(Siapa) Aku Tanpamu

(Siapa) Aku Tanpamu
Apa Yang Terjadi?


__ADS_3

Sstelah sekian lama Dinda tak membuka sosial media Instagramnya, kini tiba-tiba saja ia ingin sekali memeriksa sosial media tersebut. Bisa dibilang, sejak kehadiran Nanda, Dinda tak pernah membuka aplikasi itu. Karena kehidupannya di dunia nyata lebih indah ketimbang dunia maya.


Disaat aplikasi itu telah terbuka, yang paling mencuri perhatian Dinda adalah logo pesan masuk yang terdapat angka disana. Tanda bahwa dirinya mendapatkan pesan masuk.


Saat di cek, ternyata teman kuliahnya yang bernama Eka yang mengiriminya pesan. Eka yang kini sudah memiliki anak yang lucu, ia menanyakan kabar Dinda. Dan tanpa berlama-lama Dinda pun segera mengetikkan pesan balasannya untuk Eka.


Tak sampai disitu, Dinda juga membuka pesan yang memerlukan persetujuan karena akun tersebut tidak mengikutinya. Chat itu di kirim beberapa bulan yang lalu. Siapakah itu?


1 Februari


Hitamputih123:


"Dinda, ini Ariel. Ada yang mau aku omongin sama kamu. Boleh minta nomor WA🙏 "


22 Maret


Hitamputih123:


"Dinda"


Yang Dinda tahu, akun Instagram resmi Ariel bukan itu namanya. Tapi ya nama asli Ariel sendiri. Dan mengapa Dinda percaya saja bahwa itu Ariel? Jawabannya adalah karena foto profil yang di gunakan akun tersebut adalah sebuah foto mobil milik Ariel yang mana foto itu adalah foto andalan yang sering dijadikan Ariel sebagai wallpaper di ponselnya sejak pacaran dengan Dinda.


Dan tertanggal hari di mana Dinda membaca pesan itu yakni tanggal 19 April. Dalam hati Dinda, ingin mengabaikan pesan itu. Tapi bisikan di kepalanya selalu memaksa untuk membalas saja. Karena mau bagaimanapun, semua yang terjadi adalah masa lalu. Dan yang saat ini terjalin adalah hubungan tetanggaan. Tapi Dinda takut, takut jika ia tak bisa mengendalikan dirinya. Apalagi, Ariel kini statusnya sebagai suami orang. Bisa jadi fitnah nantinya jika berlanjut lebih jauh.


"Jangan-jangan nih akun udah lama dia pake buat deket-deketin cewe selama dia pacaran sama gue. Terus sekarang udah jadi suami orang, dia pake lagi akun ini buat DM gue, brengsek banget nih orang, untung gue ga nikah sama dia. Tapi, dia ngechat gue tuh mau ngomong apa ya?" gumam Dinda sambil terus berpikir.

__ADS_1


Akhirnya Dinda pun mengetik pesan balasan.


"Kenapa?" hanya itu saja yang Dinda kirimkan kepada Ariel. Ia tak mau terlalu ramah, takut di anggap masih ada rasa. Hmmm, masih ada sih mungkin, tapi dikit. Karena jujur saja, dia adalah cinta pertama Dinda. Dan juga penyebab luka terhebat.


Dinda pun kembali mengingat kejadian di saat hubungannya dan Ariel yang lost contact begitu saja. Di mulai tepat akhir Februari tahun lalu, Dinda yang memblokir kontak Ariel. Lalu di bulan Juli-nya Ariel lamaran, yang akhirnya membuat Dinda kalang kabut menangis semalam suntuk dan sempat terpikir olehnya untuk meminta penjelasan Ariel bahkan ia rela untuk berusaha membujuk lagi, tapi tak ia lakukan karena masih bisa berpikir jernih saat itu. Mengingat bahwa jodoh pasti bertemu. Lalu di bulan November Ariel menikah, alhamdulillahnya Dinda sudah kuat mental, terlebih di saat Ariel menikah dirinya sudah menemukan Nanda yang kini menjadi kekasihnya.


Kini? Apakah gerangan yang terjadi dalam kehidupan rumah tangga Ariel? Sehingga ia menghubungi Dinda lewat akun palsu. Segitu takut ketahuan istrinya 'kah?


