
Siang menjelang sore disebuah kedai ice cream yang terdapat ditengah pusat perkotaan, terlihat Jester dan Naomi yang melakukan penyamaran agar keberadaan mereka tidak disadari oleh pengunjung lain sedang menikmati ice cream yang mereka pesan bersama dengan Selena. Kedai ice cream itu terlihat cukup ramai oleh pengunjung namun tetap terlihat tenang dan tidak ribut, sampai akhirnya keributan pun datang bersamaan dengan hadirnya Grece bersama Justin ke kedai ice cream itu.
Dengan penuh emosi Grece berjalan mendekati Jester, Naomi dan Selena disalah satu meja yang tersedia didalam kedai ice cream itu, diikuti Justin yang terlihat berusaha menahan tawanya menatap kekasihnya begitu emosional. Dengan membawa sebuah tablet, Grece yang saat itu sudah berada disebelah meja Jester langsung meletakkan tablet itu dengan cukup keras di atas meja depan Jester.
"Jelaskan tentang ini!!" bentak Grece kepada Jester, keributan Grece membuat beberapa orang mengalihkan pandangannya menatap Jester, Naomi, Selena, Grece dan Justin.
"Grece.... kamu bisa membuka penyamaran kami disini!" dengan berbisik Naomi mengatakannya, nada Naomi pun terdengar sedikit marah pada Grece.
"Ups... maaf" celetuk Grece sembari menutup mulutnya, Justin tertawa mencoba untuk mengalihkan perhatian pengunjung lain yang nampak melihat mereka. Justin khawatir jika pengunjung akan menganggap mereka membuat keributan dengan sebuah pertengkaran yang akhirnya akan membuat mereka terusir dari kedai itu.
"Hai Grece, ada apa nih?" tanya Jester dengan senyumnya seakan tidak mengetahui apapun, wajah polos tanpa dosa Jester membuat Grece kesal namun dia tidak dapat meneriaki Jester ditempat ramai seperti itu.
"Sayang!! belikan aku ice cream grean tea!!" perintah Grece pada Justin, dengan acungan jempol dan senyum yang merekah karena berusaha menahan tawa Justin pun segera memesankan Grece ice cream.
Seakan butuh sesuatu untuk mendinginkan kepalanya Grece meminta sang pacar untuk membelikannya es krim, dan akan dengan siap menghadapi Jester yang akan mendengarkan seluruh keluhannya saat itu.
Grece mendorong Selena agar sedikit bergeser lalu duduk disebelah Selena, disaat bersamaan Naomi mengambil tablet yang sempat dibawa oleh Grece dan melihat apa sebenarnya yang ingin Grece tunjukkan pada Jester dan Naomi. Dilayar tablet itu terlihat draft headline berita ekonomi yang akan disebarkan beritanya dibawah Werner Grup, dimana Werner Grup menguasai jaringan media baik online maupun offline di negara itu.
Di bagian ekonomi berita dengan judul 'Pergantian presiden direktur dari Gates Family Grup akan segera dilaksanakan, Arthur Gates pensiun dan Jester Gates yang akan menggantikan' dilain berita Naomi membaca judul 'Arthur Gates sudah memilih calon penerusnya, siapa sosok Jester Gates?' tidak kalah memancing emosi Arthur ada judul berita 'Gates Family Grup akan jatuh jika Arthur tidak segera lengser, perubahan harus segera dilakukan'
Naomi begitu terkejut membaca berita - berita itu, pandangan Naomi langsung menatap Jester yang tersenyum puas dengan apa yang sudah Turner Werner kerjakan atas permintaan William. Jester sudah sangat paham apa yang terjadi dan ini merupakan rencana dari William yang pernah William katakan didalam mobil sesaat setelah pulang dari rumah keluarga Scott, berita yang seakan memancing emosi Arthur membuat Naomi langsung ketakutan sendiri.
