
Tiara merasa tenang dia tidak ketakutan seperti sebelumnya, bahkan Tiara merasa senang jika lelaki tersebut yang tidak akan lagi menyentuh nya karena dia tidak pernah mau tidur dengan wanita yang sama.
" Aku juga tidak akan mengulangi nya, aku tidak mau lagi seperti ini."
Tiara menikmati pemandangan di luar hotel dan tiba-tiba panggilan telephone masuk.
" Lucas ada apa yaa, tapi aku masih punya waktu sampai malam hari jadi aku masih bisa mengobrol dengan nya."
Tiara menjawab panggilan telephone dari Lucas.
* Ya Lucas, ada apa*
* Tiara hari ini aku sedang mencari pekerjaan sudah ada 3 perusahaan yang menerima ku, tapi perusahaan tersebut ternyata milik Sebastian Gunawan. Aku menolak nya karena aku tidak mau nanti orang tua mendekati ku dengan Putri nya, karena Putri nya memiliki perasaan terhadap ku*
* Lucas, aku hanya bisa mengucapkan semangat. Tapi menurut aku jika kamu kuat memiliki perasaan terhadap aku, aku yakin jika kamu tidak akan pernah tergoda dengan Beryl Bianca*
* Tidak Tiara, walaupun seperti itu tapi aku merasa Papa dan Mama memanfaatkan kesempatan ini. Mereka pasti memaksa aku untuk bersama dengan Bianca, karena demi menyelamatkan para kita*
* Aku serahkan semua hanya kepada kamu saja Lucas, semoga kamu mendapatkan yang terbaik*
* Iya Tiara kamu tenang saja aku akan mempertahankan cinta kita berdua*
* Terimakasih banyak Lucas*
* Tiara aku mencari pekerjaan yang lain yaa*
__ADS_1
* Iya Lucas semangat yaa*
* Baiklah Tiara*
Tiara merasa sangat sedih sekali ketika Lucas yang mempertahankan cinta mereka tapi dirinya malah menghianati cinta Lucas.
" Memaafkan aku Lucas, aku hanya melakukan ini sekali saja."
Tiara memilih untuk kembali ke kamar hotel nya, dia menonaktifkan handphone.
Ketika Tiara membuka pintu dia tidak melihat Raffi di dalam kamar nya.
" Kemana yaa dia,? apakah dia meninggalkan aku di hotel ini dan membatalkan semua nya."
Tiara pun seketika dia langsung panik, dia yang sudah berjanji untuk membawa Ayah nya keluar negeri.
Raffi membalikkan badan Tiara, sehingga mereka berdua saling bertatapan tapi Tiara yang masih saja memejamkan mata nya.
" Jangan menutup mata seperti ini karena kita tidak akan melakukan nya di lampu yang gelap, aku ingin melihat semua keindahan mu."
Tiara pun membuka mata nya, dia pun akhirnya bisa menatap wajah Raffi dengan sangat jelas sekali.
" Tidak usah takut aku akan melakukan nya secara perlahan tidak akan membuat kamu kesakitan, Tiara kamu sangat cantik sekali."
Tiara pun menghela nafas panjang ketika Raffi yang mulai membuka kancing kemeja nya.
__ADS_1
Raffi membaringkan tubuh Tiara dan dia mulai dengan cara yang halus sehingga membuat Tiara merasa sangat nyaman sekali.
Raffi mencoba untuk membuat Tiara melakukan nya dengan cinta, walaupun cinta mereka hanya satu malam saja.
" Ahhhhh."
Raffi menutup rapat mulut Tiara dengan tangan nya, Raffi melihat mata Tiara yang sampai berkaca-kaca dan membuat dia tersenyum manis kepada Tiara.
" Ini tidak akan lama semakin sering maka kamu akan semakin mengetahui rasanya."
Tiara tidak bisa menikmati apa yang sedang dia lakukan, ketika Mahkota nya diambil oleh Raffi dia pun langsung menangis karena dia tidak bisa menjaga dan memberikan nya kepada Lucas.
30 menit berlalu Raffi pun beranjak dari tempat tidur dan Tiara terbaring lemah tidak berdaya di atas kasur.
Tiara menarik selimut untuk bisa menutupi seluruh tubuh nya.
" Mandilah dan bersihkan diri mu, nanti malam kita bermain-main untuk terakhir kalinya. Karena untuk sekarang kamu belum bisa merasakan keindahan nya."
Raffi memakai baju nya dia pun langsung pergi meninggalkan Tiara di kamar, agar Tiara bisa bersih-bersih.
Tiara pun berjalan secara perlahan menuju ke kamar mandi dia yang terus saja menangis sambil berjalan.
Tiara menyalakan air dia pun menangis histeris bahkan sampai berteriak histeris di kamar mandi.
" Aku sudah kotor dan sangat kotor sekali, aku tidak tahu apakah aku masih pantas bersama dengan Lucas."
__ADS_1
Tiara membiarkan air menetes dari ujung rambut sampai ujung kaki nya, dia terus saja membersihkan tubuh nya.
Tiara masih harus melakukan nya satu kali lagi di malam hari.