Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode (105)


__ADS_3

Di saat Bianca yang merasa sangat sedih sekali karena melihat begitu besar nya cinta Lucas kepada Tiara.


Di sisi lain Tiara yang sedang makan bersama dengan orang tua dia menyempatkan untuk mengirimkan pesan kepada Daniel bukan Lucas.


* Jangan lupa makan siang ya dan semangat bekerja nya*


Tiara sampai tersenyum di saat dia mengirimkan pesan tersebut kepada Daniel.


" Tiara bagaimana hubungan mu dengan Lucas, kamu sudah lama berhubungan tapi belum pernah mengenalkan kepada Ayah dan ibu."


Tiara seketika langsung merasa lemas kenapa keinginan orang tua nya bisa sama dengan Lucas.


" Hmmmmm, seperti nya tidak untuk sekarang Bu. Keluarga nya Lucas sangat berkecukupan sekali, aku ingin membeli rumah dan mobil mewah agar kita tidak di pandang negatif oleh keluarga mereka."


Orang tua Tiara berpikir jika Tiara yang terlalu memaksakan untuk bisa bersama dengan Lucas.


" Jika faktor ekonomi yang menjadi permasalahan nya, kenapa kamu harus mempertahankan hubungan kalian berdua sampai bertahun-tahun seperti ini Tiara. Lebih baik kamu bersama dengan lelaki lain, yang bisa menerima kenyataan kehidupan kita."


Tiara pun seketika dia langsung terdiam ketika mendengar perkataan Ibu nya, sekarang dia dengan cepatnya bisa melupakan Lucas tapi dirinya jatuh cinta dengan Kakak nya Lucas.


Tiara merasa kan sebuah perbedaan antara dia dengan Lucas dan Daniel, Tiara yang lebih merasa nyaman bersama dengan Daniel.


" Iya Bu aku pun mengerti maksud ibu seperti apa, dan semoga aku bisa mencari lelaki yang sesuai dengan yang ibu dan Ayah inginkan."


Tiara melanjutkan makan siang tapi tiba-tiba saja handphone nya bergetar, Tiara berpikir itu adalah balasan pesan dari Daniel.


Dengan cepat Tiara pun langsung membuka pesan tersebut ternyata dari Lucas.


* Jangan lupa makan yaa, walaupun kamu yang sangat sibuk sekali*


Tiara mengabaikan pesan dari Lucas memasukkan kembali handphone nya ke dalam tas.


Tiara ingin mendapatkan balasan pesan dari Daniel bukan Lucas.


" Bu, setelah makan lebih baik kita langsung kembali ke Apartemen ya Buu. Ayah kan butuh istirahat yang cukup, walaupun Ayah sudah di nyatakan sembuh dari sakit nya."


Tiara tidak mau keberadaan orang tua nya di ketahui oleh Raffi, karena Raffi yang sekarang ingin memiliki dirinya.


Setelah selesai makan mereka semua pun kembali ke Apartemen nya, Tiara sudah menyiapkan semuanya di dalam kulkas nya.


Dia sudah menyimpan memakan dan buah-buahan.

__ADS_1


" Jika ibu ingin masak aku sudah menyiapkan semuanya ya Bu, nanti seminggu sekali aku yang belanja yaa."


Tiara membaca orang tua nya ke Apartemen seperti ingin menyembunyikan keberadaan mereka dari Raffi dan juga Sebastian.


" Tiara kamu pergi ke mana sekarang,? kamu akan bekerja."


Tiara menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.


" Aku libur khusus hari ini, besok aku mulai bekerja kembali ya. Sekarang aku mau pergi untuk membelikan baju ganti untuk Ayah dan Ibu, jangan buka pintu sembarangan yaa bu."


Tiara berpamitan untuk pergi ke luar, walaupun dia pergi menggunakan taksi.


Tiara mengambil handphone di dalam tas nya, dia merasa kesal karena Daniel yang tidak membalas pesan dari nya.


" Bagaimana caranya aku bisa mendapatkan cinta Daniel, jika aku bisa bersama dengan Daniel ini akan menjadi alasan ku untuk tidak bersama dengan Lucas seperti yang di inginkan oleh Tante Venna. Semakin aku bisa dekat dengan Daniel, semakin aku bisa melepaskan Lucas dengan Bianca tapi tidak semudah itu."


Akhirnya taksi pun datang dan Tiara langsung masuk ke dalam taksi tersebut, Tiara berharap tidak bertemu dengan Raffi karena lelaki itu yang selalu saja hadir di mana-mana.