"Jess... buat apa ini? jika berita seperti ini sampai tersebar maka..." belum selesai Naomi yang berkata dengan nada bergemetar, Grece memotong
"Terlambat untuk mengkhawatirkan itu Naomi, berita itu tepat pada pukul enam sore akan segera terbit dan.... papa ku langsung menjadikan berita ini sebagai berita utama di semua media - media dibawah Werner Grup" timpal Grece dengan nada yang terdengar khawatir, Naomi begitu terkejut mendengar perkataan Grece. Justin yang sudah kembali setelah memesan es krim permintaan Grece pun segera memberikan es krim itu pada Grece agar segera di makan untuk mendinginkan kepalanya.
"Jess...." celetuk Naomi terdengar ketakutan, namun Jester masih terdiam dengan senyum seakan kemenangan akan segera didapat.
Jester satu - satunya yang begitu santai menanggapi apa yang Grece tunjukkan, seakan sudah mengetahui apa saja yang akan Grece sampaikan padanya tanpa harus menunggu penjelasan dari Grece. Sementara Naomi dan Grece nampak panik dan ketakutan karena ada nama Arthur dalam berita itu, sedangkan Justin yang sudah lebih dulu kena omelan Grece sepanjang perjalanan menuju kedai karena curhatan Grece hanya bisa pasrah melihat sang pacar mengeluhkan semuanya pada Jester yang justru begitu santai itu. Selena yang tidak mengerti apa - apa hanya menjadi penikmat dari keributan yang tercipta disana.
"Grece, berita satunya sudah siap kan?" tanya Jester kepada Grece, dengan helaan nafas Grece mengambil tablet ditangan Naomi dan segera mengganti draft berita kebagian gosip. Begitu siap, Grece kembali memberikan tablet itu didepan Jester dan Naomi yang duduk bersebelahan.
Didalam layar tablet itu terdapat berita gosip dengan judul 'Jester Gates calon presiden direktur Gates Family Grup akan menikahi selebgram terkenal Naomi Scott' di judul berita lain juga tertulis 'Calon istri Jester Gates, seorang selebgram terkenal sekaligus pemilik jaringan Scott Hospitals' tidak kalah membikin heboh saat itu ada judul yang tertulis 'Sosok cantik selebgram Naomi Scott yang menggoda, calon istri Jester Gates'. Setelah membaca judul - judul berita itu wajah Naomi memerah, sedangkan Jester tertawa puas.
"Apa - apaan ini Jess?!!" bentak Naomi pada Jester.
Bulu kuduk Naomi berdiri karena ketakutan membayangkan kemarahan Kakek Jester, tanpa berita itu saja sosok Arthur sudah sangat mengerikan lalu ditambah akan tersebarnya berita itu pada hari ini semakin menambah rasa takut Naomi. Nyalinya semakin menciut untuk bertemu Arthur bahkan Naomi semakin ingin pergi dari kediaman Gates. Rumah mewah nan megah namun seakan menjadi neraka bagi Naomi ketika berada disana saat berhadapan dengan Arthur Gates.
"Ini termasuk rencana ku, jadi ikuti saja Naomi dan kita akan segera memenangkan pertaruhan ini dengan kakek" jawab Jester penuh percaya diri, Naomi tidak dapat berkata apa - apa lagi saat mendengar perkataan Jester.
"Ada sebenarnya?" tanya Selena penasaran.
"Aku yakin ini ada hubungannya juga dengan Sarah, aku benarkan Jess?" tanya Justin yang duduk didekat Grece, wajah Justin, Grece dan Selena terlihat penasaran.
__ADS_1
"Tunggu sebentar, aku harus panggil Luke dan Harry sekalian. Aku membutuhkan bantuan kalian" ucap Jester tenang sembari mengeluarkan handphone miliknya dan melakukan panggilan kepada Luke dan Harry lalu memerintahkan mereka berdua untuk datang ke kedai ice cream itu.
Tidak lama berselang datanglah Luke dan Harry di kedai ice cream itu, setelah basa basi yang basi akhirnya Jester mulai menceritakan awal mula semua ini bisa terjadi sampai tentang tantangan dari Gates, juga tentang Jester dan Sarah yang ternyata memiliki garis darah yang sama yaitu Gates, rencana Jester untuk mengakuisisi Arielle Corp demi memenangkan pertaruhannya dengan Arthur, begitu pula tentang tugas - tugas yang Jester pasrahkan kepada Luke, Harry, Selena, Grece dan Justin.
