
Lucas mencari perusahaan yang bukan dari bagian perusahaan Sebastian Gunawan, dia setiap melamar selalu bertanya dulu apakah ini salah satu perusahaan Sebastian Gunawan.
Kebetulan pada saat Lucas melamar Peru tersebut adalah bagian dari perusahaan Sebastian Gunawan dan membuat lebih memilih untuk mengundurkan diri.
Sikap Lucas pun membuat pegawai tersebut merasa aneh dan juga mencurigai Lucas, hal tersebut sampai melaporkan kepada Sebastian Gunawan.
Sebastian Gunawan yang masih di temani oleh Beryl, mendengar ada panggilan telephone masuk.
Membuat Beryl langsung menerima panggilan telephone tersebut.
* Hallo selamat pagi di sini dengan Beryl Bianca*
* Nona Beryl bisakah saya berbicara dengan Bapak Sebastian Gunawan,? karena ini sangat penting sekali*
* Baiklah, saya akan memberikan kepada Ayah saya*
Sebastian pun langsung mengambil telephone nya dan Beryl mendengarkan di samping Ayah nya.
* Ada apa*
__ADS_1
* Begini Pak Sebastian, tadi ada yang melamar pekerjaan ke perusahaan kita. Dia sangat baik sekali dalam interview dan lulus tes, tapi ketika dia bertanya apakah perusahaan ini termasuk bagian perusahaan milik Bapak Sebastian Gunawan. Dia langsung mengundurkan diri, dan ternyata setelah kita amati lelaki ini sudah melamar ke 3 perusahaan milik Bapak dia menolak nya*
* Lucas Aditya kan nama nya."
* Benar sekali Pak*
* Semua orang hanya mengetahui perusahaan Sebastian Gunawan itu hanya ada 4, karena perusahaan besar nya saja. Tapi mereka tidak mengetahui jika Sebastian Gunawan masih mempunyai 3 Perusahaan yang kecil tapi menghasilkan*
Sebastian melihat ekpresi wajah Beryl yang begitu sangat panik sekali mendengar nya.
* Bilang ke 3 perusahaan kita, jika ada yang bertanya seperti itu bilang saja bukan milik perusahaan Sebastian Gunawan. Kalian bisa menyebutkan nama yang lain nya, karena dia bekerja butuh uang untuk biaya kuliah nya*
Sebastian Gunawan mengakhiri panggilan telephone dia melanjutkan ini semua hanya untuk Beryl.
" Kamu tidak usah merasa khawatiran yaa, Lucas pasti akan mendapatkan pekerjaan. Dan Ayah akan meminta untuk memperhatikan hasil pekerjaan Lucas, jika dia hebat. Ayah akan menjadikan dia sebagai asisten pribadi, dan membiarkan dia untuk selalu bicara di kantor mengantikan posisi Ayah."
Beryl menundukkan kepalanya.
" Terimakasih banyak Ayah, sangat baik sekali."
__ADS_1
Beryl pun kembali fokus pada pekerjaan dia seperti di berikan soal dari Ayah nya.
Sebastian melihat hasil dari pekerjaan Beryl, dia merasa Beryl memang pantas untuk menjadi seorang pemimpin perusahaan walaupun dia seorang perempuan.
Sebastian Gunawan keluar dari ruangan nya, dan Beryl pun mulai memikirkan Lucas.
" Apakah mungkin Lucas akan menemukan salah satu dari perusahaan itu yaa, hmmmmm aku sangat menghawatirkan sekali. Aku juga merasa sangat kasihan melihat Lucas yang harus mencari pekerjaan, tapi itu akan membuat Lucas lebih menghargai susah nya berjuang demi ingin mendapatkan sebuah kesuksesan."
Beryl memilih untuk membuat Coffe karena merasa sangat mengantuk sekali padahal ini baru jam 10 siang.
" Nanti jika aku menjadi seorang pemimpin perusahaan, apakah bisa lebih sukses dari Ayah. Ayah menginginkan aku untuk menjalankan perusahaan milik Papa nya Lucas jika dia tidak bisa membayar lebih dari waktu satu tahun, jika perusahaan itu bisa maju mungkin aku akan fokus pada perusahaan Ayah yang tidak di kenali banyak orang."
Beryl menikmati Coffe sambil membaca artikel yang di berikan oleh Papa nya, dia tersenyum manis dan mulai merasakan dunia pekerjaan itu saingannya sangat berat sekali.
Sebastian kembali masuk ke ruangan nya, dia ternyata membawa kan Coffe untuk Beryl.
" Ternyata kamu sudah membuat nya sendiri, yasudah lanjutkan membaca dan pahami poin-poin penting nya."
Beryl pun mencoba untuk fokus kembali pada buku yang ada di hadapannya, karena Beryl tidak mau membuat orang tua mereka kecewa kepada nya.
__ADS_1
Beryl yang merupakan anak tunggal yang lebih di harapkan oleh keluarga nya.