
Ketika Tiara dalam perjalanan menuju ke Restoran favoritnya, tiba-tiba saja handphone nya berdering.
Tiara melihat itu adalah panggilan telephone masuk dari Daniel, Tiara pun memberhentikan mobilnya.
" Daniel menelephone aku, tumben sekali yaa dia."
Tiara pun langsung menjawab panggilan telephone tersebut.
* Hallo Daniel*
* Kamu sekarang di mana*
* Hmmmm, aku sedang di perjalanan menuju ke Restoran. Lucas mengajak aku untuk ketemuan, seperti nya dia akan membicarakan hal yang penting*
* Jangan bertemu dengan nya, aku menunggu mu di hotel yang biasa kita pakai sekarang juga*
Tiara begitu sangat terkejut sekali di saat Daniel yang meminta duluan untuk bertemu, ini adalah kesempatan yang sangat langka sekali.
* Baiklah, aku sekarang akan melanjutkan perjalanan menuju ke hotel itu ya*
* Aku tunggu sekarang juga*
Daniel mengakhiri panggilan telephone nya, dia pun langsung masuk ke dalam ruangan Papa nya.
" Aku harus pergi, aku ingin bertemu dengan seseorang hari ini juga. Pekerjaan ku sudah selesai ya Pap, aku harus segera pergi sekarang juga."
Tanpa mendengarkan jawaban dari Papa nya dulu, Daniel pun memilih untuk langsung pergi saja.
" Kenapa lagi dengan anak itu yaa, tiap aku merasa sekarang urusan nya sudah selesai."
Benny pun masuk ke dalam ruangan Daniel dia ingin memeriksa pekerjaan Daniel.
Setelah dia periksa ternyata Daniel mengerjakan nya dengan baik.
" Dia memang benar-benar anak yang hebat, aku merasa sangat bangga sekali dengan nya."
Benny pun menyimpan kembali pekerjaan milik Daniel dan kembali ke ruangan nya.
Tiara dia merasa kebingungan sekali dia harus mengatakan apa kepada Lucas, alasan pembatalan pertemuan nya.
" Lucas pasti akan marah besar kepada ku, tapi jika dia marah itu yang akan menjadi kesempatan untuk dia benci kepada ku dan aku bisa bersama dengan Daniel."
Tiara pun memilih untuk tidak menghubungi Daniel, dia terus saja menjalankan mobilnya.
Tiara benar-benar seperti di pengaruhi oleh Daniel, dia memaafkan Tiara agar membuat Lucas mengakhiri hubungan nya dan Tiara menjadi milik nya.
Di saat Tiara yang akan bertemu dengan Daniel, Lucas dia sudah sampai di Restoran tersebut bahkan dia menyewa Restoran tersebut.
__ADS_1
Lucas secara dadakan dia pun membeli cincin berlian yang sangat mahal sekali untuk Tiara, hasil dari dia bekerja dia belikan untuk cincin berlian tersebut.
" Tiara, aku melakukan ini semua hanya untuk kamu semoga kamu bisa menerima cincin berlian ini. Aku sangat serius sekali dengan mu, aku berharap kamu mau memakai cincin berlian ini, cincin hasil kerja keras ku."
Lucas sudah menyiapkan semuanya dengan sangat sempurna sekali dia juga Sampai me dekorasi nya.
Lucas hanya mempunyai waktu satu jam saja karena memanfaatkan waktu makan siang untuk bisa bertemu dengan Tiara.
" Sekarang aku tinggal menunggu kedatangan Tiara, aku sangat tidak sabar sekali menunggu nya."
Lucas menunggu dengan setia tapi Tiara malah memilih untuk bertemu dengan Daniel di hotel, Tiara benar-benar menghianati perasaan Lucas.
Tiara sampai di hotel dan dia melihat Daniel yang sudah menunggu kedatangan nya, Daniel pun langsung menghampiri Tiara dan memegang tangan nya.
Daniel kelihatan begitu sangat lembut sekali memperlakukan Tiara, dia juga sampai tersenyum manis kepada Tiara.
" Apakah kamu mau langsung,? atau kita makan siang untuk dulu."
Tiara seperti tidak percaya ketika Daniel mengatakan hal tersebut kepada nya.
" Aku ingin langsung saja."
Daniel pun langsung menarik tangan Tiara dan masuk ke dalam lift, Tiara yang awal nya begitu sangat liar dengan Daniel dia buat diam ketika Daniel yang mengajak nya langsung.
" Aku sudah menyimpan perasaan terhadap mu Tiara, aku sangat mencintaimu. Jadi aku tidak mau kamu sampai kembali kepada Lucas, jika aku sudah ingin memiliki mu kamu harus segera meninggalkan Lucas secepatnya."
Daniel memilih kamar hotel yang sama dan mereka berdua pun masuk ke dalam hotel tersebut. Tanpa berpikir panjang Daniel pun langsung mendekati dirinya kepada Tiara dia mencium bibir mungil Tiara dan membuat Tiara langsung membalas ciuman hangat tersebut.