"Itu adalah tugas kalian, aku sangat mengharapkan kalian bisa bekerja dengan baik untuk membantu pernikahanku dengan Naomi" ucap Jester menutup perkataannya, wajah Grece mendadak terlihat ketakutan.
"Aman kah ini?" tanya Grece pada mereka semua
"Apa maksudmu dengan aman?" tanya balik Luke dengan heran
"Kalian mungkin tidak tahu, tapi aku tahu sesuatu yang menyeramkan dan melibatkan keluarga Gates" jawab Grece, suaranya terdengar ketakutan saat itu.
"Jangan buat aku berpikir keras lebih dari ini, cepat katakan saja!!" bentak Luke karena otak Luke sudah hampir sampai pada batasnya setelah mencerna semau rencana Jester, perkataan Luke membuat Jester, Naomi, Selena, Justin dan Harry tertawa.
Otak Luke yang sudah diperas karena harus menenangkan Sarah membuatnya emosi ketika mendengar ucapan Grece. Sontak ekspresi Luke saat itu menjadi bahan tertawaan para temannya. Si gorila besar ini memang selalu meledak - ledak emosinya ketika ada sesuatu yang menyebalkan baginya terjadi.
"Ini mungkin akan langsung diketahui oleh Naomi dan Sarah, tapi tahu kah kalian kalau... dulu Gates bisa berjaya seperti sekarang karena keluarga Gates membangun gurita bisnisnya tidak sendirian melainkan bersama - sama dengan keluarga Arielle dan keluarga Scott?" ucap Grece masih dengan nada yang terdengar ketakutan
"Darimana kamu tahu cerita itu?" tanya Jester penasaran
"Aku mengikuti semua beritanya karena dulu aku bercita - cita menjadi detektif" jawab Grece sembari mengeluarkan handphone dari sling bag nya dan mencari - cari sesuatu didalam galeri handphone miliknya itu, tidak lama Grece memperlihatkan potongan - potongan berita yang pernah dia kumpulkan yang berkaitan dengan keluarga Gates, Arielle, dan Scott.
Didalam berita itu tertulis judul - judul yang membuat Jester dan Naomi penasaran, beberapa saat Jester dan Naomi pun membaca potongan berita - berita itu dan sempat terdiam beberapa saat. Hal itu membuat Luke, Harry, Selena dan Justin penasaran. Jester seakan tidak dapat mempercayai apa yang baru saja dia baca didalam berita yang ditunjukkan oleh Grece, namun berbanding terbalik dengan Naomi yang seakan mempercayai berita itu.
"Itu kenyataan Jester!!" agak membentak Grece mengatakannya
"Hei Jester! apa yang kamu baca tadi?" tanya Harry yang sudah tidak dapat menahan rasa penasarannya, dengan helaan nafas Grece ingin memulai menceritakan hasil dari penyelidikannya dulu.
"Kalian tahukan papaku bekerja di bidang media seperti ini sudah sejak lama, dari sana lah aku mendapatkan berita - berita ini. Semua bermula ketika Gates, Arielle, dan Scott melakukan joint venture untuk memonopoli beberapa pertambangan dan minyak. Kamu sudah membacanya sendiri kan Jester?" ucap Grece memulai menceritakan apa yang dia tahu, Jester menganggukkan kepalanya merespon perkataan Grece.
