Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode 48.


__ADS_3

Venna baru keluar dari Restoran dan Daniel pun menghampiri Mama nya, dia akan berpura-pura, tidak tahu di hadapan Mama nya.


" Mama sedang apa berada di sini,? Mama ketemuan dengan siapa di sini."


Daniel semakin mendekati Mama.


" Mama sudah bertemu dengan Bianca, Mama merasa sangat aneh sekali. Kenapa Lucas tidak memilih Bianca, dia masih saja memilih Tiara model tidak jelas seperti dia."


Daniel melihat Mama yang merasa sangat kecewa sekali dengan Lucas.


" Yasudah, lebih baik sekarang kita pulang. Kita bicarakan di rumah baik-baik bersama dengan Lucas, Lucas pun pasti akan mengerti bahwa ini sangat baik untuk masa depan nya sendiri jika dia memilih bersama dengan Bianca."


Daniel dan Mama nya pun masuk ke mobil masing-masing, Daniel yang memakai mobil Lucu karena mobil nya yang terpaksa di jual.


Di perjalanan Daniel memikirkan bagaimana jika perusahaan nya sampai tidak bisa mengembalikan uang yang di pinjaman kan oleh Sebastian Gunawan.


" Semoga saja Papa bisa dengan cepat mengembalikan uang tersebut, agar perusahaan ini tidak menjadi milik Sebastian Gunawan."


Daniel akhirnya sampai di rumah nya dan dia pun masuk ke dalam ternyata Papa nya sudah membeli makanan untuk mereka makan malam.

__ADS_1


" Wahhh, Papa sudah membelikan makanan untuk kita yaa. Papa sangat peka sekali yaa, Mama bahagia sekali."


Venna pun mengambil piring untuk makanan tersebut, dan Daniel melihat Lucas keluar dari kamar nya.


" Akhirnya dia keluar juga tapi sayang nya, dia harus mendapatkan banyak omongan dari Mama."


Wajah Lucas kelihatan sangat kesal sekali dia pun duduk di samping Daniel.


Venna melihat Lucas ada dua pun langsung membuka makanan yang sudah di belikan oleh suaminya.


" Lucas kenapa kamu kelihatan sangat lemas sekali hari ini,? apakah kamu tidak keluar rumah hari ini?."


Lucas menggelengkan kepalanya berkali-kali.


Venna pun membiarkan Lucas untuk memakan sampai habis, setelah itu dia baru membicarakan tentang Beryl Bianca.


" Lucas, Papa ingin bertanya tentang kamu dan Bianca itu. Apakah kamu dekat dengan dia di saat di sekolah,? apakah sebelum kamu sudah mengenal nya."


Lucas menghentikan makan nya dan mencoba untuk menjawab pertanyaan dari Papa nya.

__ADS_1


" Aku tidak dekat dengan Bianca, tapi aku tahu dia karena dia murid yang paling pintar di sekolah. Bianca juga yang sering membantu kepada teman-teman untuk mengerjakan tugas, aku hanya sebatas seperti itu saja."


Venna pun akhirnya mengetahui jika Lucas yang memang tidak dekat dengan Bianca.


" Jadi kamu itu tidak mengenal Bianca, sedangkan Bianca sudah mengenal kamu dari semenjak masuk SMA. Dan dia menyimpan perasaan hati nya terhadap kamu, pada akhirnya kamu sekarang mengetahui jika Bianca."


Lucas menganggukkan kepalanya.


" Dan sekarang perusahaan Papa mu terselamatkan karena Bianca yang mempunyai perasaan terhadap kamu, membuat Ayah nya yang keras hati menjadi luluh dan akhirnya mau mengikuti keinginan Bianca."


Venna melirikan mata nya kepada suaminya.


" Lucas, apakah kamu tidak mempunyai sedikit pun perasaan terhadap Bianca?. Dia sangat cantik sekali loh, sudah itu dia juga sangat pintar sekali dan calon pemimpin perusahaan besar."


Lucas merasa jika orang tua nya yang seperti ingin dirinya bisa bersama dengan Bianca karena mereka berdua yang baru mengetahui Bianca anak dari Sebastian Gunawan.


" Papa bicara seperti ini di saat Papa dan Mama mengetahui jika Bianca dari keluarga kaya raya, bagaimana jika Bianca yang hanya dari keluarga sederhana. Apakah Mama dan papa tetap mengijinkan aku bisa bersama dengan Bianca,? mungkin tidak akan yaa."


Lucas pun berdiri dari tempat duduk nya, perkataan Lucas membuat kedua orang tuanya merasa sangat malu.

__ADS_1


" Kenapa kalian berdua selalu menginginkan banyak harta, tidak kah belajar dari kejadian kemarin. Seharusnya itu membuat rasa bersyukur kita bertambah besar, bukan ingin menjadi lebih banyak harta kekayaan lagi.'


Selesai menghabiskan makanan nya, Lucas pun memilih untuk pergi dia yang merasa pusing sekali untuk diam di rumah.


__ADS_2