
Lucas memilih untuk bertanya langsung kepada Daniel.
" Apa yang membuat Tiara bisa memberikan uang 50 juta rupiah kepada Miranda, itu bukan uang sedikit jika tidak ada rencana di belakang nya."
Daniel pun langsung membicarakan kepada Lucas.
" Untuk menjadi duri di pernikahan mu bersama dengan Bianca, sudahlah sekarang pernikahan kalian berdua aman dari Miranda. Tapi sekarang aku meminta Miranda untuk mencari tahu tentang pekerjaan Tiara yang sebenarnya itu apa, jika Miranda berhasil mendapatkan informasi tentang Tiara aku akan memberikan uang tersebut kepada Miranda."
Lucas yang sudah mengetahui semuanya tentang Tiara dia hanya bisa terdiam saja.
" Memang nya apa yang kamu curigai pada Tiara,? Sampai kamu tidak percaya jika Tiara itu bekerja sebagai seorang model."
Daniel pun meluapkan semua kecurigaan nya terhadap Tiara.
" Aku mencurigai Tiara selingkuh di belakang ku, karena sudah ada dua bucket bunga mawar merah yang di kirimkan ke Apartemen."
Lucas semakin serius bertanya kepada Daniel.
" Dan lalu bagaimana jika Tiara memang berselingkuh,? Apa yang akan kamu lakukan?."
Daniel tersenyum tipis kepada Lucas.
" Aku akan menuggu Apartemen dan membawa Mutiara, Tiara tidak boleh bertemu dengan Mutiara selamanya."
Lucas seperti tidak sabar untuk mendapatkan momen tersebut.
" Semoga saja Tiara setia dia tidak berselingkuh."
Lucas pun memilih untuk pergi dari kantor nya.
" Yasudah yaa, aku pergi dulu yaa semoga kamu bisa memberikan yang terbaik untuk perusahaan ini."
Lucas kembali memberikan kesempatan kepada Daniel dan dia pergi dari perusahaan nya.
" Terimakasih banyak Lucas, kamu sangat baik sekali kepada ku."
Daniel kembali serius dengan pekerjaan nya, sedangkan Lucas dia kembali ke kantor nya.
Lucas yang tidak mau jauh dari Bianca.
" Akan aku berikan coklat untuk Bianca."
Bianca duduk di ruangan nya dia memikirkan perkataan Tiara kepada nya sambil memegang perut nya.
" Kenapa yaa aku belum juga hamil, padahal aku sudahi berbulan-bulan menikah."
__ADS_1
Bianca merasa sangat sedih sekali.
" Bagaimana jika aku tidak bisa hamil yaa, kasihan sekali Lucas."
Bianca pun menangis sambil mengelus perut nya.
Lucas datang dengan membawa coklat untuk Istrinya tapi Lucas melihat Bianca yang menagis.
" Bianca sayang, kenapa kamu menangis?."
Lucas menghapus air mata Bianca.
" Lucas aku sedih sekali kenapa yaa aku belum juga bisa hamil."
Bianca menangis kembali di hadapan Lucas.
" Bianca, kita baru menikah beberapa bulan saja. Sudah jangan di pikirkan dulu yaa, jika sampai beberapa tahun kamu belum menikah kita berdua bisa berusaha untuk menjalani program kehamilan yaa."
Lucas tidak tega melihat istrinya sampai menangis.
" Iya Lucas, tapi aku sudah sedih loh kalau sampai banyak yang bertanya kapan hamil kepada ku."
Lucas langsung memeluk erat tubuh mungil Bianca.
Bianca merasa sedikit tenang ketika mendengar perkataan Lucas.
" Terimakasih banyak yaa suamiku, kamu yang sangat sabar sekali dengan aku."
Bianca merasa sangat beruntung sekali mendapatkan suami seperti Lucas.
" Bianca, aku ingin kita menginap di rumah Mama yaa satu hari saja yaa. Apa kamu mau,? Jika tidak juga nggak apa-apa sih."
Bianca merasa selama menikah dia belum pernah menginap di rumah orang tua Lucas.