Dan, hal penting apalagi yang perlu dijelaskan. Bukankah semua sudah usai? Dinda yang tersakiti hatinya saja sampai detik ini tak pernah meminta penjelasan pada Ariel. Semua yang terjadi sudah lama ia ikhlaskan. Lalu mengapa tiba-tiba Ariel berkata bahwa ada yang mau disampaikan. "Apakah terkadang dia juga rindu?" gumam Dinda yang di kesehariannya kadang sempat teringat dengan hal-hal kecil tentang Ariel. Masih terbawa juga kebiasaan Ariel sampai saat ini yang ia lakukan ke Nanda. Yakni sering mencium tangan Nanda saat di antar pulang kantor atau habis di jemput ke kantor.


Itu semua didikan Ariel. Tapi sayang, yang mendidik tak sebaik itu. Hobinya selingkuh. Tau deh, sekarang kenapa jadi tiba-tiba nongol.


Kalau dulu, Dinda memang begitu penasaran dengan alasan Ariel yang meninggalkannya tanpa kejelasan. Tak ada kata putus di antara mereka, hanya saat itu Dinda kesal karena Ariel sok sibuk tapi online terus, akhirnya di blokir Dinda.


Eh ga taunya, gegara blokir berujung di tinggal nikah.


-


Esok paginya, Dinda mendapat kabar dari Nanda yang mengabarinya bahwa hari ini ia sudah kembali bugar dan siap bekerja. Namun, ia sedih karena tak bisa mengantar Dinda ngantor. Dinda pun tak masalah, karena hari ini ia juga akan berkelana dulu kerumah Ayu setelah pulang kerja.


Siang itu Nanda hanya memberi kabar singkat mengenai kerjaannya yang sangat padat dan mungkin ia akan jarang mengabari Dinda. Dinda yang memang amat terbiasa dengan rutinitas Nanda pun memaklumi.


Tepat di sore harinya, Dinda pun berkunjung kerumah Ayu. Sahabatnya itu sedang fokus menemani anaknya menggambar di sebuah buku. Yang digambar katanya angsa, tapi bentuknya ayam.


Setelah Dinda ikut berpartisipasi menggambar bersama Ijam anaknya Ayu, akhirnya Ayu menyerahkan Ijam pada pengasuhnya untuk di mandikan. Dan Ayu pun mengajak Dinda ke ruang keluarga untuk bercerita terkait alasan kedatangannya sore ini. Ayu sangat paham, sahabat yang jarang nongol ini, giliran nongol pasti karena ada sesuatu. Dan mereka meski jarang bertemu dan jarang kontekan, keakraban antara mereka tetap terjalin dan selalu sefrekuensi dalam hal apapun. Seperti 1 nyawa di tubuh yang berbeda.

__ADS_1


"Tumben kesini? Pasti ada sesuatu" ucap Ayu dengan keyakinan 100 persen benar.


"Lo mau tau? Ariel nge-DM gue. Pakek fake account. Nih lo liat aja sendiri" Dinda pun membuka aplikasi yang ia maksud lalu menunjukkan pesan Ariel.


"Menurut lo, dia mau ngomong apa?" tanya Dinda setelah Ayu membaca pesan itu.


"Ariel tuh susah ditebak. Dulu gue lihat dia laki-laki yang baik, setia, perhatian sama lo. Tapi kenyataannya ga seperti itu. Gue ga yakin sih sama dugaan gue. Tapi, kayanya dia masih suka keinget lo. Mungkin kangen" tebak Ayu mengira-ngira. Karena pesan Dinda yang semalam saja belum Ariel balas.


"Gue harus gimana? Dia laki orang. Tapi gue disatu sisi juga kepo. Ga di bales, gue penasaran. Dibales, gue takut ketahuan bininya terus lakinya ngeles, eh nanti gue yang disangkain goda lakinya duluan"


"Gapapa, bales aja. Gue juga kepo soalnya. Tapi sampe kapanpun jangan kasih nomor lo ke dia. Soalnya kalo udah tuker-tukeran nomer WA, bahaya" kata Ayu memberi peringatan pada Dinda.


"Terus juga balas pesan dia singkat-singkat aja, ga usah terlalu ramah. Mau bagaimanapun dia udah jahat banget sama lo. Cukup respon ala kadarnya aja" tambahnya lagi.


Setelah mendengar masukan dari Ayu, Dinda pun memutuskan untuk segera pulang. Hari juga sudah mulai malam, ia pamit pada Ayu dan Ijam saja. Sedangkan Aidil tak ada dirumah karena ia sedang keluar kota.


●●●


Mantan tuh kalo nongol lagi di saat dia sendiri udah punya gandengan, enaknya di apain ya?


Aduin ke pasangannya atau ceramahin aja dulu.


😎😎😎😎😎


Jangan lupa kasih vote yaaa...

__ADS_1


Komen, like, dan Favourite-in biar author semangat buat up karena jumlah favoritnya nambah terus


__ADS_2