"Dua tahun berselang semua berjalan baik - baik saja dan PT GAS yang diambil dari nama depan masing - masing anggota akhirnya sedikit mengalami pergesekan, Arthur sebagai presiden direktur menginginkan monopoli yang lebih menyeluruh dan melakukan akuisisi kepada perusahaan - perusahaan kecil disekitar mereka. Namun disaat bersamaan keluarga Arielle dibawah kekuasaan Morgan Arielle melakukan pembicaraan diam - diam dengan perusahaan - perusahaan kecil yang ingin dihancurkan oleh Arthur Gates untuk mencari dukungan agar bisa melengserkan Arthur Gates dari kursi presiden direktur" jelas Grece melanjutkan ceritanya
"Insiden yang lebih dikenal dengan kecelakaan pesawat maut 10 januari menewaskan seluruh keluarga Arielle seminggu setelah adanya kabar berhembus jika Arielle berkhianat kepada PT GAS, tapi ada yang aneh dari peristiwa itu..." Grece menggantungkan ceritanya
"Apa? apa?? apa???!" tanya Luke yang mulai tegang
"Ada yang mengatakan jika pesawat pribadi milik keluarga Arielle tidak diisi oleh satu pun penumpang... beberapa saksi mata yang bekerja di hanggar dan namanya enggan untuk di sebut juga membenarkan tidak ada tanda - tanda pesawat itu sudah dinaiki oleh keluarga Arielle... namun keluarga Arielle benar - benar.... hilang dari negara ini..." ucap Grece meneruskan ceritanya yang sempat terputus itu
"Empat bulan setelahnya, Arthur Gates sebagai presiden direktur memutuskan untuk merubah nama perusahaannya menjadi Gates Family Grup dan tentu saja itu seperti memancing keributan dengan keluarga Scott. Ada kabar berhembus Scott secara sepihak ingin menarik diri dari Gates Family Grup untuk kemudian hendak melakukan joint venture dengan beberapa perusahaan lawan Gates Family Grup, dan..." belum selesai Grece berkata, Naomi memotong.
"Keluarga Scott kini hanya tersisa aku dan ayah..." timpal Naomi dengan sedih, Jester menghela nafasnya merasa bersalah pada Naomi.
"Keluarga Scott mengalami kecelakaan mobil secara beruntun didalam tol dan menewaskan semua keluarga kecuali Evans Scott yang katanya saat itu tidak ikut rombongan untuk menemani William Gates berpergian keluar negeri, setelah itu karena perjanjian joint venture dibatalkan akhirnya Evans Scott menanggung semua beban - beban hutang keluarga. Maaf Naomi.... aku sangat menyesal menceritakan ini" ucap Grece terdengar sedih
__ADS_1
"Tidak apa... memang kata ayah itulah yang terjadi, ayah memang hanya mengatakan kalau kakek dan beberapa saudara - saudara ayah kecelakaan beruntun di tol. Tapi kemarin saat aku bertemu dengan kakek Jester... aku akhirnya tahu jika itu memang bukan kecelakaan yang tidak disengaja..." timpal Naomi dengan nada yang terdengar sedih
"Itu benar, sebuah truk tronton yang mengangkut besi dikabarkan melakukan pengereman mendadak dan membuat tiga mobil yang dinaiki oleh keluarga Scott mengalami kecelakaan dan parahnya lagi dibelakang juga ada sebuah truk tronton dengan muatan yang sama menabrak ketiga mobil itu dari belakang... setidaknya itulah yang tertulis diberita..." jelas Grece mengatakannya sesuai dengan berita yang beredar, cerita itu membuat Luke, Harry, Justin dan Selena terdiam dan memahami ketakutan Grece.
"Maaf Jester, keluargamu terlalu menakutkan... aku tidak tahu apa ini... akan aman untuk kami atau... tidak" ucap Grece yang ketakutan itu, sejenak mereka semua terdiam setelah mendengar cerita dari Grece.
"Baiklah aku mengerti, untuk sementara kalian tidak usah melakukan apapun. Biarkan aku yang..." belum selesai Jester berkata. Luke memotong.
"Tidak ada kata 'aku' didalam rencana mu, hanya ada 'kita'. Aku akan tetap melaksanakan tugas darimu" tegas Luke mengatakannya
"Kamu ini gak ngerti seberapa bahayanya..." lagi - lagi omongan Jester dipotong, kali ini oleh Harry.
"Aku ikut, tidak seru jika hanya membiarkan Luke berjuang sendirian. Hey Jester! ini bukan tentang hutang budi, tapi antara kamu, aku dan Luke sudah terikat melebihi sebagai saudara" timpal Harry dengan tegas, Jester sampai tidak tahu harus berkata apa lagi untuk menimpali perkataan Harry.
