menangkap tinju milik Xia Lan dan angin langsung berhembus dengan kencang mengibarkan rambut yang dimilik Zhang San. dan dia memiliki senyum diwajahnya.
__ADS_1
"Xia Lan, Aku suka dengan kata itu, Kau memang Sialan!" Dia bicara dengan masih memegang erat kepalan tangan Xia Lang.
"Diam Kau!" Wajah memerah ditampilkan oleh Xia Lan, Dia merasa terhina namanya disamakan dengan kata itu, Dia segera menambah kekuatan dan riak energi muncul dikepalan tangan itu, Tapi Zhang San juga mengeluarkan energinya yang belum terpakai sebelumnya. hingga Riak energi itu saling mendorong dan terlepas satu sama lain.
"Tahap Dewa Hijau menengah asli memang bukan kaleng-kaleng"
Kemudian mereka beradu kembali pukulan, sikutan, Serta tendangan kaki, Tak mungkin ada yang ingin mengalah dalam pertarungan ini.
Dalam sekejap keduanya berada dalam kekacauan yang mengacaukan benua, Semburan gelombang kejut bergema diudara, memekakkan telinga, Dentuman dan ledakan terus terjadi, Dari udara, Turun kepermukaan tanah dan kembali lagi keudara.
Pertarungan dua entintitas tertinggi dibenua itu terus mengguncang bumi, Saat mereka bertukat pukulan, pertermpuran akan semakin sengit, Bahkan orang-orang yang ada disana segera menjauh dan orang-orang yang jauh ratusan mil dapat mendengar suara ledakan-ledakan yang dihasilkan dari pertemuan kekuatan mereka..
Beberapa orang ahli mencoba untuk mencari tau, Sebagian adalah beberapa patriak yang sebelumnya mengadakan pertemuan, Mereka semua melesat ke arah Klan bayangan, karna meyakini pertempuran sudah dimulai, dan mereka ingin mengetahui siapa pemenangnya.
"Sialan! ada apa dengan pemuda ini? Bahkan kekuatan bertarungnya sangat kuat meskipun aku yakin dia berada pada tingkatan yang sama dengan ku dan dia bahkan jauh sangat muda, Ini aneh! Apakah sebenarnya aku memang tidak bisa mengalahkannya, Mungkinkah dia benar-benat monster? Jenius dari benua luar seperti sosok yang ada digoa itu! ini tidak bisa dibiarkan, aku harus membunuhnya, jika dia hidup lebih lama, maka Klan ku akan musnah" Gumam Xia Lan, dia mengambil nafas dengan terbang sedikit menjauh.
"Apa kah cukup waktumu mengambil nafas?" Suara Zhang San sangat dekat dengan telinganya. segera dia mengambil senjatanya yang berada pada cincin dimensi miliknya, dia tau Pemuda itu sudah memakai senjatanya.
Treeeeeeng, Suara pedang beradu, Xia Lan menangkis serangan pedang Zhang San dengan langsung memutar badan, Ujung Pedang Zhang San tepat mengenai bilah tengah milik Xia Lan.
Pertarungan terus berlajut hingga besok hihihihi
__ADS_1