
Tiara turun dari mobil nya kedatangan Tiara pun menjadi perbincangan karena sebelumnya para pegawai kantor sudah melihat kecantikan Miranda Larasati.
Tiara langsung membuka pintu ruangan Daniel.
" Kamu sekarang menjadi pemimpin perusahaan,? Apakah ini tandanya perusahaan ini milk mu Daniel."
Tiara seakan melupakan maksud dan tujuan untuk datang ke kantor Daniel.
" Perusahaan ini milk Lucas, karena dia yang membayar semua hutang perusahaan, aku hanya di berikan kesempatan oleh Lucas untuk menjadi pemimpin di perusahaan ini."
Senyuman Tiara kembali berubah dan Daniel memperhatikan penampilan Tiara yang berbeda dari sebelum pergi dari rumah.
" Di saat kamu pergi kamu sangat seksi sekali yaa, tapi di saat pulang bekerja penampilan mu berbeda menjadi tertutup."
Daniel semakin gemas sekali melihat istrinya.
" Hmmmm, iya karena aku yang sedang menstruasi jadi penampilan ku lebih sedikit tertutup."
Daniel seperti ingin tertawa mendengar perkataan Tiara.
" Oh begitu yaa, jika sampai kamu hamil itu bukan anak yaa. Karena aku yang belum pernah menyentuh mu, semenjak kamu sudah melahirkan Mutiara."
Tiara pun seketika langsung panik.
" Kenapa wajah mu panik seperti itu Tiara,? aku berkata benar kan. Karena kamu akan hamil dengan siapa, bukan kah hanya aku lelaki teman tidur mu."
Wajah Tiara kelihatan sangat pucat sekali.
__ADS_1
" Iya Daniel, aku hanya tidur bersama dengan mu saja. Kamu pikir aku wanita apa, yang mau tidur nya lelaki lain."
Tiara sampai memaksa untuk tersenyum.
" Jam bekerja sebentar lagi akan berakhir, aku tidak akan memaksa untuk ikut menjemput Mutiara. Lebih baik kamu tunggu saja yaa di Apartemen, perut mu seperti nya sedang sakit beristirahat saja di kamar."
Daniel keluar ruangan duluan dia menuggu Papa nya.
" Mutiara aku titipkan bersama dengan Mama, dan sekarang aku akan menjemput nya tanpa Tiara."
Benny merasa sangat senang sekali dia seperti ingin cepat-cepat sampai di rumah nya.
Tiara masih berada di ruangan Daniel.
" Bodoh nya aku kenapa harus berbohong seperti itu kepada Daniel, ski memang merasa jika aku yang belum pernah di sentuh Daniel. Lalu bagaimana jika aku sampai hamil anak Daniel, apa yang harus aku lakukan yaa."
Tiara pun memilih untuk menunggu Daniel di Restoran dekat dengan Apartemen nya.
" Sampai kapan yaa, aku harus melayani Raffi. Aku tidak mungkin setiap hari berhubungan dengan nya sedang bersama dengan suami ku tidak pernah, Raffi juga yang tidak mau pakai pengaman."
Tiara rasanya ingin menangis dia pun memilih untuk menghubungi Menger nya.
Verra yang sedang menikmati uang dari Raffi dia melihat ada panggilan telephone masuk dari Tiara.
" Kenapa lagi dengan Tiara yaa, semoga saja tidak ada permasalahan."
Verra langsung menjawab panggilan telephone dari Tiara.
__ADS_1
* Hallo Tiara ada apa yaa*
* Mbak Verra, aku merasa sangat ketakutan sekali mbak aku takut hamil*
* Kamu hamil, kamu punya suami kan dan semuanya aman Tiara*
* Tapi masalah nya, dari semenjak aku sudah melahirkan sampai sekarang aku tidak di sentuh Daniel. Aku malah banyak berhubungan dengan Raffi, dan Daniel pun tadi dia seperti bercanda tapi terasa menyindir ku*
* Sudahlah Tiara, bukan kah Daniel itu lelaki yang baik kan. Jika kamu hamil misalnya dia pasti percaya jika itu adalah anak nya*
* Lalu sampai kapan yaa aku menjadi wanita simpanan Raffi, harus berapa lama aku bersama dengan nya*
* Jika untuk itu lebih baik kamu bertanya langsung pada rasa, karena mobil yang dia berikan kepada mu itu sangat mahal sekali loh Tiara*
* Baiklah Mbak Verra, terimakasih sudah mau menjawab panggilan telephone dari ku yaa*
* Iya Tiara cantik*
Tiara menghela nafas panjang nya sambil memegang kepalanya.
" Aku pusing dan sangat ketakutan sekali, tapi kenapa yaa Daniel harus mengatakan kamar hotel."
Tiara mencoba untuk tetap tenang dan berpikiran positif.
Tiara memesan minuman sambil menunggu kedatangan Mutiara bersama dengan Daniel.
Rasa marah Tiara yang tiba-tiba saja hilang begitu saja, Tiara yang lebih fokus memikirkan bagaimana cara nya agar hubungan dengan Raffi segera berakhir.
__ADS_1
Tiara tidak mau Daniel sampai mengetahui nya, Daniel akan marah besar kepada nya.