Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode *212*


__ADS_3

Di saat Daniel dan Tiara yang seperti sedang memperjuangkan cinta mereka berdua, di tempat berbeda Lucas dan Bianca mereka lebih merasakan cinta yang nyata.


Lucas memberikan bunga untuk Bianca, dan kelihatan Bianca yang begitu sangat menyukai bunga tersebut.


" Terimakasih banyak Lucas, atas bunga mawar putih nya. Semoga saja cinta kamu tidak layu yaa seperti bunga ini yang akan simpan tampa memberikan air."


Lucas tertawa mendengar perkataan Bianca.


" Sudahlah jangan menyamakan aku dengan bunga mawar putih itu, yasudah besok aku akan lebih memilih untuk membelikan bunga plastik yang lebih awet."


Bianca berjalan cepat menuju ke ruangan nya, dan Lucas mengikuti Bianca dari belakang.


" Lucas produk sepatu olahraga terbaru buatan mu itu sudah jadi, sekarang waktunya kita untuk membuat iklan dan mempromosikan produk tersebut ke media sosial."


Lucas tersenyum senang karena Bianca yang memberikan kesempatan untuk dirinya mengembangkan bakat yang terpendam yang dia miliki.


" Terimakasih banyak Bianca, kamu sangat baik sekali dan aku sangat senang sekali."


Bianca tersenyum tipis kepada Lucas.


" Dan aku juga akan memilih kamu untuk menjadi model nya, di saat pemotretan dan juga iklan di televisi. Bisa jual kamu menjadi Brand Ambassador dari produk mu sendiri, apakah kamu senang Lucas."


Lucas langsung terdiam dia seperti tidak pernah dengar perkataan Bianca.


" Aku tidak baik dengan mu Lucas, stop berpikiran jika aku itu baik. Aku melakukan ini karena aku ingin mendapatkan keuntungan dari hasil pekerjaan mu ini, aku ingin berpikir bisnis nya. Jadi kamu jangan berpikiran jika aku yang terlalu baik, itu tidak benar."


Bianca duduk di tempat kerjanya.


" Sepatu olahraga terbaru rancangan ku itu khusus untuk pria dan aku berwarna biru, bagaimana jika aku buat sepatu olahraga terbaru untuk wanita yang berwarna pink dan kamu yang akan menjadi model nya."


Bianca seketika langsung terdiam mendengar perkataan Lucas.


" Bagaimana Bianca, aku ingin selalu bersama dengan kamu. Dan sekarang aku akan menggambar nya, aku ingin menghasilkan uang yang banyak untuk kamu."


Lucas langsung pergi dari ruangan Bianca dia ingin membuat rancangan gambar tersebut.


" Wahhhh, Lucas serius dengan perkembangan nya itu. Aku dan Lucas yang akan menjadi model nya, astaga apakah produk nya akan laku keras ketika aku menjadi model nya."


Bianca merasa tidak percaya diri dengan penampilannya.

__ADS_1


" Aku memilih Lucas karena dia tampan, sedangkan aku astaga. Aku bukan seorang model juga, aku hanya wanita lebih suka berdiam diri di dalam kamar untuk membaca buku, aku bukan wanita yang suka menghabiskan waktu di salon kecantikan untuk mempercantik tampilan."


Bianca pun langsung menghampiri Lucas, dia ingin melihat gambar hasil dari perkataan nya tadi.


" Aku melihat hasil pekerjaan mu yaa, semoga saja kamu bisa lebih semangat jika aku menemani mu di sini."


Lucas tersipu malu-malu ketika Bianca yang ada di hadapannya.


" Ini pasti akan membuat hasil gambar ku bagus dan membuat ku semangat."


Bianca tersenyum manis sambil melihat hasil dari pekerjaan Lucas.


Handphone Bianca berdering dia melihat panggilan telephone dari Ayah nya.


Ini adalah kesempatan nya, untuk bisa memberitahu kan Ayah dengan rencana Lucas.