" Baiklah, kita menginap di sana."
Lucas mencium kening Bianca.
" Terimakasih banyak yaa sayang."
Lucas begitu sangat sayang sekali dengan Bianca.
Di saat Bianca dan Lucas sedang bahagia, Miranda dia muka mencari tahu tentang pekerjaan Tiara.
Miranda yang sedang melakukan pemotretan untuk majalah remaja dia pun memilih untuk bertemu dengan beberapa orang yang sudah senior di dunia entertainment.
__ADS_1
" Mbak, aku boleh tanya yaa. Kalau Kak Tiara Lestari itu dia lagi sibuk apa sih Mbak. Soalnya aku lihat di media sosial nya dia sampai beli mobil mewah, hebat sekali loh Mbak."
Miranda mencoba untuk mencari tahu secara cepat.
" Kalau untuk sekarang sih setelah dia menikah dan punya anak aku nggak pernah lihat Tiara sibuk pemotretan yaa, tapi dulu dia ketika sepi pekerjaan dia memilih untuk meninggalkan model majalah dewasa yang di terbitkan di luar negeri, tapi Tiara banyak sekali peminatnya."
Miranda seketika dia langsung terkejut ketika mendengar nya.
" Wahh majalah dewasa yaa, itu pasti sangat seksi sekali yaa."
Lumayan mendapatkan informasi Miranda pun langsung mengirimkan pesan kepada Daniel.
* Kak Daniel aku tidak mendapatkan informasi tentang pekerjaan Kak Tiara sekarang, tapi aku mendapatkan informasi nya sebelum menikah dan punya anak Kak Tiara pernah menjadi model majalah dewasa popular di luar negeri katanya banyak sekali yang menyukai Kak Tiara*
Membaca pesan dari Miranda, Daniel semakin memikirkan hal yang negatif terhadap Tiara.
" Apakah mungkin sekarang Tiara juga menjadi model majalah dewasa kembali, tapi aku tidak bisa langsung percaya karena belum ada bukti yang kuat."
Melihat jam berkerja sudah berakhir, Benny pun masuk ke dalam ruangan Daniel.
" Daniel, apakah kamu tidak mau pulang ke rumah bersama dengan Tiara dan Mutiara menginap bersama di sana."
Daniel yang sebenarnya dia sangat menginginkan nya tapi dia sudah tahu jika Tiara dia pasti tidak akan pernah mau.
" Aku belum berani membawa Tiara ke rumah, karena Tiara dan Mama tidak ada yang mau mengalah. Mungkin nanti jika aku sudah bisa membuat Tiara menjadi lebih baik lagi, aku sedang berusaha untuk membuat Tiara baik."
Benny tidak bisa memaksa Daniel untuk membawa Tiara dan Mutiara mengikuti keinginan nya.
" Yasudah yaa Daniel, titip salam untuk Mutiara yaa. Sebenarnya Papa ingin sekali bertemu dengan Mutiara, tapi yasudahlah Tiara pasti melarang nya."
Daniel melihat Papa nya yang seperti sangat kecewa sekali.
" Maafkan aku Papa, sebenarnya sekarang rumah tangga ku sedang tidak baik-baik saja."
Daniel yang merasa malas dia pun keluar dari ruangan nya.
Daniel merasa malas karena sebelumnya dia sudah di beritahu Suster Dessy tentang keadaan Apartemen nya yang sekarang.
" Seperti nya Tiara berpikir aku yang akan berselingkuh dengan Suster Dessy, aku merasa pemikiran Tiara yang berlebih-lebihan sekali."
Daniel masuk ke dalam mobil nya, jika bukan karena Mutiara. Daniel lebih memilih untuk tidur di rumah orang tua nya, Daniel yang sudah merasa malas melihat sikap Tiara yang overprotektif terhadap dirinya.
" Aku berharap Miranda bisa bekerja dengan baik, karena aku yakin Tiara yang sedang menyembunyikan sesuatu di belakang nya."
Daniel yang akhirnya sampai di depan pintu Apartemen nya, dia menekan tombol bell agar bisa di buka kan oleh Tiara.
__ADS_1