
Tiara sampai di Apartemen menger nya, dia begitu sangat terkejut sekali ketika melihat kedatangan Tiara ke sana.
" Tiara kamu sedang hamil besar seperti ini, untuk apa kamu datang ke Apartemen."
Verra begitu sangat kebingungan sekali ketika Tiara datang kepada nya.
" Aku merasa sangat kesal sekali dengan Daniel, dia tidak seperti yang aku inginkan. Daniel dia sekarang yang lebih ingin berdamai dengan keluarga nya."
Tiara duduk dan Verra pun memberikan minum untuk Tiara.
" Lalu apa yang kamu inginkan Tiara,? Selalu bermusuhan kah ? Apakah kamu tidak suka perdamaian Tiara."
Tiara meminum air mineral dingin yang sudah di sediakan oleh Meneger nya.
" Sampai kapan rasa benci ku terhadap Bianca tidak akan pernah hilang yaa, aku akan selalu benci kepada Bianca."
Verra tidak menyangka jika Tiara yang masih saja benci dengan Bianca.
__ADS_1
" Tiara, bukan kah kamu sudah bahagia bersama dengan Daniel yaa sudahlah biarkan saja Bianca bahagia bersama dengan Lucas karena kamu yang sudah tidak mempunyai perasaan terhadap Lucas."
Tiara menggelengkan kepalanya berkali-kali sambil tersenyum tipis.
" Tidak, Lucas tidak akan pernah bersama dengan Bianca. Walaupun mereka berdua sampai menikah, aku akan membayar Miranda menjadi perusak rumah tangga mereka berdua."
Verra merasa Tiara yang semakin jahat meningkat terhadap Tiara.
" Miranda Larasati, yang menjadi model produk sepatu olahraga itu kah. Dia masih sangat muda sekali, dan juga melihat jika dia itu adalah wanita yang baik-baik tidak mungkin dia mau menjadi seorang perusak rumah tangga orang lain."
Tiara seperti sudah menyiapkan semuanya.
Verra mengingat kembali apa yang di katakan oleh Laura Anna di media.
" Hmmm Tiara, bukan kah apa yang di katakan oleh Ibu Laura Anna itu memang yang sebenarnya terjadi? Lalu untuk apa kamu harus marah dan sampai harus balas dendam."
Verra merasa sangat binggung sekali dengan Tiara.
__ADS_1
" Ya itu memang yang sebenarnya terjadi, tapi tetap saja aku tidak suka jika harus di bicarakan di media sosial."
Verra pun memilih untuk diam saja, karena menurutnya Tiara selalu merasa jika dia itu selalu benar.
" Raffi selalu saja menghampiri ku, aku merasa dia sudah tidak normal. Dia merasa lebih tertarik dengan ku walaupun aku yang sedang hamil seperti ini."
Tiara mengelus perut nya sambil tersenyum.
" Itu tandanya walaupun kamu sedang hamil, tapi pesona mu semakin meningkat Tiara. Tapi jangan sampai yaa, kamu kembali bersama dengan Raffi ingat Daniel yang kamu sayangi."
Verra tidak mau Tiara menjadi wanita yang gampangan kembali.
" Aku akan setia dengan Daniel, tapi aku ingin memanfaatkan uang Raffi. Karena aku baru tau jika perusahaan itu di berikan kepada Lucas bukan Daniel, aku tidak mengerti kenapa harus seperti ini dan aku merasa ini sangat pilih kasih sekali karena Daniel adalah anak pertama."
Tiara berjalan ke kamar nya yang dulu, dia begitu sangat merindukan nya.
" Seperti nya kemapuan Lucas di atas Daniel, sehingga Daniel yang bisa menyelamatkan perusahaan yang dulu nya lemah sekarang menjadi kuat kembali."
__ADS_1
Tiara tetap saja tidak menerima kenyataan seperti itu karena yang dia inginkan Daniel yang menjadi penguasa harta kekayaan keluarga nya.