* Hallo Ayah*


* Hallo Bianca sayang bagaimana pekerjaan mu hari ini*


* Pekerjaan ku hari ini sangat luar biasa sekali Papa, produk sepatu olahraga terbaru buatan Lucas sudah selesai dan sekarang aku mulai di sibukkan untuk membuat iklan di televisi dan juga promosi di media sosial*


* Kamu sangat hebat sekali sayang*


* Kalian berdua memang pasangan yang sangat serasi sekali, Ayah sangat menyukai Lucas yang pekerja keras*


* Dan sekarang Lucas berencana untuk membuat sepatu olahraga terbaru rancangan untuk wanita dan sekarang dia sedang melakukan nya, Lucas sedang menggambar sketsa sepatu olahraga tersebut*


* Sangat hebat sekali Lucas, membuat sepatu secara berpasangan seperti kamu dan dia. Dan seperti nya kalian berdua cocok untuk menjadi model iklan nya, sudah waktunya mempublikasikan hubungan kalian berdua*


* Kenapa Ayah juga sampai mempunyai pemikiran seperti Lucas, ahhhhh aku sangat malu sekali jika aku menjadi model nya biarkan saja Lucas bersama model yang profesional dan terkenal*


* Tidak sayang, lebih baik kamu saja dengan Lucas yaa Ayah lebih setuju*


* Aku harus memikirkan nya lagi Ayah, yasudahlah aku akan fokus pada pekerjaan Lucas*


* Yasudahlah sayang maafkan menganggu waktu kebersamaan kalian berdua*


Sebastian mengakhiri panggilan telephone nya dia pun tersenyum manis.

__ADS_1


Lucas memandangi wajah cantik Bianca yang kelihatan sangat kesal sekali.


" Sudah aku duga kan, Ayah mertua yang sepemikiran dengan calon menantu nya."


Bianca pun terdiam di hadapan Lucas.


" Lucas coba lihatlah wajah ku ini."


Lucas menyimpan pensil nya dan dia fokus pada wajah Bianca.


" Apakah wajah ku cantik,? maksud ku ada daya tarik yang menarik ketika aku nanti menjadi pasangan mu."


Bianca kelihatan sangat tidak percaya diri sekali.


" Yasudah baiklah, jika kamu merasa tidak percaya diri lebih baik sekarang Kamu cari model seksi dan cantik untuk menjadi pasangan ku."


Seketika wajah Bianca langsung berubah.


" Oh jadi kamu ingin bersama dengan WAN yang cantik dan seksi, baiklah kalau begitu aku akan mencarikan model seksi dan cantik."


Bianca langsung pergi dari ruangan Lucas.


" Aku tidak mengerti dengan wanita, dia yang sebelumnya bilang menyuruh ku bersama dengan model saja karena dia merasa tidak percaya diri dan sekarang ketika aku setuju dia pergi meninggalkan aku karena kecemburuan nya."


Lucas menggelengkan kepalanya berkali-kali sambil fokus kembali pada gambar nya.


Bianca merasa panas sekali ketika Lucas mengatakan hal tersebut.


" Bersama dengan wanita cantik dan seksi, hmmmm kenapa dia tidak memuji saja. Aku melakukan itu semuanya agar Lucas mau memuji ku, dan mengatakan lebih baik bersama dengan kamu saja Bianca."


Bianca duduk kembali di kursi kerjanya, walaupun dia merasa akan susah untuk berkonsentrasi.


Tidak lama kemudian Lucas datang ke ruangan Bianca, dia memberikan hasil dari pekerjaan nya.


Bianca terdiam ketika Lucas menghampiri nya, dia hanya cemberut saja.


" Bianca sayang cantik ku, jangan seperti itu yaa. Jangan marah-marah yaa, aku hanya bercanda karena tidak mungkin aku mau berfoto bersama dengan wanita seksi dan cantik sekali karena wanita yang ada di hadapan ku lebih sempurna."


Lucas tersenyum di hadapan Bianca, Lucas pun mencium kening Bianca sebelum dia keluar dari ruangan Bianca.

__ADS_1


" I love you Beryl Bianca."


Lucas meninggalkan Bianca dan ketika melihat Lucas keluar dari ruangan nya, Bianca langsung tersipu malu.


__ADS_2