Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode *199*


__ADS_3

Bianca tidak bisa memaksa Lucas untuk melanjutkan perjalanan nya menuju ke kantor walaupun jarak kantor yang sudah sangat dekat sekali.


" Bagaimana Lucas, apakah kamu mau ke kantor atau pulang. Aku tidak akan pernah memaksakan kamu untuk ikut bersama dengan ku, ah serahkan semua kepada mu."


Lucas tidak mau mengecewakan Bianca, walaupun sebenarnya dia ingin menyusul Daniel dan sedikit memberikan pelajaran terhadap Kakaknya itu.


Tapi Lucas berpikir kembali jika dia seperti itu, dia seperti menginginkan Tiara kembali kepada nya.


" Kita pergi ke kantor sekarang, aku tidak akan membahas ini semua. Aku akan berpura-pura tidak tahu, biarkan mereka bermain sesuka mereka."


Lucas menyalakan mesin mobil dia langsung memutar arah mobil nya, Lucas mencoba untuk menenangkan pikiran dan perasaan dia harus bersikap profesional di hadapan Papa nya.


Lucas dan Bianca pun akhirnya sampai di depan kantor perusahaan Benny Irawan, mereka berdua turun dan Lucas tetap memegang tangan Bianca.


Di saat itu juga Bianca merasa yakin jika Lucas memang yang terbaik untuk nya, Bianca merasakan jika Lucas yang memang tercipta hanya untuk nya.


Kedatangan Lucas dan Bianca yang tanpa sepengetahuan Benny Irawan memang sangat membuat nya terkejut.


Lucas dan Bianca ingin menunggu kedatangan Daniel.


" Bianca dan Lucas, ada apa kalian berdua datang ke sini."

__ADS_1


Mereka berdua pun duduk dan Bianca yang mulai menjelaskan nya.


" Jadi begini Om Benny, Ayah menyuruh aku dan Lucas mungkin lebih ke memberikan kepercayaan untuk kita berdua untuk menjadi pemimpin di perusahaan ini."


Bianca langsung terdiam ketika dia mengatakan hal tersebut dia pun langsung melirikan mata nya kepada Lucas.


Bianca merasa perkataan nya membuat Benny merasa tersinggung karena mereka berdua yang terlalu muda untuk mengantikan posisi Benny Irawan.


" Maksud Bianca kita berdua membantu untuk perusahaan ini yang memang sudah di ambang kebangkrutan."


Benny tidak menjawab apapun dia yang hanya terdiam saja, karena dia sebelumnya belum bisa percaya untuk memberikan kesempatan kepada Lucas dan Daniel.


Sekarang dia harus memberikan kepemimpinan perusahaan nya kepada Bianca dan Lucas.


" Jika Om Benny merasa keberatan, aku akan pergi sekarang juga."


Lucas menahan Bianca untuk pergi dan Daniel pun masuk ke dalam ruangan ketika Bianca yang hendak keluar ruangan.


" Ada apa ini,? kalian berdua untuk apa datang ke sini."


Wajah Lucas seketika berubah drastis ketika melihat Daniel, ingin rasanya dia berbuat kasar kepada Daniel.

__ADS_1


" Kedatangan kita berdua ke sini yaitu untuk membicarakan tentang bagaimana nasibnya perusahaan ini,? dan Ayah ku menyuruh kita berdua untuk membantu perusahaan ini."


Daniel tersenyum sinis ketika dia mendengar perkataan Bianca.


" Sombong sekali kamu Bianca, hanya karena kamu anak pengusaha hebat. Kamu lebih baik sekolah yang tinggi dulu, baru kamu bisa berbicara seperti itu."


Bianca memegang tangan Lucas yang seperti nya sudah tidak tahan melihat Daniel.


" Ya, aku memang sangat sombong sekali karena kenyataannya aku adalah anak dari pengusaha hebat. Dan itu bukan sebuah halusinasi, tidak seperti kekasih mu yang memaksa untuk kelihatan kaya raya tapi kenyataannya dia menderita."


Bianca mendorong tubuh Daniel dengan sangat kuat sekali dia pun langsung pergi bersama dengan Lucas.


Lucas merasa sangat puas sekali ketika Bianca yang sampai berani berkata seperti itu kepada Daniel.


Daniel tersenyum tipis dia merasa apa yang di katakan oleh Bianca itu sangat menyindir Tiara.


" Apakah Bianca menyindir Tiara,? dia sudah mengetahui aku berhubungan dengan Tiara. Tau dari mana dia, aku hanya mencari tahu nya dan Tiara jangan sampai mengetahui semuanya ini."


Daniel keluar dari ruangan Papa nya dia bukan memikirkan tentang perusahaan nya tapi dia memikirkan Tiara.


" Daniel terlalu cinta dengan Tiara, sampai dia melakukan ini semua demi Tiara. Lalu siapa yang akan peduli dengan perusahaan ini, sikap Daniel juga yang keterlaluan sekali dengan Tiara."

__ADS_1


Benny memikirkan sendiri tentang perusahaan nya yang sedang terancam bangkrut.


__ADS_2