"Aku juga tetap akan ikut, Luna pernah berpesan padaku untuk selalu membantu kamu kak. Jadi aku hanya sekedar memenuhi janjiku kepada Luna, ini tidak ada hubungannya dengan yang lain ya... jadi Naomi kamu tidak harus merasa cemburu karena aku akan tetap membantu kak Jester" ucap Selena juga terdengar tegas
"Kita sudah bekerja sama sejak SMA dan kini kamu terlihat membutuhkan uluran tangan dari seseorang yang mampu untuk membantumu berfikir cepat, aku ikut" timpal Justin dengan senyuman
"Kalian ini gak bisa memahami situasi ya?!! ini akan jadi sangat berbahaya tahu?!!" bentak Grece mencoba menyadarkan Luke, Harry, Selena dan Justin, namun bentakan Grece disambut suara tawa dari Luke dan Harry.
"Aku dan Harry memang sudah tidak memiliki apa - apa sejak kami lahir, sekarang mungkin akan jadi saat yang tepat untuk mempertaruhkan apa yang pernah Jester berikan pada kami" jawab Luke dengan sedikit suara tawa
"Itu benar, Hei Grece! jika kami menang maka aku dan Luke akan berguna bagi Jester, tapi kalau kita kalah lantas apa yang akan hilang dari kami yang memang tidak memiliki apapun ini? aku dan Luke tidak pernah takut untuk kehilangan selain kehilangan ikatan kami dengan Jester" dengan sedikit tertawa Harry saat mengatakannya, Luke dan Harry melakukan tos.
"Aku juga sudah janji sama Luna, kalau pun kita nanti kalah aku tidak peduli karena papa dan mama pasti akan selalu membantuku disaat seperti apapun" terkesan tidak peduli Selena saat mengatakannya
"Terserah kalian saja!! aku sudah peringatkan jika ini berbahaya!! Justin kamu harus ingat ka..." belum selesai Grece berkata, Justin langsung mengelus kepala Grece dengan lembut.
"Aku dan Jester tidak pernah terkalahkan jika bekerjasama, aku yakin kita akan memenangkan pertaruhan Jester dengan kakeknya" timpal Justin mencoba menenangkan Grece dan membuatnya percaya pada rencana Jester, sempat terdiam sejenak Grece melipat kedua tangannya dan menunjukkan wajah cemberut.
"Baiklah, aku ikut!" dengan sedikit bentakan Grece mengatakannya karena terpaksa melihat semua temannya berani mengambil keputusan untuk membantu Jester, mereka semua tertawa bersamaan kecuali Jester dan Naomi.
"Kalian... benar - benar orang bodoh..." celetuk Naomi melihat teman - temannya yang tetap mau melakukan rencana yang Jester buat untuk membantu hubungan Jester dan Naomi agar sampai kejenjang pernikahan tanpa ada penghalang, Selena menjulurkan tangannya dan mengajak mereka untuk menumpukkan tangan mereka tanda setuju untuk membantu Jester dan Naomi walau sudah apa yang akan menjadi resikonya.
"Kalian sudah tahu resikonya, ayo kita berjanji untuk tidak saling meninggalkan sampai rencana ini selesai" dengan semangat Selena mengatakannya
Dengan cepat Luke dan Harry menumpukkan tangan di atas tangan Selena, Justin pun mengikuti Luke dan Harry. Agak lama terdiam Naomi akhirnya menumpukkan tangan juga disusul Grece walau wajahnya masih terlihat kesal, tersisalah Jester yang masih terlihat bengong menatap teman - temannya secara bergantian. Senyum Naomi, Luke, Harry, Justin, Selena dan Grece membuat Jester tertawa.
"Dasar kumpulan orang bodoh, aku harap kalian tidak menyesal" Jester menumpukkan tangannya juga
"Ini adalah ikatan yang Luna berikan pada kita, berikan yang terbaik dan buat Luna bangga melihat kita dari atas sana" dengan penuh semangat Selena mengatakannya
"Ya!!" serentak Jester, Luke, Harry, Justin, Naomi dan Grece mengucapkannya.
__ADS_1