Ketika akan sampai di tempat yang di tuju tiba-tiba saja handphone Tiara bergetar kembali dan Tiara seperti tidak mau melihat nya.


" Itu pasti Lucas aku tidak mau melihat nya."


* Terimakasih Tiara atas perhatian nya*


Seketika Tiara pun langsung terkejut ketika Daniel membalas pesan dari nya.


" Astaga sumpah seneng banget, Daniel udah mulai mau membalas pesan dari aku semoga saja Daniel semakin ingin dekat dengan ku."


Tiara terus menerus tersenyum manis sambil memegang handphone nya.


Tiara pun mencoba untuk mengirimkan pesan kembali kepada Daniel.


* Daniel, aku ingin sekali bisa bertemu dengan mu. Misalnya makan malam bersama gitu, agar hubungan kita berdua semakin dekat*


* Makan malam berdua,? lalu bagaimana dengan perasaan Lucas. Kamu itu kekasih adik ku dan mungkin akan menjadi adik ipar kan, kenapa kamu ingin dekat dengan aku*


* Karena aku suka kamu*


Daniel di buat terkejut sekali membaca balasan pesan dari Tiara, Tiara yang begitu sangat berani sekali mengatakan perasaan hati nya terhadap Daniel.


* Tapi ini tidak mungkin terjadi kamu tidak bisa mempunyai perasaan terhadap aku Tiara, bagaimana dengan perasaan Lucas jika dia mengetahui tentang ini*

__ADS_1


* Mama kamu tidak suka Lucas bersama dengan ku, dia lebih menginginkan Lucas dengan Bianca. Dan setelah aku berpikir aku lebih baik melepaskan Lucas, tapi aku bisa mendapatkan kamu Daniel*


Daniel sampai merasa pusing dengan Tiara, mereka berdua yang baru saja bertemu tapi Tiara sudah bisa mengatakan perasaan nya kepada dia.


" Aku harus bagaimana sekarang, Tiara wanita yang sangat nekat sekali yaa. Dia sampai berani seperti, Tiara cinta kepada ku."


Setelah merasa puas sudah mengungkapkan perasaan hati nya kepada Daniel, Tiara pun memasukkan handphone nya kembali ke dalam tas nya.


Tiara mencari-cari pakaian untuk orang tua tapi lagi-lagi dia harus bertemu dengan Raffi.


" Kenapa aku harus bertemu dengan dia yaa, kenapa dia selalu mengetahui keberadaan ku."


Tiara mencoba untuk menghindari Raffi tapi Raffi dengan cepat dia melihat Tiara.


" Kamu mau pergi ke mana Tiara sayang, apakah kamu tidak pernah merindukan ku?. Apa yang sudah kita berdua lakukan, tidak bisa kamu lupakan di seumur hidup mu."


Tiara pun tersenyum manis kepada Raffi.


" Aku juga tidak bisa melupakan janji palsu kamu Raffi yang bilang nya mau membiayai orang tua ku selama berada di Singapura, tapi kenyataannya tidak."


Raffi terdiam ketika mendengar perkataan Tiara.


" Jangan pernah menggangu aku lagi yaa, lebih baik kamu bersama dengan wanita-wanita muda yang lain nya nya. Tidak usah bersama dengan ku kembali, karena perkataan mu bohong."


Tiara mendorong tubuh Raffi dengan tersenyum sinis.


" Apa yang kamu inginkan akan aku berikan Tiara, setelah kamu bersama dengan aku. Kehidupan mu dan orang tua mu akan berkecukupan, kamu tidak perlu lagi berkerja malam seperti ini."


Raffi mencoba untuk memegang tangan Tiara tapi Tiara langsung menepis tangan Raffi.


" Aku tidak percaya Raffi, dengan lelaki yang sudah berbohong harta kekayaan seperti mu. Apalagi kamu melakukan dengan ke dua orang tua ku, tidak aku tidak mau lagi kenal dengan kamu yaa tolong biarkan aku pergi."


Tiara berjalan menuju ke kasir untuk membayar pakaian yang sudah dia beli dan Raffi yang masih berada di belakang.


Raffi memasukkan uang nya ke dalam keranjang baju belanja an Tiara dan setelah itu dia langsung pergi.


Tiara mengambil uang tersebut dan dia langsung menghitung nya.


" Lumayan banyak sekali tapi tetap aku tidak mau bersama dengan nya."


Tiara tetep pada pendiriannya dia ingin bersama dengan Daniel Aditya.

__ADS_1


__ADS_2