
Ketika Benny dan Daniel menuju ke ruangan Sebastian Gunawan mengirimkan pesan kepada Lucas.
* Bawa Bianca, ke perusahaan Om kita akan bertemu dengan Papa mu dan Kakak lelaki mu*
Lucas yang sedang berada di ruangan Bianca dia membaca pesan dari Sebastian langsung menarik tangan Bianca.
" Ayo sayang ku kita pergi ke perusahaan Ayah mu."
Bianca langsung terdiam ketika mendengar perkataan Lucas.
Dan Lucas pun langsung memberikan pesan masuk.
" Kenapa Papa harus menyuruh kita untuk ikut campur masuk nya, untuk sih."
Bianca merasa malas untuk bertemu dengan Daniel karena selalu ingin berdebat dengan Daniel.
" Sudahlah ayo kita pergi sekarang, aku tidak mau yaa gara-gara kita berdua tidak datang. Nanti Ayah mu membatalkan rencana pernikahan kita berdua."
Lucas dan Bianca pun langsung masuk ke dalam mobil, mereka terpaksa menunda rencana pemotretan menjadi besok.
Bianca menggunakan mobil Lucas mereka yang merasa lebih suka menggunakan mobil satu bersama dari pada masing-masing.
Di saat Bianca dan Lucas dalam perjalanan menuju ke kantor Ayah nya.
Daniel dan Benny sudah berada di dalam ruangan Sebastian Gunawan.
" Selamat pagi Bapak Sebastian Gunawan, kedatangan saya dan Papa saya ingin membicarakan tentang perusahaan kita yang memang sudah di berikan keringanan perpanjangan waktu tapi ternyata belum bisa membayar uang yang sudah di berikan pinjam oleh Bapak Sebastian Gunawan."
Daniel menundukkan kepalanya berbeda pada saat, Lucas dan Bianca di tugaskan untuk membantu perusahaan nya.
" Padahal saya sudah sangat baik hati sekali loh, mendatangkan Lucas dan Bianca untuk membantu perusahaan kalian itu. Kalian menolak Bianca hanya karena dia yang tidak kuliah di luar negeri seperti mu yaa Daniel, tapi asalkan kamu tahu yaa kemampuan kamu di bandingkan dengan Bianca masih di bawah Bianca."
__ADS_1
Daniel harus bisa menahan emosi nya karena dia yang membutuhkan pekerjaan.
Tidak lama kemudian terdengar suara ketukan pintu.
" Masuklah Lucas dan Bianca."
Benny dan Daniel merasa sangat terkejut sekali ketika mendengar perkataan Sebastian Gunawan.
Mereka berdua pun masuk Bianca seakan tidak mau menatap wajah Daniel.
" Mulai besok kalian berdua pindah ke perusahaan mereka, Lucas kamu tunjukkan kemampuanmu di hadapan Papa dan Kakak lelaki mu yaa."
Lucas hanya menundukkan kepalanya saja.
" Ayah aku tidak mau Ayah, biarkan Lucas saja yaa. Aku ingin fokus dengan perusahaan ku saja, biarkan mereka menjadi keluarga yang akur tanpa permasalahan."
Bianca pun langsung pergi dari ruangan Ayah nya dia seakan tidak mau melihat Daniel.
Benny dan Daniel pun langsung pergi tanpa permisi sedangkan Lucas dia tidak berani menatap wajah Papa nya.
Lucas langsung keluar ruangan dia merasa sangat hawatir sekali dengan sikap Daniel kepada Bianca.
Daniel merasa sangat emosional sekali mereka Bianca yang sangat sombong sekali.
" Apa yang harus kamu sombong kan,? Karena semuanya itu bukan milik mu tapi milik Ayah mu."
Bianca tersenyum tipis mendengar perkataan Daniel kepada nya.
" Ya, memang semuanya itu milik Ayah ku. Tapi semua kekayaan itu sangat nyata loh bukan seperti sebuah hayalan seperti kekasih mu Tiara Lestari."
Lucas langsung bersembunyi ketika Bianca mengatakan hal tersebut kepada Daniel.
__ADS_1
Daniel pun membalikkan badannya apakah ada Lucas di belakang nya.
" Aku mengetahui semuanya tapi baik hati nya aku hanya aku pendam sendiri saja, dan aku juga mengetahui loh pekerjaan Tiara yang sebenarnya adalah seorang wanita malam."
Bianca yang merasa puas dia pun langsung meninggalkan Daniel dan Papa nya.
" Daniel apakah benar Tiara lestari adalah seorang wanita malam."
Daniel mengingat kembali perkataan Tiara kepada nya.
" Tiara pernah mengatakan kepada ku jika ada seorang lelaki yang menginginkan nya, dan dia pun menebar isu jika Tiara itu adalah wanita malam. Aku percaya dengan Tiara, dan aku merasa Lelaki itu mengatakan kepada Bianca."
Daniel dan Benny pun masuk ke dalam mobil nya, mereka di usir oleh Sebastian secara tidak hormat.
Lucas menghampiri Bianca yang sudah mengatakan sesuatu kepada Daniel.
" Aku tidak menyukai kamu sampai mengatakan semuanya kepada Daniel, dia kelihatan sangat terkejut sekali Bianca."
Bianca pun hanya tersenyum tipis kepada Lucas.
" Aku saja masih belum berani menanyakan hal tersebut kepada Daniel, aku hanya ingin Daniel mengakuinya di hadapan ku. Tapi sepertinya aku akan melihat pengakuan di depan Mama itu sangat menyeramkan sekali."
Bianca merasa semakin benci dengan Daniel dan Tiara.
" Kenapa mereka berdua harus menjadi Kakak ipar ku, ahhhhh sangat menyebalkan sekali kan."
Lucas memeluk erat tubuh mungil Bianca.
" Aku akan selalu memeluk mu agar kamu tidak melihat wajah mereka berdua yang menyebalkan."
Leticia pun hanya terdiam di pelukan Lucas dia merasa nyaman.
__ADS_1