
Setelah melihat mereka berdua sudah selesai makan dan minum barulah Sebastian Gunawan menghampiri mereka berdua.
Kedatangan Sebastian Gunawan membuat Daniel dan Benny merasa sangat terkejut sekali.
" Bapak Sebastian Gunawan."
Suara Benny terdengar sangat bergetar sekali dan Sebastian pun tersenyum.
" Saya mengetahui perusahaan milik Bapak Benny Irawan yang sekarang sedang mengalami permasalahan, jika berminat untuk di jual saya berminat untuk membeli nya sekarang juga."
Benny mengetahui jika perusahaan tersebut adalah milik mertuanya dia lebih berharap Sebastian Gunawan mau berkerja sama dengan perusahaan nya.
" Bapak Sebastian mungkin sudah tahu tentang perusahaan ini yang bukan milik saya tapi milik Bapak mertua saya, jika untuk di jual saya belum bisa menjawab nya. Tapi jika Bapak Sebastian Gunawan mau berkerja sama dengan perusahaan saya, saya lebih berharap seperti itu."
Sebastian begitu sangat menginginkan perusahaan tersebut untuk dia berikan kepada putrinya.
" Jika untuk berkerja sama saya bicarakan dengan Putri saya, karena rencananya jika perusahaan itu milik saya. Saya akan menjadikan anak perempuan saya menjadi CEO nya, karena pasti akan menjadi pemimpin yang kuat."
Merasa tawaran nya di tolak secara halus, Sebastian pun berdiri dari tempat duduk nya. Dia memanggil pelayan dan membayar makanan yang sudah di pesan oleh Benny dan Daniel.
" Kalau begitu saya permisi dulu yaa, semoga kalian berdua bisa tetap berjuang."
Sebastian memilih untuk kembali ke kantor nya, setelah melihat Sebastian pergi barulah Benny menceritakan tentang Sebastian kepada Daniel.
__ADS_1
" Sebastian Gunawan mempunyai 4 perusahaan yang semua sukses, dan Papa baru mengetahui jika dia memiliki anak perempuan.
Seketika Daniel pun langsung berpikir jika Mama nya mengetahui jika Sebastian Gunawan memiliki anak perempuan.
Antara dirinya atau Lucas yang akan menjadi korban perjodohan demi harta kekayaan.
" Yasudah, sekarang lebih baik kita pulang saja dan belikan makanan untuk Lucas di rumah."
Daniel berjalan untuk memesan makanan untuk di bawa pulang, rasa sedih mulai terasa di saat makanan di bayarkan oleh orang lain sehingga bisa untuk membelikan makanan untuk di bawa ke rumah.
Daniel merasakan sekali yang namanya berhemat uang dia yang tidak hanya memikirkan untuk hari ini saja tapi esok dan seterusnya.
Setelah mendapatkan pesanan mereka berdua pun pulang ke rumah, untuk bertemu dengan Lucas.
Daniel dan Benny masuk ke dalam mobil.
Handphone Daniel bergetar dia melihat ada pesan masuk dari Mama nya.
" Mama ada apa ya mengirimkan pesan."
Daniel pun langsung membaca isi pesan tersebut.
* Daniel Mama mentransfer uang 3 juta untuk Lucas, kamu atur uang tersebut. Berikan saja 500 ribu perhari selama dia sekolah*
__ADS_1
* Baiklah Mama, Mama apakah Mama akan tetap tinggal di sana*
* Mama besok akan kembali ke rumah*
* Baiklah Mam, kita bertiga memang sangat membutuhkan Mama. Apalagi Mama dia sangat butuh dukungan dari istri nya*
* Iya Daniel Mama mengerti*
Daniel pun memasukkan handphone nya kembali.
" Besok Mama pulang ke rumah Pap, dan Mama mentransfer uang 3 juta untuk Lucas. Seperti nya Mama mendapatkan uang tersebut dari Omah atau Opah."
Benny merasa sangat malu sekali ketika keuangan mereka yang di bantu oleh mertuanya.
" Papa merasa sangat malu sekali, ketika Papa yang gagal menjadi seorang pemimpin perusahaan dan sekarang seperti nya Omah dan Opah kamu akan datang untuk membiayai kehidupan kalian berdua terutama Lucas."
Daniel tetap pada pendiriannya jika dia tawarkan untuk berkerja dia mau tapi jika untuk hanya di berikan uang saja dia tidak mau menerima nya.
Daniel ingin berjuang dia tidak mau di manjakan oleh uang, walaupun dia sekarang yang kekurangan.
" Seharusnya aku sebagai seorang Kakak yang bertanggung jawab terhadap Lucas, jika aku mendapatkan sebuah pekerjaan kembali. Aku ingin berjuang untuk bisa membuat Lucas kuliah."
Benny merasa sangat terharu sekali mendengar perkataan Daniel untuk Lucas.
__ADS_1