Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode #278#


__ADS_3

Bianca sampai di depan pintu gerbang rumah nya, dia masuk dan melihat orang tuanya yang sudah menunggu nya.


Laura menghampiri Bianca, karena mengetahui dia mengetahui perasaan Bianca.


" Bianca kamu baik-baik saja kan,? Besok kamu dan Lucas pergi untuk memilih pakaian pernikahan."


Bianca langsung terdiam ketika mendengar perkataan Ibu nya, dia kelihatan sangat kebingungan sekali.


" Kamu kenapa diam Bianca, semakin cepat semakin baik kan?. Yang penting kita yang merencanakan semuanya, dan keluarga Lucas tidak perlu sibuk itu memikirkan ini itu."


Laura sengaja melakukan ini semua karena dia tidak mau Bianca yang meluapkan rasa cemburu nya karena hasil pemotretan Lucas dengan Miranda.


" Tapi kan kita juga harus mendapatkan persetujuan dari orang tua Lucas Buu, bagaimana jika mereka belum siap."


Sebastian menghampiri Bianca.


" Besok Ibu mu yang akan bicarakan semuanya dengan Mama nya Lucas, dia pasti sangat senang sekali mendengar nya."


Laura mengajak Bianca untuk langsung makan malam, Laura ingin membuat Bianca melupakan semuanya.

__ADS_1


" Sekarang kita makan yaa, kamu pasti sangat lapar sekali kan ?."


Laura merasa berhasil dengan rencana nya.


Bianca sampai tidak sempat membicarakan kekesalan nya kepada orang tua nya.


" Ayah, kapan aku kembali ke kantor ku?. Aku sudah sangat tidak nyaman berada di sana, kita biarkan saja perusahaan itu di pimpin oleh Daniel sehingga jika perusahaan itu mengalami kebangkrutan kembali, dia bisa sadar diri."


Bianca sudah sangat benci sekali kepada Daniel, inginkan rasanya dia meninggalkan perusahaan itu segera.


" Yasudah mulai besok kamu bisa meninggalkan perusahaan itu, tapi Lucas yang akan mengantikan posisi mu. Karena Lucas dia yang sudah membayar hutang-hutang perusahaan dengan hasil uang nya sendiri, tanpa sepengetahuan Kakak dan Papa nya."


" Baiklah Papa, semuanya yang terbaik untuk perusahaan keluarga Lucas."


Bianca mulai menikmati makan malam nya.


Laura terus saja memandangi wajah Bianca.


" Bianca, apakah kamu ingin mempublikasikan pernikahan ini ke depan media sosial? Atau kamu ingin privasi saja hanya untuk orang terdekat dengan keluarga kita."

__ADS_1


Bianca mulai memikirkan hal tersebut.


" Seperti nya privasi saja Bu, karena walaupun aku sangat benci sekali dengan Daniel dan Tiara. Tapi aku masih punya perasaan, pernikahan mereka berdua kan sangat sederhana sekali."


Laura menganggukkan kepalanya sambil tersenyum manis.


" Ternyata kamu masih sangat baik yaa."


Laura merasa bangga dengan Bianca.


" Bu, aku sebelum nya di telephone oleh Raffi. Lelaki yang pertama kali nya tidur bersama Tiara untuk membiayai pengobatan Ayah ketika di Singapura."


Bianca menghelakan nafas panjang karena menurut nya pembicaraan ini sangat berat sekali.


" Dia menginginkan aku untuk membicarakan tentang rahasia Tiara, dia begitu sangat menginginkan Tiara. Walaupun dia mengetahui jika Laura yang sedang hamil, tapi tetap mau menerima kehadiran Tiara di kehidupan nya."


Sebastian dan Laura yang mengetahui tentang Tiara bahkan sampai mempunyai bukti mereka berdua tidak sampai memiliki rencana se jahat itu kepada Tiara.


" Sudahlah Bianca, lupakan saja yaa. Walaupun Tiara jahat sekali dengan mu, tapi sepertinya kita tidak harus sampai melakukan hal tersebut. Lebih baik kamu jangan lagi berkomunikasi dengan Raffi, blokir saja nomber nya yaa."

__ADS_1


Bianca mengikuti apa yang di katakan oleh Ayah nya, karena sekarang dia yang harus fokus dengan pernikahan nya dengan Lucas.


__ADS_2