Mereka berdua bermain-main dsn membuat Tiara pun merasa jika permainan Daniel melebihi permainan nya.
" Hmmmm."
Daniel tersenyum manis ketika melepaskan ciuman nya dan dia pun langsung membuka kancing kemeja nya.
Tiara tersenyum menggoda dia begitu tidak sabar ingin segera melakukan nya dengan Daniel.
Tubuh Daniel berada di atas tubuh Tiara, dan mereka berdua pun berciuman kembali. Tangan Daniel memegang dua gumpalan daging yang begitu sangat menggoda sekali dia benar-benar merasa sangat menikmati nya.
Tiara tidak bisa menahan rasa yang di berikan oleh Daniel, dia juga begitu sangat menikmati permainan kasar yang di berikan oleh Daniel.
Tiara memejamkan mata nya ketika sesuatu yang menekan begitu sangat kuat sekali yang membuat dirinya sampai menggigit bibir bawahnya.
Daniel tersenyum bahagia ketika Tiara melihat ekspresi wajah Tiara yang begitu sangat menggoda sekali.
Daniel terus menekan nya sehingga dia bisa langsung melakukan permainan nya, Tiara terus saja memandangi wajah Daniel dia pun memeluk Daniel sambil mengeluarkan suara yang membuat Daniel semakin mempercepat permainan nya.
Daniel benar-benar menikmati permainan mereka berdua di siang hari, permainan Daniel membuat Tiara melupakan Lucas yang sedang menunggu nya di Restoran.
__ADS_1
Lucas melihat jam di handphone nya, dia sudah 45 menit menunggu kedatangan Tiara.
" Waktu ku hanya tinggal 15 menit lagi bagaimana yaa, aku sudah mencoba menghubungi Tiara tapi dia tidak menjawab panggilan telephone ku padahal handphone nya aktif."
Lucas pun memilih untuk mengirimkan pesan kepada Tiara, dia benar-benar merasa sangat kecewa sekali terhadap Tiara.
* Tiara aku sudah menunggu mu, tapi kenapa kamu yang tidak datang ke sini. Tiara aku membelikan cincin berlian untuk mu, ini adalah hasil dari pekerjaan ku selama ini.*
Lucas memotret cincin berlian tersebut agar Tiara bisa melihat nya.
Tiara sebenarnya mendengar suara handphone nya yang berdering tapi Daniel tidak memperbolehkan Tiara untuk menjawab panggilan telephone tersebut.
Lucas merasa sangat sedih dan kecewa sekali apa yang sudah dia siapkan oleh Tiara ternyata hanya sia-sia saja.
Waktu 15 menit Lucas buang sia-sia dia dengan sangat emosional sekali dia pun memilih untuk pergi dari Restoran tersebut.
Lucas meninggalkan makanan dan minuman yang sudah dia pesankan dan membuat para pelayan yang ada di Restoran tersebut merasa kasihan terhadap Lucas.
" Kasihan sekali yaa sudah menyewa Restoran sangat mahal sekali dan membelikan cincin berlian, tapi kekasih tidak datang padahal lelaki itu sangat tampan sekali yaa."
Ucap salah satu pelayan perempuan yang memperhatikan Lucas.
" Mungkin perempuan nya lebih memilih om-om kaya raya, yang lebih bisa memuaskan dia."
Lucas pun tiba-tiba langsung kembali dan menghampiri dua pelayanan perempuan yang sedang membicarakan nya.
" Mbak tolong bungkus kan makanya yaa, dan juga saya pesan minuman juga yaa. Saya ingin memberikan makanan ini kepada anak-anak yang ada di jalanan."
Para pelayan itu pun langsung mengikuti perintah Lucas, mereka merasa sangat kagum sekali melihat Lucas yang masih bisa mengingat orang-orang membutuhkan ketika dalam keadaan seperti ini.
" Ini Mas sudah kami bungkus kan semua nya yaa."
Lucas pun langsung mengambil nya dia tersenyum manis kepada dua pelayan tersebut.
" Terimakasih banyak yaa Mbak."
Pelayan tersebut pun seketika langsung tersenyum juga.
" Tampan sekali dia, aku sumpah kan wanita itu akan menyesal telah mengabaikan lelaki tampan yang sangat baik hati sekali seperti ini."
Lucas mencoba untuk ikhlas dia berpikir mungkin gajih itu memang untuk berbagai dengan orang-orang yang membutuhkan bukan untuk membahagiakan kekasih nya.
Lucas masuk ke dalam mobil nya untuk mencari anak-anak jalanan yang mungkin kelaparan untuk bisa merasakan kenikmatan makan siang.
Lucas langsung melihat kumpulan anak-anak jalanan yang sedang beristirahat dan pun langsung turun dari mobil memberikan makanan dan minuman tersebut.
Wajah anak jalanan terlihat sangat bahagia sekali ketika Lucas berbagi kepada mereka.
__ADS_1